Akumulasi Bitcoin Meledak, Holder Garis Keras Bergerak Dalam Senyap

Lonjakan besar dalam akumulasi Bitcoin oleh investor jangka panjang kini menjadi sorotan utama pasar, di mana analis on-chain Darkfost di CryptoQuant melaporkan bahwa permintaan dari kelompok yang dikenal sebagai accumulator addresses melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Data terbaru menunjukkan rata-rata akumulasi bulanan mencapai sekitar 372.000 BTC, menandai peningkatan drastis dibandingkan hanya sekitar 10.000 BTC per bulan pada September 2024.

Demand Bitcoin

Analis tersebut menjelaskan bahwa accumulator addresses merupakan kategori khusus pemegang jangka panjang yang memenuhi kriteria ketat, termasuk tidak pernah mencatat arus keluar, memiliki riwayat pembelian berulang dan tidak terkait dengan bursa maupun aktivitas mining.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Kelompok ini dinilai sebagai representasi investor dengan keyakinan tinggi terhadap prospek jangka panjang Bitcoin, alias holder garis keras.

Lonjakan akumulasi Bitcoin ini terjadi di tengah fase volatilitas harga yang membuat sebagian investor ritel bersikap hati-hati. Namun, kelompok accumulator justru meningkatkan eksposur mereka secara agresif. Darkfost menegaskan bahwa perilaku ini mencerminkan pendekatan strategis investor berpengalaman.

BACA JUGA:  Epstein Files, MIT, dan Bayang-Bayang di Balik Bitcoin

“Kerangka seleksi ini dirancang untuk meminimalkan distorsi data, itulah sebabnya gelombang akumulasi Bitcoin ini sangat menarik untuk diamati,” ungkap Darkfost.

Fenomena ini menunjukkan bahwa smart money tidak bereaksi terhadap pergerakan harga jangka pendek, melainkan memanfaatkan periode pelemahan sebagai peluang untuk memperkuat posisi mereka.

Ada Konfirmasi Fase Akumulasi Bitcoin

Selain lonjakan dari accumulator addresses, indikator on-chain lain juga menunjukkan sinyal serupa. Analis di CryptoQuant lainnya, Gaah, melaporkan bahwa indikator Market Value to Realized Value (MVRV) Bitcoin telah memasuki zona akumulasi untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

MVRV BTC

Pergerakan serupa terakhir terjadi pada Mei 2022, yang saat itu diikuti oleh penurunan harga signifikan sebelum akhirnya membentuk dasar siklus baru.

Gaah menjelaskan bahwa secara historis, periode terbaik untuk melakukan akumulasi Bitcoin terjadi ketika nilai MVRV berada di bawah 1,44 dan bahkan bisa turun hingga sekitar 0,90. Kondisi ini mencerminkan fase undervaluation relatif terhadap nilai realisasi pasar, yang sering kali menjadi titik masuk strategis bagi investor jangka panjang.

BACA JUGA:  VP Indodax Bicara Strategi Aman Beli Bitcoin Saat Tekanan Makro Meningkat

Data tersebut memperkuat narasi bahwa pelaku pasar institusional dan investor berpengalaman kini mulai memposisikan diri untuk siklus berikutnya, meskipun volatilitas jangka pendek masih terjadi.

Struktur Teknikal Bitcoin Mulai Tunjukkan Potensi Pemulihan

Di sisi teknikal, sejumlah analis juga mengidentifikasi sinyal yang mendukung fase akumulasi Bitcoin saat ini.

Analis kripto Ali Martinez menyatakan bahwa Bitcoin tampaknya sedang membentuk pola Adam & Eve, sebuah pola pembalikan bullish yang sering muncul sebelum kenaikan harga signifikan.

Adam Eve BTC

Menurutnya, jika harga BTC mampu menembus level US$71.500, maka potensi kenaikan menuju US$79.000 akan terbuka.

Sementara itu, Trader Tardigrade mencatat bahwa target pola bear flag di time frame mingguan telah sepenuhnya tercapai di sekitar US$62.000. Setelah mencapai target tersebut, Bitcoin mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan tren menuju fase kenaikan baru.

BACA JUGA:  Modal Kabur dari Bitcoin, Investor Lari ke Emas dan Saham AS

bear flag Bitcoin

Perkembangan ini menunjukkan bahwa fase koreksi yang terjadi sebelumnya kemungkinan telah menyelesaikan struktur teknikal utamanya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia