80 Juta XRP Keluar dari Dompet Binance saat Penarikan Dipulihkan

Sebanyak 80 juta XRP berpindah dari dompet yang teridentifikasi milik Binance pada Minggu (1/11/2026), bertepatan dengan dimulainya pemulihan layanan penarikan aset kripto di bursa tersebut setelah insiden peretasan.

Berdasarkan data transaksi XRP Ledger yang ditampilkan Bithomp, perpindahan tersebut berlangsung melalui dua transaksi, masing-masing sebesar 30 juta dan 50 juta XRP. Keduanya berasal dari alamat yang sama dan dikirim ke satu dompet penerima.

Transaksi pertama tercatat sekitar pukul 15.59 WIB, sementara transaksi kedua berlangsung pada pukul 22.04 WIB. Alamat pengirim rs8ZPbYqgecRcDzQpJYAMhSxSi5htsjnza diberi label Binance oleh penjelajah blockchain tersebut.

Yang menarik, alamat penerima, r9nsQj5fGr1TcDpCGqntaVWYqt53qS7mSN, baru diaktifkan pada 31 Oktober 2026 dengan pendanaan awal sebesar 20 XRP. Artinya, dompet tersebut baru berusia sekitar satu hari ketika menerima dua transfer bernilai besar itu.

Dana XRP Kembali Disebar ke Sejumlah Dompet

Aktivitas dompet penerima tidak berhenti setelah menerima 80 juta XRP. Catatan transaksi memperlihatkan bahwa sebagian dana kemudian diteruskan ke sejumlah alamat lain melalui pembayaran bernilai jutaan XRP.

Dari daftar transfer terbesar yang dicatat Bithomp, terdapat tujuh transaksi masing-masing sebesar 7,5 juta XRP yang dikirim dari alamat penerima tersebut. Transfer-transfer itu berlangsung dalam dua kelompok, tidak lama setelah masing-masing dana masuk dari dompet Binance.

BACA JUGA:  Bawaslu Kaji Potensi Blockchain untuk Pengawasan Data Pemilu 2029

Selain itu, tercatat satu transfer lain senilai 5,9 juta XRP. Jika dijumlahkan, delapan transaksi tersebut mencapai 58,4 juta XRP, atau sekitar 73 persen dari total 80 juta XRP yang sebelumnya diterima.

Pola tersebut memperlihatkan bahwa dana tidak seluruhnya disimpan di satu alamat, melainkan kembali dipindahkan melalui beberapa transaksi besar dalam waktu berdekatan.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Namun, data blockchain saja belum dapat memastikan siapa yang mengendalikan alamat penerima maupun tujuan akhir seluruh dana.

Perpindahan tersebut dapat berkaitan dengan aktivitas operasional bursa, pengelolaan likuiditas, atau penarikan aset, tetapi belum tersedia konfirmasi yang menghubungkannya dengan salah satu aktivitas tersebut.

Binance Mulai Pulihkan Penarikan XRP

Pergerakan dana itu terjadi ketika Binance sedang menjalankan pemulihan layanan setelah insiden keamanan yang menyebabkan penarikan aset kripto sempat dihentikan sementara.

Dalam pengumuman resmi pada 1 November 2026, Binance menjadwalkan dimulainya tahap pertama pemulihan penarikan antara pukul 13.00 dan 16.00 WIB.

XRP termasuk dalam kelompok aset yang diprioritaskan, bersama Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), BNB, Dogecoin (DOGE), dan sejumlah aset kripto lainnya.

BACA JUGA:  Bukan Lagi Uji Coba, Rusia Mulai Bayar Gaji PNS dengan CBDC

Binance menjelaskan bahwa pembukaan layanan dilakukan secara bertahap setelah pemeriksaan keamanan dan kesiapan infrastruktur selesai. Bursa tersebut juga memperingatkan kemungkinan keterlambatan transaksi akibat meningkatnya aktivitas pengguna selama proses pemulihan.

Dalam pengumuman yang sama, Binance menyatakan telah menutup sekitar 95 persen nilai aset yang terdampak insiden melalui langkah pemulihan dan pengadaan aset pengganti.

Khusus XRP, perusahaan menegaskan bahwa saldo pengguna telah didukung cadangan sebesar 100 persen. Klaim kecukupan cadangan tersebut sebelumnya juga disampaikan dalam pembaruan Proof of Reserves pada 31 Oktober.

Meski demikian, angka 95 persen tersebut tidak berarti seluruh aset yang dicuri telah berhasil direbut kembali dari pelaku. Binance menjelaskan bahwa sebagian pemulihan dilakukan menggunakan sumber daya perusahaan, termasuk pembelian aset melalui pasar dan transaksi over-the-counter (OTC).

Apakah Transfer 80 Juta XRP Terkait Pemulihan Binance?

Waktu terjadinya kedua transfer memang berdekatan dengan jadwal pemulihan layanan penarikan. Transaksi 30 juta XRP berlangsung menjelang akhir rentang waktu yang diumumkan Binance, sedangkan transfer 50 juta XRP terjadi beberapa jam kemudian.

BACA JUGA:  Kocak! Bot Pump.fun Niat Bantu Memecoin Terbang, Malah Boncos US$3,5 Juta

Namun, kedekatan waktu bukan bukti bahwa dana tersebut merupakan penarikan pelanggan atau bagian dari proses penggantian aset yang terdampak peretasan.

Binance juga belum mengidentifikasi dompet penerima 80 juta XRP tersebut dalam pengumuman pemulihannya. Karena itu, belum ada dasar untuk mengaitkan transfer tersebut dengan dana yang dicuri dalam insiden keamanan.

Yang dapat dipastikan dari catatan XRP Ledger adalah adanya dua transfer besar dari alamat berlabel Binance ke dompet yang baru diaktifkan, disusul distribusi XRP ke sejumlah alamat lain.

Peristiwa ini memperlihatkan besarnya aktivitas perpindahan XRP yang berlangsung ketika layanan bursa mulai dipulihkan. Meski jejak transaksinya terbuka untuk diperiksa, pihak yang mengendalikan dompet penerima dan alasan di balik perpindahan dana masih menjadi bagian yang belum terjawab.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait