Altcoin FLOW mengalami tekanan pasar yang luar biasa setelah jaringan Flow dikonfirmasi menghadapi insiden keamanan serius yang terjadi pada hari Sabtu (27/12/2025).
Harga altcoin FLOW anjlok tajam dari sekitar US$0,17 ke level terendah US$0,079 dalam kurun 24 jam, sebelum bertahan di kisaran US$0,10.
Penurunan sekitar 42 persen tersebut dipicu oleh temuan bahwa seorang penyerang mengeksploitasi kerentanan pada layer eksekusi jaringan dan berhasil memindahkan aset sekitar US$3,9 juta ke luar jaringan sebelum validator mengeksekusi penghentian jaringan secara terkoordinasi.
Flow Foundation memastikan bahwa insiden ini tidak mengakses atau menguras saldo pengguna. Seluruh dana pengguna dilaporkan tetap aman di dalam jaringan.
Eksploitasi Jaringan dan Pergerakan Dana Penyerang
Menurut laporan resmi Flow Foundation, serangan terjadi ketika pelaku memanfaatkan sebuah kelemahan teknis pada execution layer jaringan Flow.
Melalui celah tersebut, penyerang berhasil mengeksekusi transaksi tidak sah dan membawa kabur aset senilai sekitar US$3,9 juta. Dana tersebut sebagian besar dialirkan melalui sejumlah jembatan aset digital seperti Celer, Debridge, Relay dan Stargate.
Tim keamanan Flow telah berhasil memetakan jalur keluarnya dana tersebut. Dompet milik penyerang telah diidentifikasi dan ditandai untuk pemantauan lintas jaringan.
Saat ini, pelaku dilaporkan melakukan upaya pencucian dana melalui platform seperti Thorchain dan Chainflip, sementara aktivitas tersebut terus dilacak secara real-time oleh tim forensik.
Permintaan pembekuan aset juga telah diajukan ke Circle, Tether, dan sejumlah bursa besar untuk mencegah dana hasil eksploitasi berpindah lebih jauh.
Penghentian jaringan yang dilakukan validator disebut berhasil memutus seluruh jalur keluar tambahan, memastikan tidak ada aktivitas tidak sah yang berlanjut.
Tim forensik blockchain kini melakukan analisis lanjutan untuk menilai kerusakan teknis serta memvalidasi seluruh titik potensi kerentanan yang menjadi bagian dari insiden ini.
Sentimen Negatif Perdalam Tekanan pada Altcoin FLOW
Insiden ini memicu kepanikan pasar dan menjadi faktor utama jatuhnya harga altcoin FLOW dalam waktu singkat. Volume perdagangan meningkat drastis karena aksi jual yang terjadi serentak.
Meskipun penurunan harga altcoin FLOW dipengaruhi oleh faktor teknis, bukan fundamental jaringan secara keseluruhan, aksi jual tersebut mengindikasikan sensitivitas pasar terhadap isu keamanan, terutama ketika eksploitasi melibatkan hilangnya aset dalam jumlah besar.
Di Korea Selatan, dua bursa utama, Upbit dan Bithumb, secara resmi telah menangguhkan layanan deposit dan penarikan altcoin FLOW sebagai langkah antisipatif.
Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas operasional dan melindungi aset pengguna hingga penyelidikan selesai. Bursa global lain juga dikabarkan memantau situasi dengan ketat sembari menunggu pembaruan resmi dari Flow Foundation.
Sejumlah analis mencatat bahwa langkah cepat validator dalam menghentikan jaringan dan tindakan lanjutan seperti pemetaan jalur dana, pelacakan dompet, serta permintaan pembekuan aset menunjukkan respons teknis yang terkoordinasi.
Meskipun demikian, pasar tetap menilai insiden ini sebagai peringatan untuk mengevaluasi kembali keamanan protokol, khususnya pada ekosistem altcoin FLOW yang kini berada dalam sorotan publik.
Flow Foundation berjanji akan merilis laporan teknis lengkap setelah proses forensik selesai. Tim pengembang juga mengonfirmasi bahwa proses pemulihan dan remediasi sedang dilakukan untuk memastikan jaringan dapat kembali beroperasi normal.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



