Sejumlah analis pasar merilis pembaruan analisis kripto harian terhadap lima altcoin, yakni XRP, Jasmy (JASMY), Avalanche (AVAX), Bittensor (TAO) dan Aave (AAVE).
Analisis tersebut menyoroti potensi pergerakan signifikan dalam waktu dekat, baik dalam bentuk reli lanjutan maupun risiko koreksi, berdasarkan struktur teknikal pada berbagai time frame.
Dalam analisis kripto harian terbaru, masing-masing aset menunjukkan dinamika berbeda. Beberapa berada di zona akumulasi dan berpeluang melanjutkan kenaikan, sementara lainnya masih menghadapi tekanan tren turun.
XRP Berpotensi Reli Lebih dari 680 Persen
Analis Javon Marks menyatakan pair XRP terhadap Bitcoin menunjukkan pola yang berpotensi mendorong kenaikan lebih dari 680 persen. Struktur teknikal tersebut dinilai dapat membawa harga XRP dalam denominasi dolar menembus lebih dari US$10.

Marks juga menyebutkan proyeksi measured move saat ini mengarah pada target di atas US$15. Menurutnya, pola pergerakan harga XRP yang sedang terbentuk sejalan dengan target tersebut.
Analisis ini didasarkan pada perbandingan historis struktur grafik XRP terhadap BTC serta momentum yang mulai menguat dalam beberapa periode terakhir.
JASMY Temukan Pijakan Kuat di Area Diskon
Untuk Jasmy (JASMY), analis Jonathan Carter mengamati pola falling wedge pada grafik dua hari. Dalam analisis kripto harian yang ia sampaikan, harga JASMY disebut telah menemukan pijakan kuat di dekat garis tren bawah pola tersebut.

Carter menilai terdapat indikasi akumulasi pada level harga diskon, yang berpotensi menciptakan tekanan beli. Target kenaikan terdekat JASMY diproyeksikan berada di kisaran US$0,008 hingga US$0,014. Jika momentum berlanjut, potensi kenaikan berikutnya mengarah pada rentang US$0,021 sampai US$0,03.
Struktur Bearish Avalanche Masih Mendominasi
Berbeda dengan dua aset sebelumnya, Avalanche (AVAX) dinilai masih berada dalam tekanan. Analis DeGram menyebutkan bahwa, pada time frame 16 jam, AVAX bergerak di dalam descending channel setelah beberapa kali gagal melakukan breakout.

Pola bearish flag yang terbentuk tepat di bawah dynamic resistance memperkuat kecenderungan pelemahan. Harga disebut mulai bergerak turun dari area tersebut.
Dalam analisis kripto harian ini, struktur teknikal AVAX dinilai masih condong menuju zona support bawah selama belum ada reclaim pada batas atas channel.
Bittensor Uji Zona Demand Kuat
Bittensor (TAO) diperdagangkan di sekitar US$177 pada grafik empat jam setelah terkoreksi ke area support antara US$165 hingga US$177. Analis Tektonik menyebut zona tersebut sebelumnya berfungsi sebagai demand block kuat.

Dalam analisis kripto harian yang dirilisnya, Tektonik menilai stabilisasi harga TAO di area ini membuka peluang pembalikan arah.
Jika support bertahan dan harga mampu menembus garis tren turun, target utama berikutnya berada di sekitar US$222,8. Namun, apabila support gagal dipertahankan, potensi penurunan lebih dalam menuju US$142,8 dapat terjadi.
AAVE Coba Bangun Reversal Terstruktur
Sementara itu, Aave (AAVE) pada time frame 6 jam dinilai tengah mencoba membentuk pembalikan terstruktur dari support channel. Analis GainMuse menyebut pola descending channel dengan kompresi segitiga muncul di dekat area bawah.

Support penting AAVE berada di kisaran US$105 hingga US$110, sedangkan resistance terdekat terletak di rentang US$135 sampai US$145.
Dalam analisis kripto harian ini, skenario bullish dinilai tetap terbuka selama harga tidak ditutup di bawah US$105. Jika garis tren internal berhasil direbut kembali, potensi breakout ke resistance utama dapat berkembang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



