612 Hari Pasca Halving, Bitcoin Masih di Jalur Bullish

Bitcoin dilaporkan masih berada pada fase pertengahan siklus pasca halving dan belum memasuki puncak siklus meskipun telah mencatatkan level harga tinggi pada periode tahun ini.

Analis on-chain Arab Chain di CryptoQuant mengungkapkan bahwa data Binance yang memetakan posisi Bitcoin setelah 612 hari pasca halving terakhir.

Pada periode ini, Bitcoin berada di kisaran US$88.000 dan menurut kerangka historis, fase tersebut biasanya diklasifikasikan sebagai tahap pertengahan hingga akhir siklus, namun belum pada fase klimaks pasar.

Pasar Masih dalam Fase Reposisi, Bukan Akhir Siklus

Analisis menunjukkan indikator Cycle Position berada di kisaran 0,42, yang berarti pasar telah melewati fase ekspansi awal pasca halving, tetapi masih jauh dari puncak siklus.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Kondisi ini menggambarkan pasar memasuki fase reposisi, dengan volatilitas yang meningkat, proses penyesuaian harga, serta distribusi suplai yang mulai terlihat meski tidak agresif. Permintaan juga dinilai menjadi lebih selektif dibandingkan fase awal reli pasca halving.

halving cycle bitcoin

Dari sisi pertumbuhan, Growth Ratio berada di level sekitar 1,36, menandakan harga Bitcoin masih bergerak di atas tren siklus rata-rata namun belum berada pada kondisi “overheated.” Dengan demikian, pasar dinilai belum memasuki fase jenuh ekstrem yang biasanya mendahului puncak siklus.

BACA JUGA:  SBF Minta Grasi ke Trump, Ini Tanggapan Gedung Putih

Analisis ini menunjukkan dinamika pasar masih berada dalam rentang pertumbuhan yang dianggap sehat dan belum memasuki zona risiko puncak siklus.

Sementara itu, nilai Z-Score negatif di angka -1,17 menunjukkan harga Bitcoin saat ini berada di bawah rata-rata harga yang disesuaikan dengan waktu. Kondisi tersebut mengindikasikan pendinginan momentum setelah reli sebelumnya.

Namun, fase ini tidak dipandang sebagai tanda kelemahan struktural pasar, melainkan bagian dari koreksi statistik yang lazim terjadi pada fase pertengahan siklus. Fase ini kerap dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan reposisi portofolio alih-alih melakukan aksi keluar besar-besaran.

Arab Chain menegaskan bahwa situasi Bitcoin saat ini masih selaras dengan pola historis siklus halving.

“Fase ini mencerminkan periode penyesuaian di mana pasar belum mencapai puncaknya, namun tetap berada pada jalur pertumbuhan yang sehat,” ungkap Arab Chain.

BACA JUGA:  Ini Pasal yang Menjerat Belvin Tannadi dalam Kasus Goreng Saham

Selain itu, hubungan antara harga saat ini dengan rata-rata pergerakan 30 hari menunjukkan kondisi yang relatif seimbang tanpa deviasi signifikan terhadap nilai wajar jangka pendek.

Hal ini dipandang sebagai tanda bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi yang stabil. Jika mengikuti pola historis, fase tersebut biasanya terjadi sebelum pasar melanjutkan tren kenaikan berikutnya atau memasuki fase distribusi yang lebih luas.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia