AMINA Jadi Bank Pertama yang Tawarkan Staking Polygon untuk Institusi

Bank asal Swiss, AMINA Bank AG, mencatat sejarah baru dalam industri keuangan global dengan menjadi bank teregulasi pertama di dunia yang menawarkan layanan staking Polygon (POL) untuk klien institusi.

Pengumuman ini menandai langkah konkret dalam menjembatani dunia keuangan tradisional (TradFi) dan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).

AMINA Bank yang berada di bawah pengawasan Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA) menegaskan bahwa layanan staking ini hanya ditujukan bagi klien institusi seperti manajer aset, perusahaan investasi dan kantor keluarga yang telah memenuhi standar Know Your Customer (KYC) serta Anti-Money Laundering (AML).

Dengan langkah ini, AMINA menjadi pelopor dalam membawa aktivitas staking kripto ke dalam kerangka perbankan teregulasi.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Perluasan layanan POL kami menyediakan akses teregulasi ke blockchain bagi klien institusi, memungkinkan klien kami mendapatkan imbalan atas stabilitas dan keamanan jaringan blockchain yang digunakan oleh beberapa lembaga keuangan dan merek terbesar di dunia. Melalui kemitraan kami dengan Polygon Foundation, kami bangga menawarkan struktur imbalan paling kompetitif di pasar untuk staking POL institusi,” ujar Chief Product Officer AMINA Bank, Myles Harrison, dalam siaran pers.

BACA JUGA:  RAI Token yang Dipromosikan Jhon LBF Delisting dari Indodax

Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata untuk memberikan kepercayaan dan transparansi bagi lembaga keuangan yang selama ini masih berhati-hati terhadap dunia kripto.

Dengan statusnya sebagai bank resmi di Swiss, AMINA menghadirkan model staking yang diawasi penuh oleh regulator dan sesuai dengan kerangka hukum perbankan.

Kemitraan Strategis dengan Polygon Foundation

Dalam kolaborasinya dengan Polygon Foundation, AMINA menawarkan potensi imbal hasil hingga 15 persen per tahun, yang terdiri dari imbalan validator dasar sekitar 4–5 persen dan insentif tambahan dari Polygon Foundation bagi peserta yang melakukan staking dalam periode tertentu.

Semua proses staking dilakukan dengan pengawasan penuh dan sistem manajemen risiko yang ketat, mencakup potensi slashing, volatilitas harga aset digital, serta periode penguncian (lock-up period).

Polygon Foundation memandang kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam membuka pintu bagi lembaga keuangan global untuk terlibat secara aktif dalam jaringan blockchain yang memiliki reputasi kuat di dunia Web3.

BACA JUGA:  Token Unlock Bernilai US$464 Juta Menghantui Pasar Crypto Pekan Ini

“Lembaga tidak lagi hanya membeli token, mereka ingin berpartisipasi dalam jaringan yang penting. POL dirancang untuk meningkatkan skala lapisan nilai internet dan inisiatif ini memberikan modal riil titik masuk yang teregulasi dan setara bank untuk mengamankannya,” ujar CEO Polygon Labs, Marc Boiron.

Peluncuran ini tidak hanya memperkuat posisi AMINA sebagai pionir di bidang aset digital teregulasi, tetapi juga memperluas peran Polygon dalam menarik partisipasi institusional yang sebelumnya terkendala oleh ketidakpastian regulasi.

Dengan menawarkan layanan yang mematuhi standar hukum Swiss, AMINA memberikan jalan bagi lembaga untuk mendapatkan keuntungan dari staking tanpa harus menghadapi risiko operasional dari penyedia kripto non-bank.

Menandai Babak Baru Hubungan TradFi dan DeFi

Langkah AMINA Bank mencerminkan tren baru di sektor keuangan global, di mana lembaga tradisional mulai mengadopsi infrastruktur blockchain dalam kerangka yang teregulasi. Inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat legitimasi aset digital sebagai bagian dari portofolio institusional.

BACA JUGA:  Bear Market Ethereum Belum Usai, Analis Ungkap Sinyal Bahaya

Peluncuran layanan staking Polygon (POL) juga menandai evolusi hubungan antara TradFi dan DeFi, dua dunia yang sebelumnya terpisah oleh hambatan hukum dan kepercayaan.

Kini, dengan adanya model staking berbasis regulasi, bank seperti AMINA memosisikan diri sebagai penghubung antara stabilitas lembaga keuangan konvensional dan potensi pertumbuhan ekonomi digital yang terdesentralisasi.

Dengan reputasinya sebagai bank digital berlisensi penuh di Swiss, AMINA Bank mempertegas ambisinya untuk menjadi pemain utama dalam adopsi blockchain oleh sektor keuangan global.

Kolaborasi ini diharapkan mendorong lebih banyak institusi lain mengikuti jejak serupa, membawa ekosistem kripto ke tahap yang lebih matang dan terintegrasi dengan sistem keuangan dunia. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia