Langkah besar datang dari Tiongkok. Ant Group, perusahaan di balik jaringan Alipay dengan 1,4 miliar pengguna, resmi meluncurkan Jovay—blockchain Layer-2 (L2) berbasis Ethereum yang dirancang untuk membawa aset dunia nyata (RWA) ke on-chain. Langkah ini menandai pergeseran besar arah inovasi keuangan menuju infrastruktur blockchain.
Alibaba Buka Akses Keuangan Baru Lewat Layer-2 Jovay
Pada Selasa (14/10/2025), Ant Digital Technologies, divisi blockchain dari Ant Group—anak usaha Alibaba—secara resmi memperkenalkan Jovay, Layer-2 Ethereum yang disebut sebagai “compliance-first, AI-assisted scaling network.”
Tujuan utama dari peluncuran L2 ini cukup ambisius: menjembatani dunia keuangan tradisional dengan ekosistem DeFi (decentralized finance) melalui integrasi data dan nilai aset dunia nyata (real-world assets) ke dalam blockchain Ethereum.
Jovay menggunakan dua mekanisme pembuktian, zero-knowledge dan optimistic hybrid, yang dirancang untuk menghadirkan efisiensi dan keamanan tingkat tinggi. Menariknya, proyek L2 ini diluncurkan tanpa native token, menegaskan fokus pada adopsi institusional dan korporasi.
Dengan basis pengguna Alipay yang mencapai 1,4 miliar orang serta volume transaksi triliunan dolar setiap tahun, potensi migrasi sebagian kecil aktivitas tersebut ke Ethereum melalui Jovay bisa menjadi transformasi besar bagi infrastruktur keuangan global.
Dalam uji coba testnet, Jovay mencatat kecepatan antara 15.700 hingga 22.000 transaksi per detik (TPS), dan bahkan menargetkan kapasitas lebih dari lima kali lipat lewat ekspansi node.
“Prioritas kami selanjutnya adalah meningkatkan skalabilitas jaringan hingga mencapai target 100.000 transaksi per detik (TPS) melalui pengelompokan node dan ekspansi horizontal,” sebagaimana tercantum dalam dokumen teknisnya.
Sebagai perbandingan, jaringan Base milik Coinbase saat ini hanya mampu memproses sekitar 93–200 TPS, Arbitrum sekitar 10–60 TPS, dan Ethereum berkisar 10–45 TPS. Angka ini memperlihatkan betapa efisien performa Layer-2 Jovay milik Alibaba dalam menghadirkan solusi blockchain.

Revolusi Aset Dunia Nyata di Ethereum
Tren tokenisasi aset dunia nyata tengah berkembang pesat. Menurut data RWA.xyz, nilai aset dunia nyata di Ethereum seperti treasury, invoice, dan dana tokenisasi kini mencapai lebih dari US$12 miliar, naik 300 persen sejak awal 2024. Namun, sebagian besar aset tersebut masih berputar di ekosistem kecil dengan regulasi yang belum jelas.
Jovay menghadirkan sistem lima tahap terstruktur—pendaftaran aset, strukturisasi, tokenisasi, penerbitan, dan perdagangan. Setiap tahap memiliki titik verifikasi dan koneksi data off-chain untuk memastikan transparansi serta memungkinkan regulator memantau aktivitas secara langsung.
Integrasi antara AntChain dan Ethereum juga memungkinkan setiap lembaga keuangan untuk dapat menyelesaikan transaksi secara instan dan aman tanpa membuka data internal atau melanggar yurisdiksi.
Abbas Khan, Founders Success Manager di Ethereum Foundation, lewat sebuah tweet yang diunggah pada Rabu (15/10/2025) menilai bahwa peluncuran Layer-2 Jovay oleh Alibaba menjadi sinyal kuat bahwa adopsi blockchain semakin meluas dan matang.
“Ini bukan eksperimen startup biasa. Ini menunjukkan fase baru keuangan global sedang dibangun di atas Ethereum. Di Tiongkok, Alipay bukan sekadar aplikasi, tapi infrastruktur kehidupan sehari-hari—dan kini Ant Group membawa infrastruktur itu ke blockchain,” jelasnya.
Blockchain dan Evolusi Infrastruktur Keuangan
Keputusan Ant Group membangun L2 Jovay di Ethereum menandai perubahan pandangan perusahaan terhadap teknologi blockchain. Sebelumnya, banyak korporasi memilih jaringan tertutup seperti Hyperledger karena kekhawatiran terhadap volatilitas dan keterbukaan data.
Namun, kini kepercayaan terhadap Ethereum meningkat pesat berkat stabilitas dan keamanan yang telah terbukti di tingkat institusional maupun pemerintahan, menjadikannya fondasi yang semakin dipercaya untuk infrastruktur keuangan global.
Panduan Lengkap Layer-2 Crypto, Termasuk Fungsi dan Daftar Tokennya!
Dengan meluncurkan Layer-2 Jovay di atas Ethereum, Ant Group membuka peluang interoperabilitas lintas ekosistem. Aset yang diterbitkan di Jovay dapat langsung terhubung dengan jaringan DeFi bernilai lebih dari US$100 miliar, memperluas jangkauan keuangan digital.
Langkah ini juga menjadi strategi untuk mencegah isolasi teknologi, memastikan Alibaba melalui Ant Group tetap terhubung dengan inovasi global dan tidak tertinggal dalam perkembangan ekonomi berbasis blockchain yang kian terbuka. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



