300 Persen Profit! Wali Kota Miami Bicara Tentang Gaji Bitcoin-nya

Wali Kota Miami, Francis Suarez, kembali mencuri perhatian publik dengan pengakuannya soal gaji dalam bentuk Bitcoin. Sejak akhir 2021, ia mengambil sebagian gajinya dalam BTC, langkah yang dianggap berani di tengah regulasi kripto yang masih abu-abu.

Meski pasar kripto sempat mengalami volatilitas tinggi, Suarez mengaku tak khawatir. Ia menyebut gajinya kini telah naik sekitar 300 persen, menegaskan fokusnya lebih pada potensi jangka panjang Bitcoin.

Tak Khawatir dengan Fluktuasi Harian

Dalam wawancara dengan Fox Business pada Rabu (05/11/2025), Suarez ditanya apakah ia khawatir dengan harga Bitcoin yang sempat turun di bawah US$100.000, seiring koreksi yang dialami pasar kripto minggu lalu.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Suarez justru mengungkapkan sebaliknya. Ia mengaku gaji Bitcoin yang diterimanya justru memberikan keuntungan fantastis, bahkan sempat mencapai angka 400 persen. 

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Vitalik Buterin Dukung Zcash lewat Donasi ke Shielded Labs

“Tidak, karena saya dibayar saat Bitcoin berada di angka US$30.000, jadi sekarang naik 300 persen. Bahkan sempat naik hingga 400 persen ketika mencapai US$120.000, jadi saya tidak khawatir dengan fluktuasi harian,” ujarnya.

Walikota Miami Jadi Politisi AS Pertama Yang Dibayar Bitcoin

Suarez menambahkan bahwa fokusnya lebih pada dampak makro dari memiliki aset yang menjadi tempat penyimpanan nilai dan dipercaya oleh banyak orang, yang sistem penciptaannya diatur melalui kode. 

“Yang lebih saya perhatikan saat ini adalah evolusi keuangan terdesentralisasi, kripto, dan kecerdasan buatan (AI) daripada memantau volatilitas harian,” jelasnya.

Langkah Berani Mengambil Gaji Bitcoin

Keputusan Suarez menerima sebagian gajinya dalam Bitcoin pada 2021 sempat dianggap langkah berani bagi seorang politisi, terutama di tengah regulasi kripto yang masih abu-abu saat itu.

Ia pertama kali mengumumkan rencananya pada November 2021, dengan tujuan menjadi pejabat publik pertama di tingkat negara bagian atau federal yang menerima gaji dalam BTC. 

BACA JUGA:  AI Bikin Serangan Siber Makin Ganas, Zentara Angkat Suara

“Saya akan menerima gaji berikut 100 persen dalam Bitcoin!” ungkap Suarez dengan penuh semangat kala itu.

Namun, klaimnya bahwa ia dibayar saat harga Bitcoin berada di angka US$30.000 sempat menimbulkan kebingungan. Pasalnya, saat pengumuman tersebut, BTC sebenarnya sudah mencapai sekitar US$64.000.

Fokus pada Masa Depan Kripto dan AI

Langkah Suarez mencerminkan keyakinannya terhadap potensi jangka panjang Bitcoin dan blockchain. Alih-alih terjebak pada volatilitas, ia menekankan pentingnya memiliki aset yang stabil sebagai tempat penyimpanan nilai dan memahami sistem penciptaannya.

Walikota Miami: Pandanglah Bitcoin dari Segi Inovasi Keuangan

Bagi Suarez, menerima gaji dalam Bitcoin tampaknya bukan sekadar investasi semata. Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap evolusi keuangan digital yang terus berkembang.

Keputusan Suarez menunjukkan keberanian seorang pejabat publik untuk memimpin dengan contoh di era kripto yang semakin dinamis. Pendekatan ini menegaskan komitmennya pada inovasi dan adopsi teknologi baru di ranah publik. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia