Pasar kripto tengah berada di bawah tekanan kuat dalam sepekan terakhir. Bitcoin bergerak sideways sebelum jatuh menembus level US$85.000 pada Jumat ini. Tekanan ini langsung menjalar ke pasar altcoin, termasuk ASTER yang mencatat pelemahan tajam dan ikut menyeret kinerja portofolio pendiri Binance, Changpeng Zhao.
Makin Loyo, Harga ASTER Turun 48 Persen
Harga altcoin ASTER terus melemah dalam sebulan terakhir. Per Jumat (19/12/2025), harga ASTER turun dari puncak November di US$1,39 ke sekitar US$0,69, atau terkoreksi sekitar 48 persen dalam 30 hari.
Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan pasar kripto yang belum mereda. Kondisi tersebut membuat altcoin berisiko tinggi seperti ASTER semakin rentan terhadap aksi jual.

Dari sisi fundamental, Phase 4 airdrop ASTER akan berakhir pada 21 Desember. Pada fase ini, peserta perlu menyelesaikan klaim untuk memperoleh alokasi sebesar 1,5 persen dari total suplai token.
Selanjutnya, Phase 5 bertajuk “Crystal” dijadwalkan mulai 22 Desember dengan distribusi tambahan sebesar 1,2 persen suplai. Meski disertai mekanisme burn bagi klaim awal, distribusi beruntun berpotensi menambah tekanan jual jangka pendek.
Secara teknikal, tekanan bearish mulai melunak, tercermin dari histogram MACD di level -0,0256. Namun, belum adanya crossover bullish menandakan tren pelemahan masih berisiko berlanjut dalam waktu dekat.
Changpeng Zhao Ikut Rungkad, Loss 20 Persen
Penurunan harga ASTER tidak hanya berdampak pada pasar, tetapi juga menyeret portofolio sejumlah investor besar. Salah satunya adalah Changpeng Zhao, pendiri Binance, yang tercatat memiliki eksposur langsung ke token tersebut.
Dikutip dari laporan sebelumnya, pada awal November lalu CZ membeli 2 juta token ASTER di kisaran harga US$0,90–US$0,91 per token. Dengan asumsi harga rata-rata US$0,905, total nilai investasinya berada di kisaran US$1,81 juta.
Seiring melemahnya harga ASTER ke rentang US$0,69–US$0,70 saat ini, nilai kepemilikan tersebut kini menyusut menjadi sekitar US$1,38–US$1,40 juta. Artinya, terjadi penurunan nilai sekitar US$410–US$430 ribu.
Secara persentase, portofolio ASTER milik CZ telah terkoreksi sekitar 22–24 persen dari harga beli awal. Koreksi ini mencerminkan tekanan pasar yang masih kuat, khususnya pada altcoin yang tengah menghadapi fase distribusi dan pelepasan suplai tambahan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan pasar kripto bersifat menyeluruh. Bahkan investor berpengalaman sekaliber pendiri Binance pun tidak kebal terhadap volatilitas, menegaskan pentingnya manajemen risiko.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



