Pergerakan sejumlah aset digital utama menunjukkan dinamika teknikal yang semakin menentukan arah pasar dalam waktu dekat.
Berdasarkan analisis kripto terbaru dari beberapa analis, aset seperti Bitcoin Cash (BCH), Solana (SOL) dan BNB Coin (BNB) saat ini berada dalam fase krusial yang berpotensi membuka peluang reli besar.
Di saat yang sama, altcoin lain seperti Ondo Finance (ONDO) dan Grass (GRASS) juga menunjukkan tanda-tanda teknikal yang mengarah pada kemungkinan perubahan tren. Analisis kripto ini menjadi sorotan pelaku pasar karena dapat menentukan arah pergerakan jangka pendek hingga menengah.
Bitcoin Cash Uji Struktur Teknikal Utama
Dalam analisis kripto yang disampaikan analis BehDark, Bitcoin Cash (BCH) saat ini bergerak dalam pola segitiga besar pada time frame 4 jam. Struktur ini terdiri dari gelombang A–B–C, dengan posisi harga kini berada di fase Wave C. Fase ini umumnya menjadi tahap lanjutan sebelum memasuki fase berikutnya dalam siklus pergerakan harga.

BehDark mencatat bahwa garis tren turun yang sebelumnya menjadi resistance telah berhasil ditembus, menandakan adanya pelemahan tekanan jual. Meski demikian, konfirmasi pembalikan tren belum sepenuhnya terbentuk. Zona demand di kisaran US$430 hingga US$450 menjadi area penting yang harus dipertahankan.
Selama harga BCH bertahan di atas zona ini, potensi kenaikan menuju Wave D tetap terbuka, dengan target di sekitar US$485 hingga US$500. Sebaliknya, jika harga ditutup harian di bawah US$422, maka skenario bullish dalam analisis kripto ini dinilai tidak lagi valid.
Solana Menuju Titik Tekanan Maksimal
Analisis kripto terhadap Solana (SOL) yang disampaikan oleh analis GainMuse menunjukkan bahwa aset ini sedang berada dalam pola “wedge di dalam wedge,” yang mencerminkan fase konsolidasi ketat. Harga saat ini bergerak di sekitar zona support US$84 hingga US$86, yang dinilai sebagai area pertahanan penting.

GainMuse menjelaskan bahwa struktur ini mencerminkan akumulasi oleh pelaku besar, sementara investor ritel masih menunggu konfirmasi arah.
Ia menjelaskan bahwa struktur saat ini mencerminkan tekanan yang terus meningkat, di mana semakin lama harga tertahan, semakin besar potensi terjadinya breakout.
Level resistance di sekitar US$89 menjadi titik kunci. Jika berhasil ditembus, maka jalur harga SOL menuju US$100 diperkirakan akan terbuka. Analisis kripto ini juga menyoroti pentingnya area retest setelah breakout sebagai titik masuk potensial.
BNB Berkonsolidasi, Peluang Rebound Mulai Terbuka
Sementara itu, analis Jonathan Carter dalam analisis kripto terbarunya melihat bahwa BNB Coin (BNB) saat ini berada dalam fase konsolidasi pada time frame mingguan. Harga tercatat bertahan di atas garis tengah dari pola ascending channel, yang berfungsi sebagai support dinamis.

Menurut Carter, kondisi ini membuka peluang terjadinya pantulan harga dalam waktu dekat. Jika rebound berhasil terjadi, maka potensi kenaikan bertahap BNB menuju US$950, US$1.400, hingga US$2.500 dapat terbuka dalam jangka panjang.
Struktur tersebut menunjukkan bahwa tren utama masih cenderung bullish selama harga tidak keluar dari channel tersebut.
ONDO Jaga Support Kunci di Tengah Akumulasi
Dalam analisis kripto lain, analis Cryptonic menyoroti token Ondo Finance (ONDO) yang masih bertahan di atas zona support penting di kisaran US$0,254 hingga US$0,256. Area ini dinilai sebagai fondasi utama karena secara konsisten mampu menyerap tekanan jual.

Harga ONDO saat ini berada di sekitar US$0,26 dengan struktur candlestick yang menunjukkan pergantian momentum. Namun, kecenderungan masih mengarah pada fase akumulasi.
Jika harga mampu bertahan di atas US$0,262, maka peluang kenaikan menuju US$0,272 terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah US$0,254 berpotensi mengubah sentimen menjadi bearish dalam analisis kripto ini.
GRASS Berpotensi Balik Arah Usai Downtrend Panjang
Di sisi lain, analisis kripto dari CryptoCove menunjukkan bahwa token Grass (GRASS) mulai menunjukkan tanda-tanda awal pembalikan tren setelah mengalami penurunan berkepanjangan.
Dalam time frame 3 harian, harga sebelumnya bergerak dalam pola descending channel dengan struktur lower high dan lower low yang jelas.

Saat ini, harga mulai mendekati batas atas channel, yang berpotensi menjadi titik breakout. CryptoCove melihat bahwa breakout dari struktur ini, jika dikonfirmasi dengan volume dan retest yang kuat, dapat menjadi sinyal perubahan tren.
Ia juga menyoroti terbentuknya higher low sebagai indikasi awal akumulasi. Jika skenario ini terkonfirmasi, GRASS berpotensi mengalami kenaikan hebat hingga mencapai area di atas US$2. Namun, kegagalan bertahan di atas channel dapat membatalkan peluang tersebut.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


