Dinamika pasar kripto di awal 2026 menunjukkan kontras yang menarik. Di tengah tekanan terhadapa Bitcoin akibat pelepasan 3.000 BTC oleh institusi serta melemahnya momentum SUI, BlockDAG justru mencuri perhatian dengan keberhasilan menghimpun dana hingga US$442 juta melalui presale.
BlackRock Lepas 3.290 BTC ke Bursa
Berdasarkan data on-chain yang dibagikan oleh Lookonchain pada Selasa (13/01/2026), manajer investasi BlackRock terpantau mengirim aset kripto dalam jumlah besar, di tengah perhatian pasar yang meningkat.
Dalam laporannya, mereka disebut menyetorkan sebanyak 3.290 BTC senilai sekitar US$303 juta, serta 5.692 ETH senilai kurang lebih US$17,82 juta ke Coinbase Prime, melanjutkan pola transaksi sebelumnya.

Langkah ini pun memicu spekulasi pasar terkait potensi aksi jual dalam waktu dekat, mengingat transfer ke crypto exchange kerap diasosiasikan dengan persiapan likuidasi aset oleh investor institusi, terutama dalam kondisi volatil.
Pemulihan SUI Tertahan di Bawah Tekanan Jual
Tak hanya Bitcoin, SUI juga masih berada di bawah tekanan jual yang cukup besar. Analisis yang dibagikan oleh GainMuse pada Selasa (13/01/2026) menilai pemulihan SUI cenderung lemah usai penurunan tajam sejak akhir 2025.
Pada grafik SUI dengan timeframe 16 jam, harga altcoin tersebut masih bergerak di bawah struktur tren menurun utama. Kondisi ini menegaskan dominasi seller belum sepenuhnya hilang dari pasar.
Sebelumnya, SUI membentuk pola distribusi seperti triangle dan wedge sebelum terjadi range break dan flash crash. Rebound yang muncul hanya membentuk konsolidasi rapuh atau continuation pattern jangka pendek.

Dari sisi teknikal, resistance kuat berada di area US$1,95–US$2,05 yang sejalan dengan garis resistance menurun. Selama harga tertahan di bawah zona ini, ruang kenaikan masih sangat terbatas.
“Rebound terlihat minim momentum dan tertahan di bawah resistance, yang mengindikasikan fase distribusi alih-alih akumulasi. Selama SUI belum merebut struktur yang telah ditembus, setup ini mengarah pada potensi lanjutan penurunan,” tegasnya.
BlockDAG Raup US$442 Juta di Masa Presale
Di tengah tekanan jual yang membayangi BTC dan SUI, BlockDAG (BDAG) mencuri perhatian lewat pencapaiannya. Proyek ini sukses menghimpun lebih dari US$442 juta dari penjualan token awal, menempatkannya sebagai salah satu presale kripto terbesar pada 2026.
Kini BlockDAG telah memasuki fase terakhir presale dengan banderol US$0,003 per BDAG. Masih tersedia sekitar 3,2 miliar token, sementara minat investor tetap solid dan menjadi sinyal kuat bahwa pasar melihat prospek jangka panjang yang menjanjikan.

Tak hanya fokus pada komunitas kripto, BlockDAG juga memperluas jangkauan brand dengan menjalin kemitraan bersama Seattle Orcas, salah satu klub ternama di Major League Cricket (MLC).
Fokus Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Harga
Di balik capaian besar presale BlockDAG, arah pengembangan proyek ini tidak berhenti pada akumulasi dana. Berdasarkan informasi di laman resminya, BlockDAG menempatkan pembangunan infrastruktur blockchain yang efisien sebagia prioritas.
“BlockDAG dibangun dengan menggabungkan fondasi keamanan serta desentralisasi yang menjadi ciri Bitcoin, lalu dipadukan dengan arsitektur DAG yang memungkinkan transaksi lebih cepat dan mudah diskalakan,” tulis tim BlockDAG dalam keterangan resminya.
Komitmen ini tercermin dalam Awakening testnet yang menghadirkan peningkatan krusial, mulai dari penghapusan model UTXO hingga kehadiran fitur explorer untuk mempercepat pemrosesan transaksi.

Selain itu, penerapan struktur hibrida diklaim mampu meningkatkan kapasitas jaringan BlockDAG secara signifikan, dari sekitar 2.000 transaksi per detik menjadi hingga 15.000 transaksi per detik.
Pergerakan pasar kripto di awal 2026 menegaskan bahwa dinamika tidak selalu bergerak searah. Saat tekanan jual membayangi Bitcoin dan Sui Network, BlockDAG (BDAG) justru menunjukkan narasi berbeda lewat kuatnya minat investor dan fokus pembangunan ekosistem.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



