Memasuki pertengahan Juli 2026, aktivitas pengembangan menjadi salah satu indikator fundamental yang diperhatikan investor untuk menilai prospek jangka panjang sebuah proyek kripto.
Berbeda dari pergerakan harga yang dipengaruhi sentimen, aktivitas pengembangan mencerminkan kemajuan teknis melalui pembaruan kode, peningkatan fitur, serta inovasi yang terus dilakukan oleh tim pengembang.
Berdasarkan data Santiment yang dibagikan pada Kamis (16/07/2026), berikut adalah 10 proyek kripto berbasis ekosistem Polygon dengan aktivitas pengembangan (development activity) tertinggi selama 30 hari terakhir.
Deretan Kripto Berbasis Polygon dengan Development Tertinggi

1. Chainlink (LINK)
Chainlink (LINK) memimpin daftar proyek berbasis Polygon dengan pengembangan tertinggi. Selama 30 hari terakhir, proyek ini mencatat skor development activity sebesar 103,23, tertinggi dalam pemeringkatan Santiment.
Dibandingkan pembaruan sebelumnya, posisi Chainlink naik satu peringkat. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi tim pengembang dalam memperkuat infrastruktur oracle yang mendukung berbagai aplikasi blockchain dan Web3.
2. Decentraland (MANA)
Decentraland (MANA) menempati posisi kedua dengan skor development activity sebesar 52,03. Proyek metaverse ini masih menjadi salah satu ekosistem Polygon yang aktif melakukan pengembangan.
Meski turun dibandingkan pembaruan sebelumnya, pengembangan Decentraland tetap tergolong tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan tim pengembang masih konsisten menghadirkan pembaruan di tengah dinamika pasar kripto.
3. Curve (CRV)
Curve (CRV) menyusul di peringkat ketiga setelah mencatat skor development activity sebesar 16,93. Sebagai salah satu protokol decentralized finance (DeFi) terbesar, Curve terus melakukan pembaruan untuk meningkatkan efisiensi layanan dan pengalaman pengguna.
Walaupun posisinya sedikit bergeser dibandingkan laporan sebelumnya, proyek ini masih menjadi salah satu protokol DeFi dengan aktivitas pengembangan yang konsisten di ekosistem Polygon.
4. Mask Network (MASK)
Peringkat keempat dihuni oleh Mask Network (MASK) yang membukukan skor pengembangan sebesar 9,07. Platform ini dikenal menjembatani media sosial dengan teknologi Web3 melalui berbagai fitur berbasis blockchain.
Tidak ada perubahan posisi dibandingkan pembaruan sebelumnya. Stabilnya peringkat tersebut mencerminkan bahwa pengembangan Mask Network berlangsung secara konsisten dalam beberapa pekan terakhir.
5. The Graph (GRT)
Lima besar kemudian ditutup oleh The Graph (GRT) dengan skor development activity sebesar 5,00. Protokol ini berperan sebagai infrastruktur pengindeks data jaringan blockchain yang banyak dimanfaatkan oleh berbagai aplikasi Web3.
Berbeda dari beberapa proyek lain, The Graph justru berhasil memperbaiki posisinya pada pembaruan kali ini. Kenaikan tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas pengembangannya kembali meningkat dalam periode pengamatan.
6. DIMO (DIMO)
DIMO menempati posisi keenam setelah mencatat skor aktivitas pengembangan sebesar 4,93. Proyek yang berfokus pada konektivitas berbasis blockchain ini \ aktif menghadirkan berbagai pembaruan untuk memperluas ekosistemnya.
Di sisi lain, peringkat DIMO mengalami penurunan dibandingkan laporan sebelumnya. Meski begitu, proyek ini tetap masuk dalam kelompok aset Polygon dengan aktivitas pengembangan paling aktif.
7. Aave (AAVE)
Aave (AAVE) berada di posisi ketujuh dengan skor development activity sebesar 2,80. Protokol pinjam-meminjam aset kripto ini masih menjadi salah satu proyek DeFi yang rutin melakukan pengembangan terhadap layanannya.
Posisinya turun dibandingkan pembaruan sebelumnya. Namun, konsistensi pengembangan yang dilakukan menunjukkan bahwa Aave masih terus berupaya memperkuat ekosistemnya di berbagai jaringan blockchain, termasuk Polygon.
8. Beefy Finance (BIFI)
Beefy Finance (BIFI) mengamankan peringkat kedelapan dengan skor aktivitas pengembangan sebesar 2,73. Platform yield optimizer lintas blockchain ini masih aktif melakukan pembaruan untuk meningkatkan efisiensi layanan yang ditawarkan.
Meski mengalami penurunan posisi dibandingkan periode sebelumnya, Beefy Finance tetap berhasil mempertahankan tempatnya dalam daftar proyek Polygon dengan pengembangan tertinggi.
9. Binance USD (BUSD)
Binance USD (BUSD) versi Polygon berada di urutan kesembilan dengan skor development activity sebesar 0,33. Meskipun merupakan stablecoin, proyek ini masih mencatat adanya aktivitas pengembangan selama periode pengamatan.
Peringkatnya memang sedikit melemah dibandingkan pembaruan sebelumnya. Kendati demikian, BUSD masih masuk dalam daftar proyek yang menunjukkan aktivitas teknis di ekosistem Polygon.
10. SushiSwap (SUSHI)
SushiSwap (SUSHI) melengkapi daftar di posisi kesepuluh setelah membukukan skor aktivitas pengembangan sebesar 0,23. Bursa kripto terdesentralisasi ini masih terus melakukan pembaruan sebagai bagian dari pengembangan platform.
Walaupun mengalami penurunan peringkat dibandingkan laporan sebelumnya, SushiSwap tetap menunjukkan adanya aktivitas pengembangan yang berkelanjutan di jaringan Polygon.
Mengapa Aktivitas Pengembangan Penting bagi Investor?
Bagi investor, development activity menjadi indikator fundamental penting untuk menilai kesehatan sebuah proyek kripto. Metrik ini dapat memberikan gambaran mengenai konsistensi pengembangan sebuah ekosistem.
Semakin aktif tim pengembang merilis pembaruan, semakin besar pula peluang proyek tersebut menghadirkan inovasi, meningkatkan infrastruktur, serta memperkuat daya saingnya di industri blockchain.
Meski demikian, tingginya aktivitas pengembangan tidak selalu berbanding lurus dengan kenaikan harga aset kripto. Pergerakan harga tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain di pasar.
Karena itu, investor sebaiknya juga mempertimbangkan tingkat adopsi, likuiditas, sentimen pasar, hingga kondisi makro sebelum mengambil keputusan investasi terhadap suatu aset kripto.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


