Analisis Bitcoin Hari Ini: Lagi Diskon atau Mau Menukik Lebih Dalam?

Harga Bitcoin hari ini kembali berada dalam tekanan, di mana indikator on-chain utama menunjukkan momentum pasar yang melemah.

Data terbaru dari analis GugaOnChain di CryptoQuant mengonfirmasi bahwa Bitcoin telah memasuki zona PessimismCorrection,” sebuah fase yang biasanya mendahului koreksi lebih dalam ketika likuiditas pasar menurun.

Pada saat artikel ini disusun, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$91.227, turun 0,94 persen dalam 4 jam terakhir, 3,89 persen dalam 24 jam, dan 13,83 persen selama sepekan.

Kondisi ini diperparah oleh Open Interest yang menyusut 0,14 persen menjadi US$66,95 miliar, menandakan kontraksi minat spekulatif di pasar derivatif.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Temuan dari GugaOnChain menunjukkan bahwa rasio Composite Index, indikator yang mengukur kekuatan atau tekanan momentum harga BTC, turun ke kisaran 0,72, level yang terakhir terlihat pada April 2025.

Indikator ini berada di dalam zona “Correction,” yang menggambarkan bahwa tekanan jual berpotensi semakin dominan. Jika rasio ini jatuh di bawah 0,75, model CryptoQuant memperkirakan harga dapat menyentuh kembali US$87.500, yaitu level support penting yang sudah terbentuk sejak Maret.

BACA JUGA:  Bitcoin Masuk Fase Redistribusi, Investor Lama Mulai Jual

“Jika tekanan berlanjut, pasar bisa kembali menguji support yang lebih rendah,” ujar GugaOnChain.

Zona Kritis Bitcoin Hari Ini Mendekati US$90.000

Di pasar derivatif, analis teknikal Ted menilai bahwa Bitcoin hari ini tengah mendekati area penting yang bisa menentukan arah jangka pendek.

Menurutnya, terdapat liquidity cluster besar yang terkonsentrasi di kisaran US$90.000–US$92.000, sebuah area yang juga menyimpan celah harga (CME gap) yang kemungkinan besar akan terisi.

Ted menyebut bahwa penutupan gap ini menjadi skenario yang “hampir pasti terjadi” sebelum pasar bereaksi lebih jauh. Setelahnya, peluang terjadinya relief bounce cukup terbuka, terutama jika pembeli mulai masuk dan mempertahankan area tersebut.

Namun, tekanan makro masih menjadi faktor yang memperburuk sentimen. Pergeseran ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Fed serta melambatnya likuiditas global membuat pasar aset digital, termasuk Bitcoin, lebih rentan terhadap guncangan harga.

Penurunan aktivitas likuiditas turut mengurangi kemampuan pasar untuk menyerap arus jual yang besar, sehingga pergerakan menurun dalam jangka pendek menjadi lebih agresif.

BACA JUGA:  Menguji Petunjuk Jeffrey Epstein adalah Satoshi Nakamoto

Selain itu, penurunan Open Interest sebesar 0,14 persen juga mencerminkan minimnya posisi baru yang masuk ke pasar, baik dari pembeli maupun penjual.

Dalam kondisi volatil seperti saat ini, kontraksi Open Interest sering kali mengindikasikan bahwa pelaku pasar memilih mengurangi eksposur daripada mempertahankan posisi berisiko tinggi.

Tiga Skenario Pergerakan Bitcoin yang Dipetakan dari Composite Index

Analisis Composite Index dari GugaOnChain memetakan tiga skenario pergerakan Bitcoin hari ini. Skenario pertama adalah Pessimistic (Correction), yaitu kondisi saat ini di mana rasio berada di bawah titik aman. Jika tekanan jual meningkat, harga diproyeksikan bergerak menuju US$87.500.

Skenario kedua adalah Sideways (Consolidation), di mana jika indikator bertahan di kisaran 0,8–1,0, maka harga cenderung bergerak datar di rentang US$90.000–US$110.000. Pelaku pasar pada fase ini biasanya memilih bertahan sambil menunggu kejelasan arah makro.

Skenario ketiga adalah Optimistic (Bull). Jika rasio mampu menembus dan bertahan di atas 1,0, indikator seperti NUPL dan MVRV diperkirakan memicu momentum baru dengan target penguatan menuju US$150.000–US$175.000, mengikuti pola historis pada 2017 dan 2021.

BACA JUGA:  Binance Diam-diam Serok Bitcoin Rp7,17 Triliun Lewat SAFU

Meski skenario ini tampak jauh dari kondisi Bitcoin hari ini, analis tersebut menegaskan bahwa pemulihan dapat terjadi cepat jika sentimen berubah di tengah meningkatnya minat institusional pada aset digital.

Dengan harga berada di kisaran US$91.227, pasar kini memasuki fase krusial, apakah Bitcoin sedang “diskon” atau justru bersiap menukik lebih dalam? Jawabannya bergantung pada kekuatan support di zona US$90.000 dan bagaimana pelaku pasar merespons tekanan makro dalam beberapa hari ke depan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia