92 Persen XRP Terkonsentrasi di 1 Persen Akun, Ini Faktanya

Distribusi kepemilikan XRP kembali menarik perhatian setelah data on-chain terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar pasokan aset kripto tersebut terkonsentrasi pada kelompok akun terbesar. Menariknya, jumlah akun dengan saldo kecil justru mendominasi jaringan, memperlihatkan kesenjangan yang cukup lebar dalam penyebaran XRP.

Berdasarkan data XRP Rich List yang dihimpun Harvest Research pada Rabu (28/10/2026), sebanyak 82.843 akun teratas, atau sekitar 1 persen dari seluruh akun yang memiliki saldo, mengendalikan sekitar 92 persen XRP yang tercatat dalam penghitungan tersebut.

Data itu berasal dari snapshot ledger tervalidasi nomor 107.958.658 pada pukul 12.53 UTC, atau 19.53 WIB. Secara keseluruhan, terdapat 8.277.432 akun yang memiliki saldo XRP, dengan total aset yang dihitung mencapai sekitar 99,99 miliar XRP.

Namun, konsentrasi tersebut tidak serta-merta berarti bahwa 1 persen investor individu menguasai hampir seluruh XRP. Penghitungan ini didasarkan pada akun blockchain, termasuk saldo yang terkunci dalam escrow, bukan jumlah pemilik sebenarnya.

Mayoritas Akun XRP Justru Memiliki Saldo Kecil

Salah satu temuan menarik dari data tersebut adalah besarnya perbedaan antara kelompok akun terbesar dan akun dengan kepemilikan relatif kecil.

Harvest Research mencatat sekitar 86 persen akun XRP memiliki saldo di bawah 1.000 XRP. Meski mendominasi dari sisi jumlah akun, kelompok tersebut secara keseluruhan hanya mengendalikan sekitar 0,43 persen dari total XRP yang masuk dalam penghitungan.

BACA JUGA:  Harga PEPE Bersiap Balik Arah, Bidik Lonjakan hingga 800 Persen

Sebaliknya, kelompok 0,01 persen akun teratas, yang terdiri atas sekitar 829 akun, mengendalikan kurang lebih 80 persen XRP.

Untuk masuk ke kelompok 1 persen akun terbesar, sebuah akun setidaknya harus mengendalikan 43.401 XRP. Sementara itu, ambang batas untuk masuk ke kelompok 10 persen teratas jauh lebih rendah, yakni 2.063 XRP.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Menariknya lagi, data tersebut menunjukkan hanya 2.152 akun yang mengendalikan setidaknya 1 juta XRP. Jumlah ini setara dengan sekitar 0,03 persen dari seluruh akun yang memiliki saldo.

Bahkan, dari kelompok tersebut, sebanyak 549 akun tercatat mengendalikan 10 juta XRP atau lebih.

Perbedaan ini memperlihatkan bahwa distribusi XRP berdasarkan akun sangat tidak merata. Jumlah akun kecil yang terus mendominasi tidak otomatis membuat pasokan XRP tersebar secara proporsional.

Di sisi lain, berdasarkan perbandingan distribusi XRP yang dipublikasikan Harvest Research, ambang batas untuk masuk kelompok 1 persen teratas telah bergeser dari 44.926 XRP pada 31 Juli 2026 menjadi 43.401 XRP pada 28 Oktober.

Meski demikian, perubahan ambang batas tersebut tidak cukup untuk membuktikan adanya aksi jual oleh pemegang besar ataupun perubahan konsentrasi kepemilikan secara keseluruhan. Perubahan jumlah akun dan distribusi saldo juga dapat memengaruhi peringkat.

Mengapa Konsentrasi XRP Mencapai 92 Persen?

Ada satu hal penting yang perlu dipahami sebelum menyimpulkan bahwa XRP hanya dikuasai segelintir investor.

Dalam metodologinya, Harvest Research menghitung jumlah XRP yang dikendalikan setiap akun, mencakup saldo yang dapat digunakan serta XRP yang masih terkunci dalam escrow.

BACA JUGA:  Harga ETH Punya Katalis Baru di Uptober, Glamsterdam Siap Aktif 6 Oktober

Pada snapshot 28 Oktober, sekitar 31,55 miliar XRP tercatat berada dalam escrow. Jumlah tersebut mewakili kurang lebih 31,55 persen dari seluruh XRP yang masuk dalam penghitungan.

Sebagian besar XRP dalam escrow tersebut berkaitan dengan akun yang dikendalikan Ripple. Namun, berdasarkan dokumentasi resmi XRP Ledger mengenai mekanisme escrow, aset yang terkunci tidak dapat digunakan hingga persyaratan pelepasannya terpenuhi.

Dengan demikian, angka konsentrasi 92 persen tidak dapat disamakan dengan persentase XRP yang tersedia untuk diperjualbelikan di pasar.

Faktor lainnya berasal dari keberadaan akun bursa kripto dan penyedia kustodian yang menampung aset milik banyak pelanggan dalam sejumlah wallet.

Sebagai gambaran, data Harvest Research menunjukkan bahwa UPbit mengendalikan sekitar 6,42 miliar XRP melalui 11 akun yang teridentifikasi. Jumlah tersebut mencerminkan aset yang tersimpan pada akun bursa, bukan berarti seluruhnya merupakan investasi milik perusahaan UPbit sendiri.

Situasi serupa juga berlaku untuk akun bursa lainnya. Satu alamat blockchain dapat mewakili kepemilikan ribuan hingga jutaan pelanggan, sementara seorang investor individu juga dapat mengendalikan beberapa alamat sekaligus.

Artinya, 8,27 juta akun XRP bukan berarti terdapat 8,27 juta investor unik, sebagaimana tingginya konsentrasi saldo akun tidak otomatis mencerminkan konsentrasi kepemilikan berdasarkan individu.

BACA JUGA:  DOGE Tak Mau Cuma Jadi Meme Coin, Dogecoin Labs Siapkan Ekosistem Besar

Apa Artinya bagi Fundamental XRP?

Distribusi aset merupakan salah satu aspek penting untuk memahami struktur kepemilikan sebuah cryptocurrency. Namun, pengukurannya harus mempertimbangkan siapa yang sebenarnya mengendalikan aset dan apakah saldo tersebut tersedia untuk digunakan.

Dalam kasus XRP, keberadaan escrow dalam jumlah besar serta wallet kustodian membuat gambaran distribusinya lebih kompleks daripada sekadar melihat daftar akun terkaya.

Data terbaru memperlihatkan bahwa kelompok akun terbesar mengendalikan mayoritas XRP berdasarkan metodologi yang memasukkan escrow. Sementara itu, sebagian besar akun lainnya hanya memiliki saldo relatif kecil.

Temuan ini memberikan gambaran tentang struktur distribusi XRP pada satu titik waktu, tetapi belum membuktikan apakah konsentrasi kepemilikan sebenarnya sedang meningkat atau menurun.

Untuk mengetahui perubahan tersebut, diperlukan perbandingan data yang konsisten dari beberapa periode, termasuk pemisahan saldo escrow, akun kustodian dan kepemilikan yang dapat diatribusikan kepada entitas tertentu.

Dengan kata lain, angka 92 persen memang memperlihatkan konsentrasi yang tinggi pada tingkat akun, tetapi tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa pasar XRP sepenuhnya dikendalikan oleh kelompok kecil investor.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait