Pergerakan sejumlah aset digital dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan sinyal teknikal yang mulai mengarah pada potensi pembalikan tren.
Dalam analisis kripto harian kali ini, beberapa analis menyoroti bahwa Manta Network (MANTA), Gala Games (GALA), Cardano (ADA), Shiba Inu (SHIB) dan Raydium (RAY) mulai memasuki fase krusial yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.
Temuan ini disampaikan oleh sejumlah analis popular yang masing-masing menilai adanya kombinasi antara struktur harga, pola teknikal, serta dinamika pasar yang mulai berubah.
Analisis ini merujuk pada kondisi terbaru di berbagai time frame, yang menunjukkan pergeseran momentum dari fase tekanan menuju potensi pemulihan.
MANTA Uji Breakout, Awal Tren Naik?
Dalam analisis kripto harian, Jonathan Carter mengungkapkan bahwa Manta Network (MANTA) saat ini sedang menguji batas atas pola falling wedge pada time frame tiga hari. Kondisi ini menjadi perhatian karena pola tersebut sering dikaitkan dengan potensi pembalikan arah.

Secara teknikal, harga MANTA berada di titik kritis. Jika mampu menembus area resistance tersebut, maka peluang terbentuknya tren naik baru semakin terbuka. Carter menyebut bahwa konfirmasi breakout akan menjadi kunci utama sebelum pergerakan lebih lanjut terjadi.
Dalam skenario bullish, target harga MANTA berada di kisaran US$0,10 hingga US$0,33. Jika momentum terus berkembang, potensi kenaikan lanjutan dapat mendorong harga menuju US$0,56. Namun, tanpa breakout yang valid, pergerakan masih berisiko tertahan dalam struktur sebelumnya.
GALA Bangkit dari Support, Sinyal Reversal Muncul
Masih dalam analisis kripto harian, Jonathan Carter menilai bahwa token Gala Games (GALA) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah bertahan di area support bawah pola descending channel pada time frame mingguan.

Menurutnya, zona support tersebut telah diuji dan terbukti kuat, sementara tekanan beli mulai muncul secara bertahap. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum pembalikan mulai terbentuk, meskipun belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Jika kondisi ini berlanjut, GALA berpotensi bergerak menuju kisaran US$0,006 hingga US$0,035 sebagai target awal. Selanjutnya, apabila tren naik semakin solid, harga dapat melanjutkan kenaikan ke area US$0,084 hingga US$0,180.
Cardano Bangun Momentum, Tapi Masih Tertahan Resistance
Sementara itu, dalam analisis kripto harian, BlockchainBaller menyampaikan bahwa Cardano (ADA) mulai menunjukkan sinyal penguatan setelah memantul dari area support.

Pergerakan harga yang membentuk higher low mencerminkan adanya peningkatan minat beli dari pelaku pasar. Namun demikian, harga masih menghadapi resistance penting di sekitar US$0,26, yang menjadi penentu arah selanjutnya.
Jika level tersebut berhasil ditembus, ADA berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$0,268 atau lebih tinggi. Sebaliknya, jika terjadi penolakan, harga kemungkinan kembali menguji area support di sekitar US$0,25. Dalam jangka pendek, tren masih dinilai cenderung bullish, meskipun konfirmasi lanjutan tetap diperlukan.
SHIB Masih Tertekan, Tapi Masuk Zona Akumulasi
Di sisi lain, analisis kripto harian dari Crypto Patel menunjukkan bahwa Shiba Inu (SHIB) masih berada dalam tren turun jangka panjang, namun mulai memasuki fase yang menarik secara makro.

Harga SHIB saat ini bergerak di dalam pola descending channel sejak 2021, dengan posisi terbaru berada di area bawah channel yang berfungsi sebagai support kuat. Kondisi ini diperkuat oleh fakta bahwa harga masih sekitar 94 persen di bawah ATH, yang secara historis sering dikaitkan dengan fase akumulasi.
Selain itu, mulai terlihat indikasi pembentukan dasar harga atau base formation, yang dapat menjadi awal dari perubahan tren. Dalam skenario bullish, jika breakout berhasil terjadi, SHIB berpotensi mencatat kenaikan hingga sekitar 2.203 persen. Namun, tanpa konfirmasi tersebut, risiko penurunan lanjutan masih tetap terbuka.
RAY Siap Masuk Siklus Baru, Potensi Kenaikan Besar Terbuka
Terakhir, dalam analisis kripto harian, analis Master Ananda menyoroti Raydium (RAY) yang dinilai siap memasuki siklus bullish baru.
Berdasarkan data historis, RAY sebelumnya mencatat pertumbuhan signifikan lebih dari 6.000 persen dalam siklus bullish terdahulu. Saat ini, struktur harga menunjukkan terbentuknya higher low yang kuat, dengan resistance lama yang berubah menjadi support.

Jika pola siklus kembali berulang, RAY berpotensi melanjutkan tren naik hingga periode 2028. Target jangka pendek berada di sekitar US$5,555, sementara target menengah dapat mencapai US$13.
Dalam skenario jangka panjang, harga bahkan diproyeksikan mampu menembus US$30 hingga US$38, yang mencerminkan potensi kenaikan hingga 4.300 persen.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



