Pembicaraan soal dimulainya altseason sudah bergema sejak awal 2025, namun hingga kini sinyal kuat belum terlihat. Altcoin season terakhir sendiri didominasi oleh meme coin, sehingga tidak sekuat musim altcoin sebelumnya. Meski demikian, ada potensi bahwa altseason dapat dimulai jika harga Bitcoin mencapai level ini.
BTC Sentuh US$100.000, Altseason Berpotensi Dimulai
Berdasarkan analisis Ash Crypto yang diunggah Sabtu (15/11/2025), altcoin menunjukkan kekuatan dibandingkan Bitcoin. Sejak 1 November, grafik ALT/BTC menguat +18 persen, meski BTC mengalami tekanan jual. Kondisi ini menandakan rotasi ke altcoin saat sentimen Bitcoin negatif.
Sementara itu, BTC/USD terlihat turun sekitar lebih dari persen sejak awal November lalu, menembus support level penting di US$97.000–US$98.000, menunjukkan tekanan jual besar namun berpotensi menjadi titik akumulasi sebelum rebound.
Menurut Ash, Pergerakan ALT/BTC yang menguat saat Bitcoin melemah adalah pola klasik sebelum altseason. Trader mulai mencari altcoin undervalued dibandingkan BTC, terutama setelah breakout di resistance level 0,118–0,120 BTC.
“Kebanyakan orang melewatkan sinyal seperti ini saat sentimen sedang paling buruk. Namun, inilah tanda awal yang biasanya muncul tepat sebelum rally altseason yang sesungguhnya,” jelasnya.

Dari sisi support-resistance BTC, support jangka pendek saat ini berada di US$94.000 hingga US$96.000, sedangkan resistance kunci berada di US$100.000. Jika Bitcoin berhasil merebut kembali level ini, arus modal ke altcoin kemungkinan besar akan meningkat.
Data historis menunjukkan bahwa altcoin season biasanya berlangsung 50–80 hari. Saat ini, pola awal ALT/BTC terlihat konsisten dengan fase awal altseason sebelumnya, di mana aset kripto alternatif cenderung mengungguli BTC saat mengalami koreksi.
Indikator Perkuat Sinyal Rotasi ke Altcoin
Tak hanya analisis teknikal dan pola historis, indikator teknikal juga semakin memperkuat rotasi dari Bitcoin ke altcoin, mendukung narasi dimulainya altseason. Pergerakan ini menunjukkan bahwa trader mulai mencari peluang di aset kripto alternatif.
Data dari platform TradingView menunjukkan dominasi Bitcoin turun dalam seminggu terakhir, melewati level penting 60 persen dan berada di 59,3 persen. Penurunan ini menandakan pergeseran modal dari BTC ke altcoin, sejalan dengan pola awal altseason sebelumnya.

Selain itu, Altcoin Season Index di CoinMarketCap juga menunjukkan kenaikan, dari 28 pada awal pekan lalu menjadi 32 saat ini. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa altcoin mulai mendapat perhatian lebih, menandakan potensi momentum yang lebih kuat.

Secara keseluruhan, meski Bitcoin masih mengalami tekanan, altcoin mulai menunjukkan kekuatannya. Jika BTC kembali menembus dan bertahan di US$100.000, rotasi pasar diperkirakan akan meningkat, memicu dimulainya altcoin season.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



