Memasuki awal Maret 2026, aktivitas pengembangan kembali menjadi indikator penting untuk melihat arah perkembangan industri kripto. Di tengah pasar yang fluktuatif, proyek kripto yang aktif membangun teknologi sering dianggap memiliki komitmen jangka panjang yang kuat.
Daftar Proyek Kripto dengan Aktivitas Pengembangan Tertinggi
Berdasarkan data yang dibagikan oleh Santiment pada Minggu (07/03/2026), terdapat sejumlah proyek kripto yang mencatat aktivitas pengembangan paling tinggi dalam 30 hari terakhir.Â
Data ini mengukur intensitas aktivitas developer di GitHub yang sering digunakan sebagai indikator perkembangan teknologi sebuah proyek blockchain.
Berikut daftar proyek kripto dengan aktivitas pengembangan paling aktif dalam sebulan terakhir.

1. MetaMask USD (mUSD)
MetaMask USD menempati posisi pertama dengan lebih dari 1,13 ribu aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Angka ini jauh melampaui proyek crypto lainnya di daftar tersebut.
Sebagai stablecoin yang berada di ekosistem MetaMask dan Ethereum, aktivitas developer yang tinggi menunjukkan adanya pengembangan intensif terkait integrasi, keamanan, serta infrastruktur pembayaran digital.
2. Hedera (HBAR)
Hedera berada di posisi kedua dengan sekitar 291 aktivitas pengembangan. Proyek kripto yang dikenal dengan teknologi Hashgraph ini terus menunjukkan konsistensi dalam pengembangan jaringan.
Aktivitas developer yang stabil memperlihatkan bahwa ekosistem Hedera masih terus diperkuat, terutama dalam pengembangan aplikasi enterprise dan infrastruktur Web3.
3. Chainlink (LINK)
Chainlink menempati posisi ketiga dengan sekitar 276 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Proyek ini dikenal luas sebagai penyedia oracle terkemuka yang menghubungkan data dunia nyata dengan smart-contract.
Tingginya aktivitas developer mencerminkan bahwa pengembangan teknologi oracle serta integrasi lintas teknologi blockchain masih menjadi fokus utama bagi ekosistem Chainlink.
4. Internet Computer (ICP)
Internet Computer berada di posisi keempat dengan sekitar 241 aktivitas pengembangan. Proyek kripto yang dikembangkan oleh Dfinity ini berupaya menghadirkan infrastruktur decentralized cloud berbasis blockchain.
Aktivitas pengembangan yang tinggi menunjukkan bahwa pengembangan teknologi komputasi on-chain masih terus dilakukan untuk memperluas kapabilitas jaringan tersebut.
5. Starknet (STRK)
Starknet menempati posisi kelima dengan lebih dari 203 aktivitas pengembangan. Sebagai solusi Layer-2 di Ethereum, proyek crypto ini berfokus pada peningkatan skalabilitas jaringan.
Pengembangan yang konsisten menunjukkan bahwa teknologi zk-rollup yang digunakan Starknet (STRK) terus disempurnakan untuk mendukung ekosistem aplikasi terdesentralisasi.
6. Aztec (AZTEC)
Aztec berada di posisi keenam dengan sekitar 190 aktivitas pengembangan. Proyek kripto yang satu ini dikenal sebagai salah satu Layer-2 Ethereum yang berfokus pada privasi.
Aktivitas developer yang tinggi menunjukkan bahwa pengembangan teknologi zero-knowledge proof masih menjadi prioritas utama dalam membangun solusi privasi di jaringan blockchain.
7. Aptos (APT)
Aptos menempati posisi ketujuh dengan sekitar 150 aktivitas pengembangan dalam sebulan terakhir. Blockchain Layer-1 ini dikenal dengan pendekatan teknologi Move yang dirancang untuk meningkatkan keamanan smart-contract.
Pengembangan yang terus berjalan menunjukkan bahwa Aptos (APT) masih berupaya memperluas ekosistem aplikasi dan meningkatkan performa jaringan.
8. Cardano (ADA)
Cardano berada di posisi kedelapan dengan 142 aktivitas. Meski tergolong sebagai salah satu proyek blockchain yang telah matang, aktivitas developer tetap menunjukkan dinamika pengembangan yang konsisten.
Hal ini menegaskan bahwa Cardano masih terus melakukan peningkatan teknologi serta pengembangan ekosistem aplikasi terdesentralisasi, meski aktivitas pengembangannya berada di bawah sejumlah proyek kripto lainnya.
9. Avalanche (AVAX)
Avalanche menempati posisi kesembilan dengan sekitar 140 aktivitas pengembangan dalam 30 hari terakhir. Platform blockchain ini dikenal dengan arsitektur subnet yang memungkinkan pengembangan jaringan khusus untuk berbagai kebutuhan.
Aktivitas pengembangan yang stabil mencerminkan bahwa ekosistem Avalanche (AVAX) masih terus berkembang di berbagai sektor Web3.
10. NEAR Protocol (NEAR)
NEAR Protocol melengkapi daftar ini di posisi kesepuluh dengan 130 aktivitas pengembangan. Proyek ini dikenal dengan pendekatan teknologi yang berfokus pada skalabilitas serta kemudahan pengembangan aplikasi.
Pengembangan yang terus berjalan menunjukkan bahwa proyek NEAR masih aktif memperluas ekosistem serta meningkatkan kapabilitas teknologi blockchain mereka.
Aktivitas Developer Jadi Indikator Fundamental Penting
Secara keseluruhan, daftar ini menunjukkan bahwa aktivitas pengembangan masih menjadi indikator untuk menilai kesehatan proyek crypto. Proyek yang terus aktif membangun teknologi biasanya mencerminkan komitmen jangka panjang.
Bagi pelaku pasar, data aktivitas developer juga sering dijadikan referensi untuk membaca perkembangan fundamental suatu proyek. Tingginya aktivitas pengembangan menandakan bahwa inovasi teknologi masih terus berjalan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



