Pergerakan sejumlah aset kripto utama kembali menjadi sorotan dalam analisis kripto hari ini, seiring munculnya sinyal teknikal penting pada beberapa altcoin seperti Avalanche (AVAX), Uniswap (UNI), Reserve Rights (RSR), Dash (DASH) dan Stellar (XLM).
Para analis mencatat bahwa masing-masing aset tersebut saat ini berada di fase krusial yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya dalam jangka pendek hingga menengah.
Berdasarkan rangkuman dari berbagai analis, kondisi pasar menunjukkan kombinasi peluang breakout dan risiko koreksi, tergantung pada kemampuan harga mempertahankan level kunci yang telah teridentifikasi.
Situasi ini membuat analisis kripto hari ini menjadi penting sebagai acuan bagi pelaku pasar dalam membaca arah tren.
Avalanche Dekati Area Breakout
Dalam analisis kripto hari ini, analis GainMuse mengungkapkan bahwa Avalanche (AVAX) pada time frame 4 jam sedang berada dalam fase mendekati breakout. Harga bergerak dalam pola ascending channel dan mulai menekan batas atas struktur tersebut.

Menurut GainMuse, selama harga AVAX mampu bertahan di atas support utama di kisaran US$9,1 hingga US$9,3, potensi kenaikan masih terbuka. Area US$9,8 menjadi titik pivot penting yang dapat menentukan kelanjutan tren menuju resistance di US$10,5 hingga US$10,7.
Namun demikian, apabila harga turun di bawah US$9,1, maka struktur bullish ini berisiko melemah dan dapat menghambat peluang kenaikan lebih lanjut. Kondisi ini menempatkan AVAX dalam fase penentuan arah yang cukup sensitif dalam analisis kripto hari ini.
Uniswap Uji Resistance, Risiko Reversal Masih Terbuka
Sementara itu, dalam analisis kripto hari ini, GainMuse juga menyoroti Uniswap (UNI) yang menunjukkan potensi tekanan dalam time frame 30 menit. Harga saat ini bergerak naik menuju resistance horizontal yang cukup kuat setelah terbentuk struktur support ascending.

Area resistance berada di kisaran US$3,62 hingga US$3,64, dengan US$3,60 sebagai pivot, serta support lebih luas di rentang US$3,44 hingga US$3,46. GainMuse menilai bahwa risiko penolakan harga cukup tinggi jika UNI gagal menembus area resistance tersebut.
Namun, jika harga mampu menutup dan bertahan di atas US$3,64, maka skenario bearish dapat batal dan membuka peluang pergerakan naik lanjutan. Situasi ini mencerminkan kondisi pasar yang masih belum memiliki arah dominan dalam analisis kripto hari ini.
Reserve Rights Bersiap Keluar dari Pola Bearish Harian
Berbeda dengan UNI, dalam analisis kripto hari ini, analis Jonathan Carter melihat potensi bullish pada Reserve Rights (RSR). Token ini dilaporkan sedang menguji batas atas pola descending channel pada time frame harian.

Carter menyebutkan bahwa kompresi harga yang semakin ketat meningkatkan peluang terjadinya breakout. Area resistance saat ini tengah diuji, dan jika berhasil ditembus, maka pergerakan harga dapat mengarah ke target US$0,0024 hingga US$0,0041.
Lebih lanjut, jika momentum terus berlanjut, RSR bahkan berpotensi mencapai US$0,0054. Hal ini menunjukkan adanya peluang perubahan tren yang cukup kuat dalam analisis kripto hari ini, khususnya bagi aset yang sebelumnya berada dalam tekanan turun.
Dash Konfirmasi Breakout Jangka Panjang
Dalam analisis kripto hari ini, analis Jonathan Carter juga mengungkapkan bahwa Dash (DASH) telah menyelesaikan fase retest setelah breakout dari pola falling wedge pada time frame mingguan.

Menurutnya, munculnya permintaan beli yang kuat saat retest menjadi sinyal validasi terhadap struktur breakout tersebut. Jika level ini mampu bertahan, maka DASH berpotensi melanjutkan tren naik dalam jangka panjang.
Target yang disebutkan berada di kisaran US$40, US$75, US$140, hingga US$250. Proyeksi ini menunjukkan potensi reli bertahap yang didukung oleh struktur teknikal yang dinilai semakin kuat dalam analisis kripto hari ini.
Stellar Hadapi Batas Kritis di Tengah Momentum Positif
Di sisi lain, dalam analisis kripto hari ini, analis Floratap menyoroti Stellar (XLM) yang saat ini menunjukkan kekuatan teknikal dalam jangka pendek, namun masih menghadapi hambatan di area resistance penting.

Harga XLM tercatat berada di atas moving average 20 hari di US$0,1623, dengan indikator MACD yang memberikan sinyal beli serta RSI di level 59 yang mencerminkan momentum sehat. Meski demikian, resistance di kisaran US$0,1818 hingga US$0,1845 menjadi batas krusial.
Jika harga gagal menembus area tersebut, XLM berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi di rentang US$0,1705 hingga US$0,1845. Sebaliknya, breakout yang berhasil dapat membuka peluang kenaikan menuju US$0,2144 dalam waktu dekat.
Namun, apabila harga turun di bawah US$0,1705, maka tekanan jual dapat meningkat dan berpotensi membawa harga ke area support yang lebih rendah di sekitar US$0,1560.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



