Pasar kripto kembali memasuki periode sensitif menjelang akhir Januari hingga awal Februari, ketika sejumlah proyek besar dijadwalkan melakukan unlock token dalam jumlah besar.
Berdasarkan video dari kanal YouTube Altcoin Buzz, momen ini sering memicu reaksi emosional investor ritel, mulai dari kepanikan hingga aksi jual spontan. Namun demikian, tidak semua unlock token otomatis berujung pada tekanan harga besar.
Justru, dalam beberapa kasus, peristiwa ini membuka peluang bagi investor yang memahami konteksnya.
Altcoin Buzz membedah tiga proyek utama yang akan menghadapi unlock token dalam waktu berdekatan, yakni SUI, EIGEN dan OP. Ketiga altcoin ini menunjukkan karakter yang sangat berbeda, baik dari sisi ukuran unlock token, kondisi pasar, maupun aktivitas on-chain.
3 Unlock Token Penting
1. SUI: Unlock Relatif Kecil dengan Aktivitas Jaringan yang Kuat
SUI dijadwalkan melakukan unlock token pada 1 Februari dengan jumlah sekitar 54 juta token. Nilai totalnya diperkirakan mencapai sekitar US$80 juta.
Sekilas, angka tersebut terlihat besar. Namun, jika dibandingkan dengan skala proyeknya, unlock ini hanya mewakili sekitar 0,54 persen dari total pasokan dan sekitar 1,24 persen dari kapitalisasi pasar SUI.
Lebih lanjut lagi, likuiditas SUI tergolong tinggi karena volume perdagangan hariannya cukup besar. Dalam beberapa bulan terakhir, pergerakan harga SUI juga relatif stabil, meskipun secara tahunan masih mencatat penurunan lebih dari 60 persen.
Data historis menunjukkan bahwa pada awal Januari, sekitar US$65 juta SUI juga sempat dilepas ke pasar, dan pasar mampu menyerapnya tanpa gejolak besar.
Di sisi lain, aktivitas jaringan SUI terbilang solid. Ratusan ribu pengguna aktif harian dan jutaan transaksi tercatat setiap hari. Aktivitas DeFi di jaringan ini bahkan sempat melampaui volume indeks tertentu, menandakan penggunaan nyata.
“Unlock token bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti secara otomatis. Itu hanyalah informasi seperti hal lainnya. Anda bisa menandai tanggalnya di kalender dan merencanakan sesuai dengan itu,” ujar host Altcoin Buzz.
Pernyataan ini menegaskan bahwa unlock token pada SUI cenderung lebih mudah dikelola karena ditopang permintaan yang stabil. Meski demikian, volatilitas jangka pendek tetap mungkin terjadi.
2. EIGEN: Risiko Dilusi Tinggi di Tengah Tekanan Harga
Berbeda dengan SUI, token EigenCloud (EIGEN) menghadapi unlock token dengan tingkat risiko yang lebih tinggi. Pada 1 Februari, sekitar 36,8 juta EIGEN akan dibuka, dengan nilai sekitar US$12,3 juta.
Meski secara nominal lebih kecil, proporsinya cukup besar, yaitu lebih dari 2 persen dari total pasokan dan sekitar 6,75 persen dari kapitalisasi pasar.
Dengan kapitalisasi pasar sekitar US$170 juta, unlock token ini berpotensi menciptakan tekanan pasokan yang nyata. Apalagi, performa harga EIGEN dalam satu tahun terakhir mencatat penurunan lebih dari 87 persen. Tren ini mencerminkan lemahnya minat pasar dan rendahnya momentum.
Namun demikian, proyek ini belum sepenuhnya kehilangan daya tarik fundamental. EIGEN masih menjadi salah satu pemain besar dalam ekosistem DeFi, khususnya melalui konsep restaking dan total value locked (TVL) yang relatif tinggi. Artinya, masih ada aktivitas pengguna yang cukup signifikan di dalam protokolnya.
3. Optimism: Akumulasi Diam-diam di Balik Unlock
Optimism (OP) akan melakukan unlock token lebih awal, yakni pada Sabtu (31/1/2026). Sekitar 32,2 juta OP akan dilepas, dengan nilai sekitar US$9,8 juta. Angka ini mewakili sekitar 0,75 persen dari pasokan dan sekitar 1,66 persen dari kapitalisasi pasar.
Harga OP dalam setahun terakhir juga mengalami tekanan, turun hampir 80 persen. Banyak investor mulai kehilangan minat. Namun, di balik layar, data on-chain menunjukkan adanya akumulasi bertahap oleh dompet besar.
Menariknya, koin yang dipindahkan dari dompet terkait Optimism foundation tidak langsung dijual ke pasar, melainkan disimpan. Hal ini mengindikasikan kepercayaan jangka panjang terhadap proyek.
Selain itu, tim Optimism terus mengembangkan OP Stack sebagai alat skalabilitas berbasis pendapatan, dengan fokus pada kustomisasi rollup dan peningkatan performa.
Pendekatan ini memang kurang menarik dalam jangka pendek. Namun, dalam dunia kripto, fase “sepi perhatian” sering menjadi periode akumulasi bagi investor berpengalaman.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



