10 Kripto Berbasis Ethereum yang Layak Dilirik Juni 2026

Memasuki pertengahan Juni 2026, ekosistem Ethereum kembali menarik perhatian seiring tingginya aktivitas pengembangan berbagai proyek di jaringannya. Sejumlah kripto berbasis Ethereum pun mencatat inovasi dan pembaruan teknologi.

Aktivitas developer kerap menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk menilai komitmen proyek. Pasalnya, pengembangan yang konsisten umumnya mencerminkan keseriusan tim dalam membangun teknologi sekaligus memperkuat ekosistem yang dimiliki.

Berdasarkan data yang dibagikan Santiment pada Jumat (12/06/2026), berikut 10 kripto berbasis Ethereum dengan aktivitas pengembangan paling aktif dalam 30 hari terakhir yang layak untuk dipantau sepanjang Juni 2026.

Daftar Kripto Berbasis Ethereum yang Wajib Dipantau Juni 2026

Daftar Kripto Berbasis Ethereum yang Aktif Dikembangkan dan Layak Dilirik pada Juni 2026 - Santiment
Daftar Kripto Berbasis Ethereum yang Aktif Dikembangkan dan Layak Dilirik pada Juni 2026 – Santiment

1. MetaMask USD (mUSD)

MetaMask USD menempati posisi pertama dengan 584,1 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Stablecoin yang terintegrasi dengan ekosistem MetaMask ini menjadi proyek paling aktif di jaringan Ethereum berdasarkan aktivitas developer.

Tingginya aktivitas pengembangan menunjukkan bahwa tim pengembang terus melakukan penyempurnaan terhadap infrastruktur dan fitur. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan jangka panjang proyek ini di ekosistem Ethereum.

2. Ethereum (ETH)

Ethereum berada di posisi kedua dengan 161,23 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Sebagai blockchain terbesar untuk smart-contract, Ethereum menjadi fondasi utama bagi ribuan aplikasi terdesentralisasi di industri kripto.

Aktivitas developer yang tetap tinggi mencerminkan komitmen komunitas dalam meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi jaringan. Hal tersebut semakin memperkuat posisi Ethereum sebagai tulang punggung industri blockchain global.

BACA JUGA:  Harga XRP Masuk Zona Langka, Sinyal yang Hanya Muncul 4 Kali dalam 13 Tahun

3. Chainlink (LINK)

Chainlink menempati posisi ketiga dengan 134,73 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Proyek kripto ini dikenal sebagai penyedia jaringan oracle yang menghubungkan data dunia nyata dengan blockchain.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Aktivitas developer yang konsisten menunjukkan bahwa Chainlink terus memperluas inovasi dan memperkuat infrastrukturnya. Di tengah meningkatnya kebutuhan integrasi data on-chain dan off-chain, proyek ini tetap menjadi salah satu yang layak dipantau.

4. Starknet (STRK)

Starknet berada di posisi keempat dengan 91,33 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Sebagai solusi Layer-2 berbasis zero-knowledge proof, proyek ini berfokus meningkatkan skalabilitas Ethereum.

Konsistensi aktivitas developer menunjukkan bahwa Starknet terus membangun teknologi yang mendukung transaksi lebih cepat dan efisien. Kondisi tersebut memperkuat prospek proyek ini di tengah berkembangnya ekosistem Layer-2.

5. Radworks (RAD)

Radworks menempati posisi kelima dengan 90,27 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Proyek ini mengembangkan infrastruktur open-source yang mendukung kolaborasi developer di ekosistem Web3.

Aktivitas pengembangan yang tinggi menunjukkan bahwa Radworks terus memperluas inovasi teknologinya. Hal tersebut membuat proyek ini menarik untuk dicermati seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur Web3.

6. Aztec (AZTEC)

Aztec berada di posisi keenam dengan 80,13 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Proyek kripto ini menghadirkan solusi privasi berbasis zero-knowledge yang dibangun di atas jaringan Ethereum.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 12 Juni 2026: PEPE dan DOGS Dalam Pantauan, Siap Meledak?

Aktivitas developer yang terus berjalan menunjukkan komitmen tim dalam mengembangkan teknologi privasi blockchain. Di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi yang aman, proyek ini memiliki prospek yang menarik.

7. Tether (USDT)

Tether di jaringan Ethereum menempati posisi ketujuh dengan 64,13 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Stablecoin terbesar di industri kripto ini masih menjadi salah satu aset digital yang paling banyak digunakan untuk transaksi dan perdagangan.

Aktivitas developer yang stabil menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur USDT di jaringan Ethereum masih terus berlangsung. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan ekosistem stablecoin terbesar di pasar.

10 Kripto Privasi yang Layak Dilirik Awal Juni 2026

8. Decentraland (MANA)

Decentraland berada di posisi kedelapan dengan 51,83 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Platform metaverse berbasis Ethereum ini terus mengembangkan ekosistem virtual yang mendukung ekonomi digital berbasis blockchain.

Konsistensi aktivitas developer menunjukkan bahwa pengembangan platform masih terus berjalan. Hal tersebut membuat kripto Decentraland layak dipantau di tengah berkembangnya sektor metaverse dan Web3.

9. Status (SNT)

Status menempati posisi kesembilan dengan 50,97 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Proyek ini menghadirkan aplikasi komunikasi terdesentralisasi yang terintegrasi dengan dompet kripto dan layanan Web3.

Aktivitas developer yang terjaga mencerminkan komitmen tim dalam memperkuat ekosistem aplikasinya. Di tengah meningkatnya kebutuhan komunikasi yang mengutamakan privasi, proyek ini masih memiliki daya tarik tersendiri.

BACA JUGA:  OJK Dorong Transformasi Industri Kripto RI Lewat Stablecoin dan RWA

10. Zama (ZAMA)

Zama melengkapi daftar ini dengan 45,87 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Proyek ini mengembangkan Fully Homomorphic Encryption (FHE) yang memungkinkan pemrosesan data terenkripsi secara aman untuk aplikasi blockchain.

Meski tergolong proyek yang relatif baru dibanding beberapa nama lain, pengembangannya menunjukkan tren yang positif. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa Zama berpotensi memainkan peran penting dalam pengembangan teknologi privasi.

Ekosistem Ethereum Terus Berkembang

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa Ethereum menjadi salah satu pusat inovasi terbesar di industri kripto sepanjang 2026. Menariknya, daftar ini tidak hanya diisi oleh Layer-2, tetapi juga stablecoin, oracle, metaverse, kripto privasi, hingga infrastruktur Web3.

Di tengah berkembangnya adopsi blockchain, proyek yang aktif mengembangkan teknologinya berpotensi lebih menarik perhatian pasar. Aktivitas developer pun kerap menjadi salah satu indikator untuk menilai komitmen sekaligus prospek jangka panjang sebuah proyek.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait