Perusahaan manajer aset kripto 21Shares dipastikan meluncurkan produk XRP ETF terbaru bernama TOXR setelah menerima persetujuan listing dari Cboe BZX Exchange.
Produk ini akan hadir dengan modal awal sebesar 100 juta XRP, yang disiapkan untuk mendukung likuiditas ketika ETF tersebut mulai diperdagangkan secara resmi. Peluncuran ini menambah daftar instrumen investasi berbasis aset digital yang kian diminati oleh investor institusi maupun ritel.

XRP ETF Kelima yang Masuk ke Pasar AS
Peluncuran TOXR menjadikan produk ini sebagai XRP ETF kelima yang hadir di pasar AS, menyusul penerbit lain seperti Franklin Templeton, Grayscale, Canary Capital dan Bitwise.
Masuknya 21Shares ke dalam pasar XRP ETF menunjukkan meningkatnya kompetisi sekaligus minat dari manajer aset besar untuk menyediakan instrumen keuangan yang menawarkan eksposur langsung ke harga spot XRP.
Data pasar sebelumnya mencatat bahwa seluruh XRP ETF yang telah berjalan kini mendekati total aset kelolaan sekitar US$1 miliar, menandakan arus dana masuk yang terus bertambah sepanjang beberapa minggu terakhir.
Keputusan 21Shares untuk memperkenalkan TOXR menjadi langkah strategis di tengah peningkatan minat terhadap koin XRP. Selain memperluas pilihan instrumen bagi investor, ETF ini memungkinkan partisipan pasar memperoleh paparan terhadap XRP tanpa perlu menyimpan token secara langsung.
Hal ini menawarkan tingkat kenyamanan lebih bagi investor yang menginginkan eksposur terhadap aset digital melalui cara konvensional di pasar reguler.
Arus Masuk Meningkat Seiring Ekspansi Produk ETF
Sebelum rencana peluncuran TOXR diumumkan, beberapa laporan pasar mencatat bahwa produk-produk XRP ETF yang sudah berjalan telah menyerap lebih dari 80 juta XRP dalam periode singkat.
Arus masuk ini memperlihatkan adanya permintaan tambahan terhadap XRP yang berasal dari institusi dan investor ritel yang memanfaatkan keberadaan ETF untuk mengambil posisi tanpa bergantung pada mekanisme penyimpanan mandiri.
Dengan adanya seed funding sebesar 100 juta XRP, TOXR diproyeksikan menjadi salah satu XRP ETF dengan likuiditas awal terbesar di pasar. Modal awal ini memungkinkan ETF memiliki daya tarik lebih bagi investor, terutama mereka yang menilai ketersediaan likuiditas sebagai faktor penting dalam memilih instrumen investasi.
Selain itu, TOXR akan memakai CME CF XRP-Dollar Reference Rate sebagai acuan harga, sehingga pergerakan nilainya akan mengikuti perkembangan harga spot XRP di pasar global.
Secara keseluruhan, ekspansi 21Shares ke segmen XRP ETF mencerminkan momentum pertumbuhan instrumen investasi berbasis aset kripto yang terus meningkat sepanjang tahun.
Produk TOXR hadir pada saat investor menaruh perhatian lebih pada aset digital yang memiliki utilitas kuat dan basis komunitas besar seperti XRP.
Selain menambah kedalaman pasar, kehadiran ETF baru ini juga diharapkan memberi opsi tambahan bagi investor yang sebelumnya belum memiliki akses langsung ke perdagangan aset kripto.
Hingga saat ini, 21Shares belum merinci tanggal pasti kapan TOXR mulai diperdagangkan di bursa, namun berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan ETF tersebut dapat berfungsi optimal saat peluncuran.
Dengan ukuran seed funding yang besar serta tingginya arus masuk pada produk-produk serupa, TOXR diperkirakan akan menjadi salah satu XRP ETF yang menarik perhatian pasar pada fase awal perdagangannya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



