Altcoin Mulai Ngebut, Memecoin BOME Masuk Fase Reli Awal

Pasar altcoin tengah menunjukkan tanda-tanda penguatan signifikan sejak memasuki awal tahun ini, dengan sejumlah aset kripto yang mencatatkan lonjakan serentak setelah berbulan-bulan bergerak dalam fase konsolidasi.

Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah memecoin Book of Meme (BOME), yang dinilai telah memasuki fase awal reli besar seiring membaiknya sentimen pasar secara menyeluruh.

Analisis tersebut disampaikan oleh analis kripto Master Ananda, yang menilai pergerakan ini sebagai kelanjutan dari akumulasi panjang sejak kejatuhan pasar pada Oktober 2025.

Pada saat artikel ini disusun, memecoin BOME saat ini diperdagangkan di level US$0,0008083 dengan kenaikan sebesar 24,3 persen dalam 24 jam terakhir. Aktivitas perdagangan juga menunjukkan peningkatan, tercermin dari volume perdagangan harian sebesar US$11,09 juta.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Kapitalisasi pasar BOME tercatat mencapai US$55,18 juta, sementara open interest berada di kisaran US$18,04 juta. Dari sisi partisipasi investor, jumlah pemegang (holders) BOME telah mencapai 88.572 alamat, mencerminkan basis komunitas yang relatif luas untuk kategori memecoin.

Master Ananda menilai lonjakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari pergerakan pasar altcoin yang lebih luas. Setelah periode panjang di mana kenaikan harga terjadi secara sporadis antar proyek, pasar kini bergerak lebih serempak.

BACA JUGA:  Token MANTRA Siap Rebranding, Harga OM Melejit 20 Persen

Kondisi tersebut ia gambarkan sebagai fase marketwide advance, yakni reli menyeluruh yang berpotensi mendorong banyak altcoin naik 100 hingga 200 persen dalam waktu singkat.

“Segalanya mulai bergerak lebih cepat sekarang, dan ini adalah puncak dari konsolidasi berbulan-bulan yang akhirnya berubah menjadi reli pasar secara luas,” ujar Master Ananda.

Pasar Altcoin Berbalik Arah Pasca Kejatuhan Oktober

Dalam analisisnya, Master Ananda menyoroti peristiwa kejatuhan pasar pada Oktober 2025 sebagai titik penting yang membentuk struktur harga saat ini. Pada periode tersebut, banyak pasangan perdagangan altcoin mengalami penurunan tajam dan diperdagangkan jauh di bawah level keseimbangannya.

Kondisi itu membuat sebagian besar aset berada dalam posisi yang disebut “di bawah air,” yakni harga berada di bawah area historis yang sebelumnya menjadi acuan pasar.

Meme BOME

Memasuki akhir Desember 2025, struktur tersebut mulai berubah. Sejumlah altcoin, termasuk memecoin BOME, mencatatkan higher low dibandingkan titik terendah Oktober. Pola ini secara teknikal sering dipandang sebagai sinyal awal pembalikan tren.

BACA JUGA:  Epstein Files Picu Spekulasi, Satoshi Nakamoto Diduga Bukan Satu Orang

Menurut Master Ananda, fase pemulihan ini berpotensi membawa harga kembali ke kisaran sebelum kejatuhan Oktober, yang secara umum berarti potensi kenaikan 100 hingga 300 persen dari level terendah.

Ia menilai bahwa jika fase “kembali ke baseline” tersebut dapat dicapai dalam waktu singkat, maka peluang untuk mencetak harga yang lebih tinggi dalam beberapa bulan berikutnya terbuka lebar. Dengan kata lain, reli awal bukanlah akhir, melainkan fondasi bagi pergerakan lanjutan yang lebih besar.

Sinyal Teknikal Memecoin BOME Menguat di Timeframe Harian

Dari sisi teknikal, perhatian tertuju pada pergerakan memecoin BOME terhadap indikator Exponential Moving Average (EMA) 55 pada timeframe harian. Saat ini, harga BOME sedang berupaya bergerak di atas level tersebut.

Menurut Master Ananda, konfirmasi baru dianggap valid apabila candle harian ditutup di atas EMA55, karena area ini sering menjadi batas antara fase konsolidasi dan fase pertumbuhan.

BACA JUGA:  Harga XRP Masuk Fase Stabil, Peluang Rebound Terbuka dari Zona Ini

Ia menjelaskan bahwa pergerakan harga di atas EMA55 biasanya diikuti oleh akselerasi kenaikan, terutama ketika didukung oleh sentimen pasar yang positif secara luas. Dalam konteks saat ini, penguatan altcoin secara kolektif dinilai menjadi faktor pendukung utama bagi BOME untuk melanjutkan reli.

Struktur harga BOME yang membentuk higher low pada akhir Desember 2025 juga memperkuat pandangan tersebut. Master Ananda menyebut bahwa breakout yang sedang berlangsung merupakan awal dari pergerakan besar yang telah dipantau selama beberapa bulan terakhir.

Karena reli ini muncul setelah fase kejatuhan tajam dan konsolidasi panjang, kekuatannya dinilai berpotensi lebih besar dibandingkan reli jangka pendek biasa.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia