Pergerakan harga Bitcoin mulai menunjukkan tanda-tanda penting yang dinilai dapat menentukan arah pasar dalam waktu dekat.
Analis on-chain Burak Kesmeci di CryptoQuant mengungkap adanya perubahan struktur biaya holder jangka pendek yang mulai mengarah ke pembalikan tren. Dalam analisis terbarunya, Burak menyebut level US$88.000 sebagai titik kunci yang dapat mengubah cerita pasar secara signifikan jika berhasil ditembus.

Burak menjelaskan, berdasarkan metrik UTXO Age Bands, cost basis holder jangka pendek berusia 1–4 minggu telah naik dari US$67.000 menjadi US$76.000. Level itu kini mulai melampaui cost basis holder 1–3 bulan yang berada di sekitar US$68.000.
Pergeseran ini dinilai sebagai sinyal awal perubahan struktur pasar, karena holder jangka pendek merupakan kelompok yang paling sensitif terhadap perubahan harga dan sering menjadi pemicu awal pergeseran sentimen.
“Jika harga menetap di atas US$88.000, itu akan menjadi sinyal nyata pembalikan tren,” ujar Burak.
Menurutnya, jika harga Bitcoin berhasil menembus cluster holder 3–6 bulan di area US$88.000, maka seluruh kelompok holder jangka pendek akan masuk ke zona profit. Kondisi itu berpotensi memicu dorongan psikologis baru di pasar, di mana narasi optimisme kembali terbentuk dan menarik lebih banyak partisipasi investor.
Struktur Bulanan Bitcoin Masih Rapuh
Di saat sinyal on-chain mulai menghangat, struktur teknikal bulanan Bitcoin justru menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya hilang. Berdasarkan grafik bulanan versi CoinMarketCap, mulai muncul potensi death cross pada SMA7 bulanan dan SMA30 bulanan.

Secara teknikal, SMA 7 bulanan saat ini berada di kisaran US$78.261, sementara SMA30 bulanan berada di sekitar US$80.864. Posisi moving average cepat yang sudah berada di bawah moving average lambat menunjukkan momentum jangka menengah masih lebih lemah dibanding tren jangka panjang.
Meski demikian, pola death cross pada time frame bulanan tidak selalu berarti sinyal jual langsung. Dalam siklus historis Bitcoin, pola serupa justru beberapa kali muncul setelah fase koreksi besar selesai. Saat ini harga berada di sekitar US$79.769 dan sedang mencoba merebut kembali area SMA30 bulanan.
Jika Bitcoin mampu menutup bulan di atas area US$80.800 hingga US$81.000, tekanan death cross dapat berubah menjadi fake bearish signal. Namun jika gagal, support utama berikutnya berada di area US$76.000 hingga US$78.000, dengan support lebih dalam di zona US$68.000 hingga US$72.000.
Dari indikator MACD bulanan, tekanan bearish masih terlihat dominan karena garis MACD masih berada di bawah signal line. Namun histogram merah mulai mengecil, yang sering menjadi tanda awal pelemahan tekanan jual.
Leverage BTC Naik ke Level Tertinggi
Sementara itu, analis teknikal Ali Martinez mencatat selera risiko terhadap Bitcoin kini berada di level tertinggi dalam hampir satu tahun. Data Estimated Leverage Ratio di seluruh bursa futures utama menunjukkan angka sekitar 0,26, melampaui puncak Oktober 2025.

Kondisi ini menunjukkan semakin banyak trader menggunakan modal pinjaman untuk mengambil posisi besar di Bitcoin. Menurut Ali, leverage tinggi dapat mempercepat breakout bullish, tetapi juga meningkatkan risiko likuidasi berantai jika harga bergerak berlawanan.
Analis GainMuse juga melihat Bitcoin sedang berada dalam fase kompresi harga di bawah resistance utama US$90.000 hingga US$94.000. Pola wedge yang semakin menyempit menunjukkan bahwa pergerakan besar kemungkinan segera terjadi.

GainMuse menilai penutupan harga bersih di atas US$94.000 dapat membuka jalan menuju US$96.000. Sebaliknya, kehilangan area US$84.000 dapat membatalkan skenario bullish dan mengembalikan tekanan jual.
Area Support Jadi Penopang Jangka Pendek
Di tengah potensi breakout, analis Klondike melihat kemungkinan koreksi jangka pendek masih terbuka. Ia memetakan support terdekat Bitcoin di area US$78.600 hingga US$79.000.

Zona ini dinilai sebagai area beli selama belum ditembus secara valid. Selama support tersebut bertahan, struktur kenaikan BTC dinilai masih terjaga dan peluang menuju resistance besar tetap terbuka.
Kini perhatian pasar tertuju pada dua level utama, yakni US$88.000 sebagai validasi pembalikan tren versi on-chain, dan US$94.000 sebagai konfirmasi breakout teknikal. Jika dua level itu berhasil ditembus, pergerakan senyap Bitcoin yang mulai terbentuk bisa berubah menjadi pemicu besar untuk reli berikutnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


