Yudo Sadewa, putra kedua Menteri Keuangan RI, kembali mencuri perhatian. Kali ini, sorotan tertuju pada sinyal kripto yang dibagikannya, yang menyoroti altcoin JOE. Reaksi pasar pun cukup mengejutkan, membuat banyak investor penasaran dengan pergerakan selanjutnya.
Anak Purbaya Kirim Sinyal untuk Altcoin JOE
Berdasarkan sinyal kripto gratis yang dibagikan pada Minggu (04/01/2026) di kanal Telegram pribadinya, Yudo Sadewa terlihat membagikan altcoin bernama JOE dan mendorong pengikutnya untuk membeli.
“Koinnya JOE. Beli di Binance. Tersedia juga di Bybit dan MEXC, tapi fokus utama tetap Binance. Kalau bisa, gunakan futures daripada spot. Masuk cepat. Volume akan dinaikkan untuk menarik flow dari luar. Pergerakan tidak lama,” ungkap Yudo.
Pasca pengumuman tersebut, banyak pengikutnya terlihat membeli altcoin JOE pada rentang harga US$0,07129 hingga US$0,07137. Beberapa menit kemudian, harganya naik perlahan, namun kenaikan ini tidak bertahan lama.
Setelah sempat mencetak puncak lokal di angka US$0,0799, altcoin JOE langsung turun lebih dari 6 persen ke angka US$0,0674. Reaksi ini membuat sebagian pengikut merasa dirugikan.

Namun tampaknya ini memang bagian dari strategi yang dijalankan Yudo. Beberapa menit kemudian, ia kembali memberikan sinyal untuk membeli JOE karena ronde kedua tampaknya akan dimulai.
“Second round mulai. Tambah posisi di altcoin JOE sekarang,” tulis Yudo Sadewa di kanal Telegram pribadinya, Shitcoin Degen (P&D).
Setelah postingan kedua, harga JOE kembali naik ke US$0,0744 sebelum turun ke US$0,0693. Pergerakan ini secara tidak langsung memperlihatkan konsep “Pump & Dump,” karena kenaikan terjadi dalam waktu singkat tanpa katalis yang jelas.
Spekulasi ini diperkuat setelah Yudo menegaskan bahwa aktivitas tersebut merupakan bagian dari dinamika pasar. Ia juga menyampaikan bahwa masih mempertahankan posisinya di JOE dan akan membagikan sinyal kripto lainnya.
“Ini permainan. Tetap saling menghormati. Gue masih hold JOE untuk beberapa hari ke depan. Gue akan cari gem berikutnya. Begitu ketemu, gue akan update di sini,” pungkasnya.
Skema Pump & Dump Atau Kebetulan Semata?
Sinyal crypto yang dibagikan oleh Anak Purbaya memang memicu kenaikan JOE. Namun, pertanyaan yang muncul adalah apakah kenaikannya organik atau memang pola pergerakan yang sengaja terjadi untuk menciptakan fluktuasi cepat di pasar.
Lonjakan cepat yang kemudian diikuti penurunan tajam membuat beberapa pihak menyoroti kemungkinan pola “Pump & Dump,” meski hingga saat ini belum ada bukti kuat yang mengonfirmasi hal tersebut.
Seorang pengikut Yudo Sadewa di kanal Telegram Shitcoin Degen (P&D) mengaku mengalami kerugian yang cukup besar setelah mengikuti sinyal beli altcoin JOE sebelumnya.
“Detik ini juga gua gak akan ngikutin lu lagi, Yudo. Rp7 juta hilang sekejap. Lu nyuruh untuk naikin muatan, oke gua naikin tapi eh malah makin turun? Bro Yudo, lu beneran oke gak sih?” tulisnya.
Apa Itu Pump and Dump dalam Trading Kripto? Ini Penjelasannya!
Pengikut lain menambahkan bahwa sinyal yang dibagikan anak Purbaya memang terlihat seperti “flash pump,” yaitu kenaikan harga singkat yang diikuti dengan penurunan cepat atau “flash dump,” memperkuat spekulasi mengenai pola Pump & Dump.
Fenomena ini menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi investor, terutama pemula di pasar altcoin. Meski sinyal dari figur publik seperti Yudo Sadewa bisa menjadi peluang, strategi dan manajemen risiko tetap diperlukan agar tidak terjebak fluktuasi yang cepat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



