12 Perusahaan Kripto Ini Baru PHK Karyawan, Jumlahnya Mengejutkan!

Sepanjang Juli 2026, setidaknya 12 perusahaan kripto PHK karyawan secara bersamaan, dengan total lebih dari 894 posisi yang dipangkas dari angka yang berhasil terkonfirmasi.

Kalau kamu mengikuti perkembangan industri blockchain belakangan ini, gelombang pemutusan hubungan kerja di sektor kripto memang terasa makin kencang. Bukan cuma satu dua perusahaan kecil yang terdampak, tapi nama-nama besar seperti bursa kripto dan penyedia layanan wallet juga ikut melakukan efisiensi.

Yuk, cari tahu siapa saja perusahaan yang terdampak, seberapa besar dampaknya, dan apa penyebab di baliknya.

BACA JUGA: 10 Tempat Trading Crypto Tanpa KTP dan Modal Kecil Terbaru!

Data PHK Perusahaan Kripto Sepanjang Juli 2026

Melansir laman CryptoJobsList, platform yang secara rutin memantau pemutusan hubungan kerja di industri kripto dan Web3, tercatat ada 12 perusahaan kripto dan perusahaan terkait kripto yang melakukan PHK atau restrukturisasi organisasi selama Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 894 posisi kerja dilaporkan terdampak berdasarkan angka yang dipublikasikan secara resmi oleh masing-masing perusahaan.

Kalau kamu melihat data sepanjang tahun, jumlah ini menambah panjang daftar PHK di industri kripto. Sejak awal 2026, CryptoJobsList mencatat sudah ada lebih dari 7.254 posisi kerja yang hilang di 47 perusahaan berbeda.

Data Layoff Perusahaan Kripto

Perlu kamu catat, angka tahunan ini memang cukup dipengaruhi oleh satu kasus besar, yaitu pemangkasan 4.000 posisi oleh Block pada Februari lalu, sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi murni sektor kripto karena turut mencakup perusahaan fintech yang berdekatan dengan industri ini.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  5 Platform Bridge ke Robinhood Chain yang Bisa Kamu Coba!

Daftar Perusahaan Kripto yang PHK Karyawan di Bulan Juli

Supaya kamu punya gambaran lebih jelas, berikut ini rangkuman perusahaan kripto yang PHK karyawan sepanjang Juli 2026 beserta skala dampaknya.

Daftar Perusahaan Kripto yang PHK Karyawan Bulan Juli 2026
Daftar Perusahaan Kripto yang PHK Karyawan Bulan Juli 2026. Sumber: CryptoJobsList.

1. Luno

Bursa kripto yang dimiliki oleh Digital Currency Group, mengumumkan pemangkasan sekitar 20 persen dari total karyawannya secara global pada 28 Juli 2026. Melansir laman Cointelegraph, CEO Luno James Lanigan menyebut keputusan ini diambil karena perusahaan telah berinvestasi pada otomatisasi dan perbaikan operasional yang mengubah kebutuhan sumber daya manusia untuk menjalankan bisnis. Luno juga mengalihkan lebih banyak sumber daya ke layanan institusional dan bisnis ke bisnis.

2. BitMart

BitMart, salah satu bursa kripto, tercatat memangkas 550 karyawan atau setara 100 persen dari tenaga kerjanya pada 26 Juli 2026 akibat kondisi pasar yang menantang. Exchange ini mengumumkan penghentian operasional platform perdagangannya secara bertahap setelah hampir sembilan tahun beroperasi, dengan alasan yang disampaikan cukup umum, yaitu kondisi operasional, lingkungan pasar, dan arah strategi bisnis ke depan tanpa merinci lebih jauh.

Perusahaan mulai menghentikan pendaftaran pengguna baru dan deposit sejak 26 Juli 2026, seluruh layanan trading dijadwalkan berhenti total pada 26 Agustus 2026, dan operasional platform akan benar-benar tutup pada 31 Januari 2027.

CEO Global BitMart Nenter Chow juga mengaku baru mengetahui keputusan penutupan ini secara publik dan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tersebut. Token BMX milik BitMart pun sempat anjlok sekitar 58 persen dalam 24 jam setelah pengumuman ini beredar.

BACA JUGA: BitMart Menyusul BitMEX, Exchange Besar Tumbang Beruntun

3. BitMEX

Salah satu bursa kripto derivatif tertua dan paling berpengaruh, bahkan mengumumkan akan menghentikan seluruh operasional perdagangannya. Melansir laman CryptoJobsList, operator BitMEX yaitu HDR Global Trading Limited mengumumkan pada 23 Juli 2026 bahwa mereka akan menghentikan layanan perdagangan sepenuhnya pada 23 September 2026 pukul 04.00 UTC, menyusul tinjauan strategis terhadap bisnis dan kondisi industri kripto secara luas. PHK ini berdampak pada 160 karyawan.

BACA JUGA: Exchange BitMEX Besutan Arthur Hayes Gulung Tikar Setelah 11 Tahun

4. Uphold

Uphold, platform exchange lainnya, memangkas 85 karyawan atau sekitar 17 persen dari total tenaga kerjanya pada 27 Juli 2026 sebagai bagian dari proses restrukturisasi. Melansir laman CoinDesk, jumlah tersebut mencakup karyawan tetap maupun kontraktor di berbagai wilayah operasional Uphold.

Perusahaan menyebut keputusan ini diambil karena aktivitas trading ritel yang melemah di tengah penurunan pasar kripto, bukan karena rencana menutup bisnis. CEO Uphold Simon McLoughlin menyebut perusahaan sedang “menyesuaikan diri” setelah sempat menggandakan jumlah karyawan pada periode pertumbuhan pesat sebelumnya.

5. Exodus

Penyedia layanan crypto wallet, mengumumkan rencana pemangkasan 25 persen stafnya atau setara 54 orang pada pertengahan Juli 2026. Perusahaan ini melakukan reorganisasi untuk fokus pada platform penerbitan kartu dan pembayaran berbasis stablecoin secara menyeluruh, langkah yang diperkirakan dapat menghasilkan penghematan operasional tahunan antara 10 juta hingga 13 juta dolar AS.

6. AscendEX

Bursa kripto tersentralisasi, melakukan PHK terhadap seluruh karyawannya seiring penutupan total layanan platform. Melansir laman CryptoJobsList, AscendEX menghentikan layanan perdagangan, deposit, staking, dan swap secara permanen sejak 1 Juli 2026. Penutupan ini disebabkan oleh penerapan penuh regulasi Markets in Crypto-Assets atau MiCA di Uni Eropa, ditambah gagalnya transaksi likuiditas strategis yang sedang mereka upayakan.

BACA JUGA: 5 Crypto Exchange Tempat Trading Futures di Indonesia

7. Yield Guild Games

Yield Guild Games, proyek Web3 gaming, memangkas 35 karyawan dengan alasan yang cukup unik, yaitu perusahaan tengah melakukan pivot ke arah kecerdasan buatan atau AI. Melansir laman crypto.news, YGG mengumumkan penutupan unit penerbitan game Web3 miliknya, YGG Play, pada 6 Juli 2026, termasuk menghentikan sejumlah game seperti LOL Land dan Waifu Sweeper per 1 Agustus 2026.

Co-founder YGG Gabby Dizon menyebut keputusan ini sebagai “keputusan pasar, bukan keputusan produk”, mengingat penurunan pasar kripto dan gaming yang berkepanjangan membuat model bisnis penerbitan game Web3 sulit bertahan dalam waktu dekat.

Karyawan yang terdampak PHK akan menerima tambahan gaji selama delapan minggu serta bantuan mencari pekerjaan baru. Sebagai gantinya, YGG akan mengalihkan sumber daya dan dana treasury sebesar 20,6 juta dolar AS untuk membangun bisnis baru berupa penyediaan dataset perilaku pemain game guna melatih model AI.

8. Odos

Odos, platform di sektor DeFi, memutus hubungan kerja dengan 10 karyawannya atau setara 100 persen dari tim yang ada, seiring keputusan perusahaan untuk menghentikan seluruh operasionalnya. Melansir laman crypto.news, Odos mengumumkan pada 23 Juli 2026 bahwa aplikasinya akan masuk mode read-only pada 27 Juli, sebelum akhirnya seluruh layanan perusahaan berhenti permanen pada 30 Juli 2026.

Perusahaan tidak merinci alasan spesifik di balik penutupan ini, namun menegaskan bahwa Odos bersifat non-kustodian sehingga aset pengguna tetap berada di bawah kendali masing-masing dan tersimpan on-chain.

Token ODOS serta Odos DAO disebut akan tetap berjalan secara independen meski perusahaan operatornya tutup. Data DefiLlama yang dikutip pada saat pengumuman menunjukkan volume transaksi bulanan Odos anjlok signifikan, dari sekitar 7,8 miliar dolar AS per bulan pada Desember 2024 menjadi hanya sekitar 169 juta dolar AS per bulan pada Juli 2026.

Selain nama-nama di atas, beberapa perusahaan lain yang tercatat melakukan restrukturisasi atau PHK di Juli 2026 meski belum mengungkap angka pasti antara lain Gnosis yang mengurangi tim aplikasi konsumennya sembari mempersiapkan struktur independen mulai kuartal ketiga, Dango, Polygon Labs yang tengah melakukan restrukturisasi internal, dan Zapper Fi yang menghentikan operasionalnya akibat kondisi pasar.

BACA JUGA:  Gas Fee Ethereum vs Robinhood Chain, Siapa yang Lebih Murah?

Kenapa Perusahaan Kripto PHK Karyawan Bulan Ini?

Kalau kamu perhatikan pola dari daftar di atas, penyebab PHK perusahaan kripto di Juli 2026 ini cukup beragam, tapi ada beberapa alasan yang paling sering muncul.

Kondisi pasar menjadi alasan yang paling banyak dikutip oleh perusahaan yang melakukan PHK, mulai dari BitMart, BitMEX, hingga Zapper Fi. Selain itu, banyak perusahaan juga melakukan restrukturisasi organisasi untuk menyesuaikan strategi bisnis, seperti yang dilakukan Uphold, Gnosis, dan Polygon Labs.

Faktor regulasi juga menjadi pemicu penting, seperti yang dialami AscendEX akibat penerapan MiCA di Uni Eropa. Di sisi lain, ada juga perusahaan yang mengaitkan efisiensi karyawan dengan investasi otomatisasi dan kecerdasan buatan, seperti yang disampaikan CEO Luno soal investasi otomatisasi, maupun Yield Guild Games yang secara eksplisit menyebut pivot ke AI sebagai alasan pemangkasan.

BACA JUGA:  Cara Buat Kripto Sendiri di Robinhood Lewat Launchpad Pons

Apa Artinya Buat Kamu yang Tertarik dengan Kripto?

Gelombang PHK perusahaan kripto seperti ini memang bisa terdengar menakutkan, terutama buat kamu yang baru mulai tertarik masuk ke industri blockchain. Tapi penting untuk dipahami bahwa efisiensi semacam ini adalah hal yang lumrah terjadi di banyak industri teknologi, bukan hanya kripto, terutama saat perusahaan menyesuaikan model bisnisnya dengan kondisi pasar dan teknologi baru seperti otomatisasi dan AI.

Sebagai investor pemula atau siapa pun yang tertarik dengan dunia blockchain, momen seperti ini justru bisa jadi kesempatan buat kamu belajar lebih dalam soal fundamental sebuah proyek atau perusahaan kripto sebelum memutuskan terlibat, baik sebagai pengguna, investor, maupun calon karyawan.

Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait