10 Kripto yang Paling Ramai Dilirik Investor Awal Oktober 2026

Pada awal Oktober 2026, aktivitas di sejumlah jaringan kripto terlihat mulai ramai. Beberapa aset bahkan mencatat lonjakan network growth hingga ratusan persen hanya dalam waktu tujuh hari.

Metrik network growth sendiri memberi gambaran mengenai bertambahnya alamat baru yang berinteraksi dengan sebuah aset. Semakin tinggi pertumbuhannya, semakin besar pula aktivitas baru yang masuk ke jaringan tersebut.

Berdasarkan data yang dibagikan Santiment pada Selasa (13/10/2026), berikut 10 kripto dengan lonjakan network growth tertinggi dalam tujuh hari terakhir, khusus untuk aset dengan kapitalisasi pasar minimal US$100 juta.

Daftar Kripto dengan Pertumbuhan Jaringan Tertinggi

Daftar Kripto Paling Banyak Dilirik dengan Pertumbungan Jaringan Tertinggi Awal Oktober 2026 - Santiment
Daftar Kripto Paling Banyak Dilirik dengan Pertumbungan Jaringan Tertinggi Awal Oktober 2026 – Santiment

1. Cap (CAP)

Cap (CAP) berada di posisi teratas setelah mencatat lonjakan network growth sekitar 800 persen dalam tujuh hari terakhir. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan aset lain dalam daftar.

Aktivitas perdagangannya juga ikut menguat. Volume CAP tercatat sekitar US$59,15 juta, dengan kenaikan volume harian mencapai 332,17 persen.

Saat data dihimpun, harga CAP berada di kisaran US$0,097559 setelah naik 2,06 persen dalam sehari. Kapitalisasi pasar aset crypto yang satu ini tercatat di angka US$152,19 juta.

2. Grass (GRASS)

Grass (GRASS) berada di posisi kedua dengan pertumbuhan jaringan 698,9 persen dalam tujuh hari terakhir. Lonjakan ini menunjukkan aktivitas baru di ekosistemnya meningkat cukup pesat.

Volume perdagangan GRASS tercatat sekitar US$77,75 juta, dengan kenaikan volume harian mencapai 120,36 persen. Angka tersebut memperlihatkan aktivitas transaksi yang juga ikut menguat.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Meski begitu, harga kripto GRASS justru terkoreksi sekitar 2,56 persen dalam sehari menjadi US$0,743017. Market cap-nya sendiri tercatat sekitar US$181,22 juta.

3. Starknet (STRK)

Starknet menempati posisi ketiga setelah network growth STRK melonjak sekitar 468,78 persen dalam tujuh hari terakhir. Angka ini membuatnya menjadi salah satu aset dengan pertumbuhan jaringan tertinggi di sektor Layer-2.

BACA JUGA:  Binance: Saham Masuk Mode 24/7, Volume RWA Tembus US$7,25 Miliar

Meski aktivitas jaringannya meningkat, pergerakan harga kripto STRK justru bergerak ke arah sebaliknya. Aset crypto tersebut terkoreksi cukup dalam sekitar 23,42 persen dalam sehari menjadi US$0,09311.

Volume perdagangan STRK tercatat sekitar US$452,44 juta, meski turun 42,67 persen secara harian. Sementara itu, market cap-nya saat ini berada di kisaran US$691,05 juta.

4. Fartcoin (FARTCOIN)

Fartcoin berada di posisi keempat dengan kenaikan network growth sekitar 433,95 persen dalam tujuh hari terakhir. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas baru di jaringannya meningkat cukup tajam dalam sepekan.

Ramainya aktivitas jaringan itu juga terlihat dari sisi perdagangan. Volume kripto FARTCOIN mencapai US$13,2 juta dan terlihat naik lebih dari 63 persen secara harian.

Namun, kenaikan aktivitas tersebut belum ikut mengangkat harga asetnya. FARTCOIN justru turun 5,56 persen menjadi US$0,163214, dengan market cap yang berada di angka US$163,21 juta.

5. Frax di Optimism (FRAX)

Frax menempati posisi kelima dalam daftar kripto yang banyak dilirik pada awal Oktober 2026. Aset yang beroperasi di jaringan Optimism ini mencatat pertumbuhan jaringan sekitar 400 persen dalam tujuh hari terakhir.

Sebagai stablecoin, pergerakan harga FRAX cenderung lebih tenang dibandingkan aset lain dalam daftar. Harganya berada di kisaran US$0,990421 setelah terkoreksi tipis sekitar 0,171 persen.

Sementara itu, volume perdagangannya tercatat di angka US$183.400 dan turun 24,58 persen secara harian. Saat artikel ini ditulis, kapitalisasi pasarnya berada di kisaran US$217,21 juta.

6. Bonk (BONK)

Bonk menjadi meme coin Solana berikutnya yang masuk dalam daftar kripto paling banyak dilirik, setelah pertumbuhan jaringannya melonjak sekitar 397,91 persen dalam tujuh hari terakhir.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Panen Cuan, US$356 Juta Cair dalam Sehari

Aktivitas perdagangan koin meme BONK juga meningkat. Volume hariannya mencapai sekitar US$38,24 juta dengan pertumbuhan sekitar 66,09 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Meski aktivitas meningkat, harga meme coin BONK masih turun sekitar 5,6 persen dalam sehari. Kapitalisasi pasar aset tersebut tercatat sekitar US$290,2 juta dalam data Santiment.

7. Aave di Polygon (AAVE)

Aave yang beroperasi di jaringan Polygon berada di posisi ketujuh setelah mencatat kenaikan network growth sekitar 346,15 persen dalam tujuh hari terakhir.

Dari sisi perdagangan, volumenya mencapai sekitar US$233,75 juta dan meningkat 42,16 persen secara harian. Aktivitas pasar AAVE pun terlihat cukup ramai selama periode tersebut.

Meski begitu, harga AAVE terkoreksi sekitar 5,12 persen menjadi US$161,60. Kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar US$2,49 miliar, menjadikannya salah satu aset terbesar dalam daftar ini.

8. Rain (RAIN)

Rain menempati posisi kedelapan dengan pertumbuhan jaringan sekitar 314,75 persen selama tujuh hari terakhir. Proyek tersebut masuk dalam segmen prediction market dan ekosistem Arbitrum.

RAIN diperdagangkan sekitar US$0,010337 setelah turun 1,28 persen secara harian. Volume perdagangannya tercatat sekitar US$22,08 juta.

Berbeda dengan pertumbuhan jaringannya, volume perdagangan harian RAIN justru turun sekitar 14,09 persen. Kapitalisasi pasar kripto yang satu tercatat cukup besar, yakni sekitar US$7,33 miliar.

9. Usual USD (USD0)

Usual USD masuk dalam jajaran aset kripto yang paling banyak dilirik pada awal Oktober ini. Stablecoin tersebut mencatat kenaikan network growth sekitar 300 persen dalam tujuh hari terakhir.

Harga USD0 relatif stabil di sekitar US$0,99878, dengan pergerakan harian hanya turun sekitar 0,0088 persen. Kondisi ini sejalan dengan karakteristiknya sebagai aset kripto yang dipatok terhadap fiat.

BACA JUGA:  Harga KAIA Meroket 46 Persen, Listing di Upbit Korea Jadi Sorotan

Volume perdagangan aset kripto yang satu ini berada di kisaran US$1,4 juta, tetapi naik tajam sekitar 604,46 persen secara harian. Kapitalisasi pasar USD0 tercatat sekitar US$545,16 juta.

10. Frax di Polygon (FRAX)

Frax versi Polygon melengkapi daftar dengan pertumbuhan jaringan sekitar 300 persen dalam tujuh hari terakhir. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pengguna di jaringan tersebut.

Harga aset kripto FRAX saat ini berada di kisaran US$0,990421 dengan penurunan sekitar 0,171 persen secara harian. Volume perdagangannya tercatat sekitar US$183.400.

Data yang dibagikan Santiment menunjukkan volume tersebut turun sekitar 24,58 persen dalam sehari. Sementara itu, kapitalisasi pasar FRAX tercatat di angka US$217,21 juta.

Pertumbuhan Jaringan Belum Tentu Diikuti Kenaikan Harga

Data Santiment menunjukkan bahwa pertumbuhan jaringan tidak selalu berjalan searah dengan harga kripto. Sejumlah aset dalam daftar justru mengalami koreksi meski jumlah aktivitas meningkat tajam.

Aset kripto STRK menjadi contoh paling jelas. Network growth memang melonjak sekitar 468,78 persen, tetapi harga hariannya justru turun lebih dari 23 persen pada periode yang sama.

Kondisi serupa juga terlihat pada BONK, FARTCOIN hingga AAVE. Ketiganya mencatat pertumbuhan jaringan ratusan persen, tetapi pergerakan harga masih berada di zona negatif.

Karena itu, network growth tepat digunakan sebagai indikator aktivitas dan juga adopsi jaringan, bukan sinyal bahwa harga akan naik. Investor perlu fundamental hingga kondisi pasar crypto secara keseluruhan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait