Analisa Harga Bitcoin Terbaru: Mungkinkah BTC Pulih ke US$120.000?

Tren pergerakan harga Bitcoin terbaru menunjukkan sentimen positif. Mulai stabilnya kondisi politik di Amerika Serikat setelah pemerintah mulai menemukan titik temu untuk mengakhiri government shutdown memberi dorongan baru bagi pasar kripto.

Bitcoin yang sebelumnya tertahan di bawah US$102.000 kini mulai merangkak naik. Aset digital ini bahkan sempat menembus resistance psikologis di angka US$105.000 sebelum kembali terkoreksi ke kisaran US$103.000.

Pertanyaannya kini, apakah momentum ini menandakan fase akumulasi sebelum bull run menuju US$120.000, atau justru sinyal awal tekanan baru yang bisa mendorong harga BTC kembali di bawah US$100.000?

Bitcoin Mulai Bangkit, Mengincar Zona US$116.000

Berdasarkan analisis harga Bitcoin terbaru yang diungkapkan oleh Titan of Crypto di X pada Senin (10/11/2025), BTC baru memantul dari garis bawah broadening wedge di US$98.000, menandakan potensi reversal dari tren turun. Area ini menjadi support kuat karena sebelumnya juga berperan sebagai titik rebound.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Di sisi atas, terdapat Fair Value Gap (FVG) di kisaran US$108.000–US$110.000 yang menjadi target jangka pendek jika momentum naik berlanjut. Menurutnya, apabila BTC menembus dan menutup gap ini, harga berpotensi melampaui resistance krusial di sekitar US$115.000.

BACA JUGA:  RSI Bitcoin Capai Level Terendah Sejak 2022, BTC Masuki Fase Kritis?

“BTC baru saja memantul dari garis bawah pola broadening wedge. Jika berhasil harga Bitcoin menembus area FVG di atasnya, level US$116.000 bisa bertindak seperti magnet,” jelasnya.

Prediksi Pergerakan Harga Bitcoin Terbaru - Titan of Crypto
Prediksi Pergerakan Harga Bitcoin Terbaru – Titan of Crypto

Analisis ini juga diperkuat oleh indikator RSI yang menunjukkan breakout bullish, menandakan pergeseran momentum positif setelah tekanan jual mereda. Sinyal ini memperkuat peluang reli lanjutan seiring respons harga yang bertahan di atas support level penting.

Indikator STH MVRV Isyaratkan Bull Run 

Senada dengan Titan of Crypto, Analis lainnya, Axel Adler Jr juga melihat potensi kenaikan. Mengacu pada analisis harga Bitcoin terbaru yang diunggah pada Selasa (11/11/2025), Indikator Short-Term Holder MVRV (STH MVRV) mulai menunjukkan tanda pemulihan.

Terlihat bahwa indikator mencapai titik rendah 0,9124 pada 7 November 2025 dan mendekati batas bawah rentang historis yang sering menjadi fase akumulasi sebelum reli besar. Kini metrik tersebut naik ke sekitar 0,95, mengindikasikan awal stabilisasi pasar.

BACA JUGA:  Volatilitas Tinggi Masih Hantui Bitcoin, Ini Pemicunya

Setiap kali MVRV menyentuh area bawah di kisaran 0,9, Bitcoin biasanya membentuk local bottom dan memulai kenaikan. Pola ini terlihat konsisten sejak 2024, menandakan tekanan jual mulai mereda dan investor jangka pendek mulai kembali menahan posisi.

BTC STH MVRV - Axel Adler Jr
BTC STH MVRV – Axel Adler Jr

Jika MVRV bertahan di atas 0,92, potensi rebound ke batas atas rentang statistik terbuka, sejalan dengan proyeksi kenaikan harga hingga ke angka US$120.000. Secara historis, fase ini sering menjadi awal rally BTC.

“Jika metrik tersebut bertahan di atas 0,92, kemungkinan akan memulai pemulihan menuju batas atas rentangnya, yang dapat berkorelasi dengan level harga sekitar US$115.000 hingga US$120.000,” tulis Adler.

Tidak hanya itu, data yang dibagikan oleh Ali Martinez menunjukkan bahwa Long-Term Holders (LTH) kini berada di puncak penjualan (peak spending), dengan 371.584 BTC telah dilepas sejak Juli 2025. Artinya, investor lama yang pasif kini mulai merealisasikan keuntungan.

Indikator Aktivitas LTH Bitcoin - Ali Martinez
Indikator Aktivitas LTH Bitcoin – Ali Martinez

Dari perspektif jangka menengah, peningkatan spending oleh LTH mencerminkan rotasi yang sehat, saat koin berpindah dari investor lama ke pembeli baru. Setelah fase distribusi berakhir dan tekanan jual mereda, pasar biasanya memasuki konsolidasi sebelum memulai bull run.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Mulai Borong, Titik Bottom Sudah Dekat?

Bitcoin Memasuki Fase Penentuan

Secara keseluruhan, kombinasi analisis teknikal, indikator on-chain, dan makro menunjukkan bahwa Bitcoin kini berada di fase penentuan. Selama BTC bertahan di atas US$100.000 dan mempertahankan momentum positif pada MVRV, peluang menuju US$115.000-US$120.000 terbuka lebar.

Namun, bila tekanan jual dari LTH berlanjut dan harga Bitcoin gagal menembus FVG di atas US$110.000, risiko koreksi ke US$95.000 hingga US$98.000 masih membayangi. Pasar kini berada di titik penentu antara fase bullish Bitcoin atau konsolidasi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia