2025 Jadi Tahun Berat, Crypto Hedge Fund Mulai Lirik DeFi

Industri crypto hedge fund menghadapi salah satu periode tersulit dalam beberapa tahun terakhir setelah kinerja mayoritas dana investasi kripto sepanjang 2025 menunjukkan penurunan signifikan, terutama pada strategi yang bergantung pada pergerakan harga aset digital.

Berdasarkan laporan Bloomberg, performa dana dengan strategi directional mencatat penurunan sekitar 2,5 persen hingga November 2025, sementara strategi berbasis fundamental dan yang agresif pada altcoin tertekan lebih dalam hingga mencapai penurunan sekitar 23 persen.

Sementara itu, hanya strategi market-neutral yang masih mampu mencatatkan hasil positif dengan kisaran pertumbuhan sekitar 14,4 persen sepanjang tahun. Kondisi ini menandai tahun terburuk sejak kejatuhan industri kripto pada 2022.

Tekanan Kinerja dan Bergesernya Lanskap Investasi

Penurunan kinerja crypto hedge fund sepanjang 2025 dipicu oleh perubahan struktur pasar dan kompetisi yang semakin ketat.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Masuknya arus dana institusional dalam jumlah besar melalui produk seperti exchange-traded fund (ETF) dan produk terstruktur dinilai telah mengompresi peluang arbitrase tradisional yang selama ini menjadi salah satu andalan hedge fund.

Dengan ruang keuntungan yang semakin sempit dan volatilitas yang relatif menurun, banyak manajer dana menghadapi kesulitan untuk mempertahankan tingkat pengembalian yang kompetitif.

BACA JUGA:  Jupiter Hadirkan Sistem Pembayaran QR, Fiat dan Kartu USDC

Selain itu, dinamika pasar kripto yang tidak lagi bergerak eksplosif seperti fase bull market sebelumnya turut berkontribusi pada tekanan kinerja. Setelah periode penguatan kuat di awal tahun, pasar mengalami fase koreksi yang panjang.

Sejumlah analis menilai, kombinasi pasar yang matang, volatilitas yang lebih terkendali, serta meningkatnya partisipasi institusional membuat strategi agresif pada altcoin tidak lagi menghasilkan hasil yang optimal seperti sebelumnya. Kondisi ini memaksa berbagai crypto hedge fund untuk melakukan evaluasi ulang portofolio dan strategi investasi.

Dalam laporan yang sama, investor dan pelaku industri menegaskan bahwa perubahan ini tidak menunjukkan berhentinya minat terhadap aset kripto, melainkan pergeseran pendekatan.

“Bukan soal hilangnya minat investor, tetapi soal penyesuaian strategi karena struktur pasar sudah berubah,” ujar salah satu analis industri.

DeFi Jadi Alternatif Baru bagi Manajer Dana

Sebagai respons terhadap tekanan tersebut, banyak crypto hedge fund mulai mengurangi eksposur pada altcoin dan strategi yang sepenuhnya bergantung pada pergerakan harga pasar.

BACA JUGA:  IoTeX Terseret Isu Hack, Diduga Alami Kerugian Rp72 Miliar

Sebaliknya, perhatian mulai dialihkan ke sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dinilai masih menawarkan peluang struktural dan inefisiensi pasar yang dapat dimanfaatkan.

Melalui DeFi, berbagai dana lindung nilai kini mengeksplorasi peluang seperti yield farming, staking, peminjaman on-chain, serta berbagai instrumen likuiditas terdesentralisasi yang menawarkan potensi pendapatan lebih stabil dibandingkan spekulasi harga murni.

Langkah diversifikasi strategi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kinerja dan mengelola risiko.

Strategi market-neutral yang mengandalkan pendekatan arbitrase terukur dan lindung nilai juga semakin dominan karena dinilai lebih adaptif terhadap kondisi pasar yang tidak terlalu fluktuatif. Beberapa manajer juga memanfaatkan analitik on-chain dan teknologi berbasis data untuk meningkatkan efisiensi keputusan investasi.

Meski menghadapi tahun yang berat, industri crypto hedge fund dinilai belum kehilangan momentum jangka panjang. Sejumlah laporan industri menyebutkan bahwa minat institusional terhadap aset digital masih kuat, seiring semakin matangnya infrastruktur pasar dan meningkatnya pilihan produk keuangan berbasis kripto.

BACA JUGA:  Vitalik Buterin Soroti Stablecoin Algoritmik Sebagai Masa Depan DeFi

Hal ini menunjukkan bahwa tahun 2025 lebih mencerminkan fase penyesuaian strategi ketimbang kemunduran permanen.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia