Langkah besar menuju Wall Street semakin dekat bagi perusahaan cadangan aset kripto Evernorth Holdings setelah pemegang saham Armada Acquisition Corp. II menyetujui rencana penggabungan kedua perusahaan.
Transaksi tersebut akan membuka jalan bagi Evernorth, yang diperkirakan membawa sekitar 473 juta XRP dalam cadangan neracanya, untuk menjadi perusahaan publik dan memperdagangkan sahamnya di Nasdaq dengan ticker XRPN.
Berdasarkan dokumen Form 8-K terbaru Armada yang diajukan kepada SEC, rapat luar biasa pemegang saham digelar pada 30 September 2026. Proposal business combination memperoleh 20.514.034 suara setuju, dibandingkan 1.362.081 suara menolak dan 930 abstain.
Sekitar 21,88 juta saham Armada hadir atau diwakili dalam voting tersebut, setara sekitar 69 persen dari seluruh saham yang memiliki hak suara. Selain proposal business combination, proposal merger terkait juga mendapat persetujuan dengan lebih dari 20,5 juta suara mendukung.
Persetujuan tersebut menjadi salah satu tahapan utama yang dibutuhkan sebelum Evernorth bisa menyelesaikan transaksi dengan Armada, perusahaan special purpose acquisition company atau SPAC yang disponsori Arrington XRP Capital Fund.
Evernorth Bidik Nasdaq pada 8 Oktober
Dalam pengumuman resmi Evernorth pada Kamis (1/10/2026), perusahaan menyebut business combination ditargetkan rampung pada 7 Oktober, dengan catatan seluruh persyaratan penutupan yang tersisa telah dipenuhi atau dikesampingkan.
Apabila proses itu berlangsung sesuai rencana, saham Class A perusahaan gabungan diperkirakan mulai diperdagangkan di Nasdaq dengan ticker XRPN pada 8 Oktober 2026.
Dengan demikian, bukan XRP yang secara langsung akan terdaftar sebagai saham di bursa tersebut. Evernorth-lah yang akan menjadi perusahaan publik, sementara XRP menjadi aset utama yang mendominasi strategi cadangan perusahaan.
Evernorth memperkirakan akan memegang sekitar 473 juta XRP pada saat transaksi ditutup. Perusahaan mengklaim jumlah itu akan menjadikannya perusahaan treasury pure-play XRP terbesar yang diperdagangkan secara publik.
“Melantai di bursa akan menawarkan cara yang teregulasi dan transparan bagi investor untuk memiliki eksposur terhadap XRP serta berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi blockchain,” ujar Pendiri dan CEO Evernorth, Asheesh Birla.
Selain kepemilikan koin tersebut, transaksi diperkirakan menghasilkan sekitar US$300 juta gross cash proceeds sebelum biaya transaksi.
Komponen pendanaannya terdiri dari sekitar US$225 juta dari private placement terkait, US$30 juta melalui tambahan pembiayaan convertible notes, serta sekitar US$48 juta dari trust proceeds.
Secara lebih luas, Evernorth mengatakan transaksi dan private placement terkait telah mengumpulkan komitmen lebih dari US$1 miliar. Investor yang terlibat antara lain Arrington Capital, SBI Group, Ripple, Pantera Capital, Kraken dan GSR.
Dari Mana 473 Juta XRP Berasal?
Besarnya cadangan neraca Evernorth bukan hanya berasal dari pembelian XRP di pasar. Dokumen proxy dan prospektus yang diajukan kepada SEC merinci bahwa perusahaan diperkirakan memiliki sedikitnya 473.276.430 XRP ketika transaksi selesai.
Berdasarkan dokumen definitive proxy statement dan prospectus Evernorth, bagian terbesar berasal dari 211.319.096 XRP yang dikontribusikan sponsor transaksi, Arrington XRP Capital Fund.
Ripple sendiri berkontribusi langsung sebesar 126.791.458 XRP melalui struktur transaksi yang melibatkan Pathfinder Digital Assets.
Selain itu, entitas investor yang disebut dalam dokumen sebagai pihak terkait kontributor akan memasukkan 50 juta XRP, sementara subscriber lain menyumbang total sekitar 800 ribu XRP.
Komponen lainnya berasal dari pembelian 84.365.876 XRP menggunakan sekitar US$214 juta hasil pendanaan sebelumnya.
Pembelian tersebut dilakukan dengan harga rata-rata sekitar US$2,5366 per XRP. Artinya, sekitar 17,8 persen dari proyeksi total cadangan XRP Evernorth berasal dari pembelian yang didanai uang tunai tersebut.
Model bisnis Evernorth juga berbeda dari kendaraan investasi yang hanya memberikan eksposur pasif terhadap harga XRP. Perusahaan berencana mengelola cadangan secara aktif melalui berbagai strategi dengan tujuan meningkatkan jumlah XRP yang menopang setiap saham dari waktu ke waktu.
Strategi itu dapat melibatkan aktivitas pasar modal, partisipasi ekosistem dan strategi yield, meskipun hasil aktualnya akan bergantung pada kondisi pasar serta kemampuan perusahaan menjalankan rencana tersebut.
Masuknya Evernorth ke pasar saham juga memperlihatkan keterlibatan Ripple yang cukup dalam dalam struktur transaksi. Selain menjadi investor dan menyumbangkan XRP, Ripple Labs tercantum sebagai salah satu pihak dalam business combination agreement yang mendasari transaksi.
Namun, jadwal perdagangan XRPN pada 8 Oktober masih bersifat perkiraan. Evernorth menegaskan bahwa penutupan business combination masih bergantung pada pemenuhan atau pengabaian sejumlah persyaratan penutupan yang tersisa.
Jika seluruh proses selesai sesuai jadwal, investor pasar saham akan memperoleh jalur baru untuk mendapatkan eksposur terhadap cadangan XRP melalui saham Evernorth, tanpa harus membeli atau menyimpan koin tersebut secara langsung.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


