Analisis Harga Bitcoin Terbaru: Politik AS Pulih, BTC Menuju US$156.000?

Harga Bitcoin awal pekan ini menunjukkan pemulihan setelah sebelumnya diperdagangkan dalam rentang US$100.000–US$102.000 dan sempat turun hingga US$98.000. Saat ini, BTC kembali menguat dan berhasil melewati resistance penting di US$105.000.

Pemulihan ini terjadi seiring meredanya ketidakpastian politik di Amerika Serikat, terutama terkait government shutdown. Sentimen yang lebih stabil mulai mendorong kepercayaan investor. 

Pertanyaannya, apakah penguatan ini menjadi sinyal awal dimulainya fase bull run berikutnya?

Government Shutdown AS Hampir Berakhir

Dikutip dari laporan Reuters pada Senin (10/11/2025), Senat AS telah mengambil langkah untuk membuka pemerintahan yang mengalami penutupan selama 40 hari. Situasi ini berdampak pada pegawai federal, distribusi bantuan pangan, hingga gangguan dalam layanan transportasi udara.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dalam proses pemungutan suara, Senat mendorong RUU yang akan mendanai pemerintah hingga 30 Januari. Paket tersebut juga mencakup penyusunan tiga anggaran penuh untuk tahun fiskal yang sedang berjalan, sehingga menjadi solusi sementara.

Kesepakatan ini juga melibatkan komitmen untuk melakukan pemungutan suara lanjutan terkait subsidi di bawah Affordable Care Act pada Desember mendatang. Kebijakan tersebut masih menjadi salah satu poin negosiasi utama di antara partai-partai di Kongres.

BACA JUGA:  Akumulasi Bitcoin Meledak, Holder Garis Keras Bergerak Dalam Senyap

“Sepertinya kita sudah sangat dekat dengan berakhirnya penutupan pemerintahan,” ujar Donald Trump, menyiratkan bahwa kebuntuan politik yang berlangsung lama itu kemungkinan segera mencapai penyelesaian.

Situasi Politik Mereda, Saham dan Bitcoin Kembali Pulih

Kondisi politik di AS yang kembali stabil menjadi katalis penting bagi pasar. Indeks saham seperti S&P 500 tercatat naik 0,13 persen dalam 24 jam terakhir. Sektor teknologi yang sempat mengalami volatilitas tinggi juga berangsur pulih, dengan kenaikan tipis sekitar 0,03 persen.

Menariknya, pergerakan harga Bitcoin saat ini terlihat sejalan dengan pasar saham, khususnya di sektor teknologi. Pola ini menjadi perhatian sejumlah analis, termasuk CobraVanguard yang membagikan pandangannya pada Minggu (09/11/2025).

Ia menilai bahwa BTC saat ini masih berada pada level yang tergolong murah jika dibandingkan dengan valuasi pasar teknologi. Menurutnya, Bitcoin mulai memasuki fase mainstream, dengan karakteristik yang semakin mirip aset berkapitalisasi besar.

Bitcoin Fair Value - CobraVanguard
Bitcoin Fair Value – CobraVanguard

Harga Bitcoin yang berada sekitar 30 persen di bawah fair value dapat mengindikasikan adanya apresiasi yang cukup besar ke depan. Kondisi ini dinilai bisa menarik perhatian investor institusional yang mencari peluang pertumbuhan jangka panjang.

BACA JUGA:  Bitcoin Merah? Robert Kiyosaki Bilang Ini Justru Fase Penting

“Berdasarkan meningkatnya korelasi Bitcoin dengan Nasdaq 100, nilai wajar harga Bitcoin saat ini diperkirakan berada di kisaran US$156.000, menurut data Ecoinometrics,” tulis CobraVanguard dalam kanal Telegram resminya.

Pandangan ini sejalan dengan analis lain. Michaël van de Poppe pada akhir pekan lalu menyebut bahwa siklus lama pada Bitcoin kini kurang relevan, karena pergerakan pasar semakin didorong oleh adopsi institusional dan masuknya BTC ke arus utama.

“Siklus 4 tahun sudah berakhir. Itu sudah tidak ada lagi dan hanya sejarah. Pasar saat ini bukan sedang berada dalam fase bear market, melainkan tengah mengalami koreksi normal di tengah siklus bullish jangka panjang Bitcoin,” tegasnya.

Analisis Teknikal Bitcoin Tegaskan Tren Bullish

Selain faktor makro, secara teknikal BTC juga mulai menunjukkan tren bullish. Menurut analisis harga Bitcoin terbaru yang dibagikan Captain Faibik pada Senin (10/11/2025), BTC saat ini telah menembus pola yang umumnya menandai pembalikan arah tren.

BACA JUGA:  Bitcoin Masuk Zona Rugi, Sinyal Pembentukan Bottom Baru?

“Breakout ke atas dari pola Descending Broadening Wedge pada BTC telah terkonfirmasi. Arah pergerakan berikutnya diperkirakan bullish, dengan potensi menuju US$115.000 pada minggu ini,” jelasnya.

BTC sebelumnya bergerak dalam konsolidasi di kisaran US$100.000–US$103.000 sebelum menembus resistance diagonal. Breakout ini diiringi peningkatan volume, menjadikan area US$103.500–US$104.000 sebagai support baru yang penting untuk dijaga.

Analisis Harga Bitcoin Terbaru Minggu Ini - Captain Faibik
Analisis Harga Bitcoin Terbaru Minggu Ini – Captain Faibik

Jika terjadi koreksi, support terdekat berada pada US$103.500, disusul US$101.500. Selama harga tidak kembali masuk ke dalam pola wedge, sentimen bullish tetap dominan dan peluang kenaikan menuju area US$112.000–US$115.000 dinilai masih terbuka.

Dengan kondisi makro yang mulai stabil dan sinyal teknikal yang menguat, pasar tampaknya tengah memasuki fase penentuan. Apakah ini menjadi awal dari fase bullish Bitcoin yang lebih panjang? Waktu yang akan menjawabnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia