Analisis Kripto Harian: ETH, DOGE, BERA, ADA, KOMA Lagi Masuk Fase Krusial

Pasar aset digital memasuki fase penentuan arah pada awal April 2026, ditandai dengan munculnya sejumlah sinyal teknikal dan perubahan sentimen di beberapa kripto utama.

Berdasarkan rangkuman analisis kripto harian dari sejumlah analis, lima aset yakni Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), Berachain (BERA), Cardano (ADA) dan Koma Inu (KOMA) kini berada di titik krusial yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya.

Situasi ini terjadi di tengah kondisi pasar global yang masih dipengaruhi faktor makro dan ketidakpastian arah Bitcoin, sehingga memicu tekanan sekaligus membuka peluang pada aset berisiko tinggi.

Para analis menilai, kombinasi antara struktur teknikal dan perubahan perilaku pelaku pasar menjadi kunci dalam membaca pergerakan selanjutnya dalam analisis kripto harian kali ini.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Ethereum di Zona Penentu, Arah Tren Segera Terungkap

Dalam analisis kripto harian, analis Jonathan Carter menyebut Ethereum (ETH) saat ini sedang menguji batas bawah pola ascending channel pada grafik mingguan. Posisi ini dinilai penting karena menjadi area support utama yang menentukan apakah tren naik jangka menengah masih valid.

analisis ETH 6 APR

Menurut Carter, struktur channel masih tetap terjaga dan zona support menunjukkan ketahanan terhadap tekanan jual. Selain itu, tanda-tanda awal momentum bullish mulai terlihat, meski belum sepenuhnya terkonfirmasi.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Terkini: BNB, ZEC, HBAR, RENDER, MANTA Hadapi Zona Kritis

Jika skenario pemulihan terjadi, ETH berpotensi bergerak menuju target di kisaran US$2.350, US$4.700, hingga US$5.700. Namun, pergerakan lanjutan tetap bergantung pada kemampuan harga bertahan di area support saat ini.

Dogecoin Bersiap Tembus Channel, Sinyal Bullish Muncul

Sementara itu, Dogecoin menunjukkan indikasi berbeda dalam analisis kripto harian. Jonathan Carter mengungkapkan bahwa DOGE berada dalam posisi untuk keluar dari pola descending channel pada time frame harian.

analisis DOGE 6 APR

Peningkatan tekanan beli secara bertahap disebut telah melemahkan area resistance, yang sebelumnya menahan pergerakan harga. Formasi ini sering kali menjadi sinyal awal terbentuknya gelombang kenaikan baru.

Jika momentum bullish berlanjut, DOGE berpotensi naik menuju kisaran US$0,100 hingga US$0,153. Dalam skenario lanjutan, target berikutnya berada di area US$0,182 hingga US$0,206, tergantung pada kekuatan breakout yang terjadi.

Berachain Tertekan Sentimen Global, Tapi Fundamental Menguat

Dalam analisis kripto harian, analis Zed menyoroti bahwa Berachain (BERA) masih berada dalam tekanan bearish sejak pertengahan Maret 2026. Harga tercatat turun dari sekitar US$0,70 ke level US$0,4036, mencerminkan dominasi seller dalam beberapa pekan terakhir.

analisis BERA 6 APR

Namun, tekanan tersebut tidak hanya berasal dari faktor internal. Zed menjelaskan bahwa kondisi makro, termasuk ketegangan geopolitik dan pergerakan Bitcoin yang belum stabil, turut memberikan dampak signifikan terhadap aset berisiko tinggi seperti BERA.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: LTC, STRK, HIVE, DOT, ENJ Lagi Uji Level Krusial

Di sisi lain, terdapat perubahan fundamental dalam ekosistem, termasuk usulan penurunan inflasi BGT menjadi 5 persen yang mengarah pada keberlanjutan jangka panjang. Selain itu, lebih dari 25 juta BERA telah di-stake, dan pengembangan aplikasi berbasis pendapatan mulai menjadi fokus utama.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski harga mengalami tekanan, fondasi proyek dinilai masih cukup kuat dalam jangka panjang, di mana harga terkini juga berada di area support jangka menengah, antara US$0,39-US$0,41.

Cardano Bertahan di Support Kunci, Risiko Turun Masih Terbuka

Untuk Cardano (ADA), analis Unichartz dalam analisis kripto harian menyoroti pentingnya area support di kisaran US$0,23 hingga US$0,25. Level ini sebelumnya menjadi titik awal reli besar, sehingga perannya saat ini dinilai sangat krusial.

analisis ADA 6 APR

Secara tren, ADA masih menunjukkan kecenderungan bearish. Oleh karena itu, kemampuan harga untuk bertahan di atas support tersebut menjadi faktor utama dalam menentukan arah selanjutnya.

Jika pembeli mampu mempertahankan level ini, maka peluang kenaikan menuju area US$0,45 terbuka. Namun, jika support gagal dipertahankan, maka potensi penurunan lanjutan menjadi skenario yang lebih dominan.

Koma Inu Mulai Berbalik, Sinyal Psikologi Jadi Sorotan

Berbeda dengan aset lain, Koma Inu (KOMA) menghadirkan perspektif unik dalam analisis kripto harian melalui pendekatan yang menggabungkan teknikal dan psikologi pasar.

BACA JUGA:  Harga XRP Hari Ini 29 Maret 2026, Rp22.689 per Koin

Analis Master Ananda menilai bahwa sinyal pasar tidak hanya berasal dari indikator seperti RSI atau MACD, tetapi juga dari perilaku dan komunikasi pelaku pasar.

analisis KOMA 6 APR

Secara teknikal, KOMA sebelumnya berada dalam tren turun panjang dengan pola descending channel. Namun, struktur tersebut mulai berubah setelah terbentuknya pola rounding bottom di area US$0,0058 hingga US$0,007, yang mengindikasikan fase akumulasi.

Perubahan itu terjadi saat harga mengalami breakout kuat disertai lonjakan volume, yang menunjukkan adanya dorongan beli yang agresif. Dalam proyeksinya, KOMA berpotensi bergerak menuju level US$0,011, kemudian US$0,028, hingga mendekati US$0,065.

Meski demikian, Master Ananda menekankan bahwa faktor psikologis tetap menjadi indikator penting. Pelaku pasar yang emosional sering kali mencerminkan posisi yang lemah, sementara sikap tenang dan objektif justru menunjukkan keyakinan terhadap arah tren.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait