Analisis Altcoin BNB, LINK, AVAX, BCH dan UNI Terbaru

Sejumlah analis pasar kripto merilis analisis altcoin terbaru terhadap BNB, LINK, AVAX, BCH dan UNI yang saat ini berada di level teknikal krusial.

Kelima aset kripto tersebut dinilai sedang menguji zona support dan resistance penting yang berpotensi menentukan arah pergerakan selanjutnya.

BNB: Uji Blok Demand Mingguan Penentu Arah Makro

Analis CryptoEpt menyampaikan bahwa BNB mencatat penolakan tajam dari zona supply US$900–US$1.000 setelah reli agresif yang sempat menyentuh area mendekati US$1.300. Saat ini harga berada di sekitar US$590 dan bergerak menuju blok demand mingguan US$480–US$520.

Candle penolakan menunjukkan tekanan jual kuat dan distribusi di area atas,” ungkap CryptoEpt.

IKLAN
Chat via WhatsApp

analisis BNB

Ia menjelaskan bahwa selama US$480 tidak ditembus secara tegas, pergerakan ini masih tergolong koreksi dalam siklus bullish BNB yang lebih besar.

“Jika demand bertahan, potensi relief bounce ke US$750–US$800 terbuka sebelum kelanjutan menuju US$900+,” tambahnya.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: Skenario Terbaru SOL, BNB, ETH, ZEC dan TRX

Namun, penembusan bersih di bawah US$480 disebut dapat mengubah momentum menjadi bearish.

LINK: Tekanan Turun Berlanjut di Bawah US$9

Dalam analisis untuk altcoin LINK, CryptoEpt mencatat harga diperdagangkan di sekitar US$8,27 pada grafik 4 jam setelah membentuk rangkaian lower high. Penolakan dari zona US$9,00 memperkuat level tersebut sebagai resistance jangka pendek.

“Harga mengalami kompresi di atas US$8,00 yang sudah beberapa kali diuji. Breakdown bersih di bawah level ini membuka ruang ke likuiditas US$7,20,” jelasnya.

Analisis LINK

Ia menegaskan bahwa perubahan momentum baru akan terlihat jika LINK mampu reclaim dan bertahan di atas US$9,00 untuk mengincar zona US$9,80–US$10,00.

AVAX: Reaksi dari Support Historis Descending Channel 

Selain itu, analis GainMuse dalam analisis altcoin AVAX menyatakan harga telah mencapai batas bawah descending channel jangka panjang dan menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah penurunan berkepanjangan.

BACA JUGA:  Apakah US$1,12 Jadi Titik Bottom XRP? Ini 3 Sinyalnya

“AVAX bereaksi dari support yang secara historis dipertahankan. Minat demand meningkat sementara momentum penurunan mulai memudar,” ungkap GainMuse.

analisis AVAX

Ia menilai bahwa jika struktur tetap terjaga di atas swing low terbaru, potensi relief rally menuju resistance tengah channel dapat berkembang dalam waktu dekat.

BCH: Pola Symmetrical Triangle Dekati Titik Penentuan

GainMuse juga menyoroti BCH yang saat ini bergerak dalam pola symmetrical triangle. Harga tengah mengalami kompresi di bawah resistance sekitar US$530.

Breakout di atas US$530 dapat mengindikasikan reli menuju zona target berikutnya,” ungkapnya.

analisis BCH

Namun ia memperingatkan bahwa kegagalan BCH dalam menembus resistance tersebut dan penurunan di bawah lower trendline akan membatalkan skenario bullish dalam analisis altcoin ini.

UNI: Penolakan Trendline Perkuat Skenario Bearish

Sementara itu, analis Tektonik mengungkapkan UNI diperdagangkan di sekitar US$3,42 dan kembali ditolak oleh descending trendline pada grafik 4 jam.

BACA JUGA:  Rebranding MANTRA Bikin Heboh, Token Ini Langsung Melejit

analisis UNI

Tektonik menyatakan bahwa UNI kembali terpantul dari descending trendline dan selama harga masih berada di bawah US$4,583, kendali pasar tetap dipegang oleh penjual. Ia menjelaskan bahwa support utama berada di US$2,845, sementara resistance pada time frame yang lebih tinggi terletak di US$6,450.

Menurutnya, proyeksi saat ini masih mengarah pada potensi penurunan kembali ke area US$2,845 apabila momentum tetap lemah.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait