Data on-chain terbaru menunjukkan adanya perubahan penting pada pergerakan altcoin XRP. Analisis dari analis on-chain TopNotch di CryptoQuant, mengindikasikan bahwa XRP sedang berada dalam fase akumulasi senyap yang kuat, meski pergerakan harga terlihat relatif terkendali.
Sinyal ini muncul seiring dengan lonjakan likuiditas, peningkatan aktivitas jaringan, serta pergeseran perilaku pelaku pasar yang semakin didominasi oleh tekanan beli.
Pada awal Januari, pasar kripto secara umum menunjukkan pemulihan, ditandai dengan kenaikan Bitcoin hingga area US$93.000 dan XRP yang sempat bergerak di sekitar US$2,37.
Namun, menurut TopNotch, fokus utama bukan terletak pada level harga tersebut, melainkan pada perubahan struktural yang terjadi di balik layar jaringan altcoin XRP.
Data on-chain menunjukkan pertumbuhan jaringan yang tidak biasa dan bertepatan dengan fase breakout harga, sebuah kombinasi yang kerap mendahului pergerakan lanjutan yang lebih besar.
TopNotch menilai bahwa kondisi ini mencerminkan kesiapan infrastruktur XRP Ledger untuk menopang reli berkelanjutan. Lonjakan aktivitas dan likuiditas dinilai bukan bersifat spekulatif jangka pendek, melainkan mencerminkan penempatan modal yang lebih terencana dari pelaku pasar besar.
Lonjakan Likuiditas dan Masuknya Pelaku Institusional
Salah satu temuan utama dalam analisis ini adalah melonjaknya likuiditas DEX di XRP Ledger yang mencapai sekitar US$172,9 miliar. Angka tersebut tergolong sangat besar dan menjadi anomali jika dibandingkan dengan pola pasar pada umumnya.

Dalam kondisi harga melemah, likuiditas biasanya ikut menurun karena pelaku pasar menarik dananya. Namun, pada altcoin XRP, yang terjadi justru sebaliknya, yakni likuiditas terus bertambah.
TopNotch menjelaskan bahwa fenomena ini mengindikasikan adanya positioning dari market maker dan penyedia likuiditas berskala besar.
“Likuiditas tidak keluar saat harga terkoreksi, melainkan terus masuk ke order book. Ini biasanya menandakan persiapan menghadapi volatilitas besar atau perubahan tren yang signifikan,” ungkap TopNotch.
Sejak 10 Desember 2025, frekuensi dan besaran lonjakan likuiditas juga menunjukkan pola yang konsisten. Menurut data on-chain, struktur pasar XRP kini jauh lebih dalam dibandingkan periode sebelumnya.
Kondisi ini membuat ekosistem altcoin XRP semakin menarik bagi whale dan pelaku institusional, karena mereka dapat mengeksekusi transaksi besar tanpa memicu pergerakan harga ekstrem yang merugikan.
Pendalaman likuiditas ini dipandang sebagai sinyal perubahan struktur pasar, di mana XRP mulai memasuki fase yang lebih matang dan stabil. Dengan kedalaman pasar yang lebih baik, potensi pergerakan harga lanjutan dinilai memiliki fondasi yang lebih kuat dibanding reli yang hanya didorong sentimen jangka pendek.
Aktivitas Jaringan Menguat, Tekanan Beli Altcoin XRP Kian Dominan
Selain likuiditas, utilitas jaringan altcoin XRP juga menunjukkan peningkatan signifikan. Jumlah transaksi di DEX XRP Ledger tercatat mencapai sekitar 890.268 transaksi. Data ini mengonfirmasi bahwa likuiditas yang masuk tidak hanya “mengendap,” tetapi benar-benar digunakan untuk aktivitas perdagangan yang aktif dan organik.

Peningkatan utilitas tersebut memperkuat argumen bahwa akumulasi sedang berlangsung secara senyap. Aktivitas jaringan yang tinggi sering kali menjadi indikator awal dari minat pasar yang berkelanjutan, terutama ketika tidak disertai lonjakan harga yang terlalu agresif.

Dari sisi sentimen, rasio Taker Buy telah melampaui level 0,5. Secara historis, rasio di atas ambang tersebut menunjukkan bahwa pembeli lebih agresif dibanding penjual. Dengan kata lain, tekanan beli kini mendominasi dinamika pasar altcoin XRP, sementara tekanan bearish mulai berkurang.

Momentum tambahan juga datang dari pasar derivatif. Breakout harga dari pola falling wedge baru-baru ini disertai likuidasi posisi short senilai sekitar US$5,8 juta. Likuidasi ini menciptakan efek short squeeze, di mana posisi jual terpaksa ditutup dan berubah menjadi tekanan beli tambahan.
Dorongan tersebut membantu harga bertahan di atas area US$2,30 dan memperkuat struktur bullish jangka menengah.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



