Analisis Kripto Terkini: DOGE, XRP, SUI, HYPE dan FLR Masuk Zona Penentuan Besar

Pasar aset digital kembali memasuki fase krusial setelah sejumlah altcoin utama, termasuk Dogecoin (DOGE), XRP, Sui Network (SUI), Hyperliquid (HYPE) dan Flare (FLR), menunjukkan pergerakan teknikal yang mendekati level penentuan arah tren berikutnya.

Berdasarkan analisis kripto terkini dari sejumlah analis independen, aset-aset tersebut kini berada di zona support maupun resistance utama yang berpotensi memicu breakout atau justru memperpanjang fase koreksi.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar global terhadap struktur teknikal altcoin, terutama setelah beberapa aset menunjukkan tanda konsolidasi panjang yang biasanya mendahului volatilitas besar.

Para analis menilai, pergerakan harga dalam beberapa sesi mendatang akan menjadi faktor penentu arah tren jangka pendek hingga menengah.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dogecoin Uji Resistance Kunci, Risiko Penurunan Masih Terbuka

Dalam analisis kripto terkini, analis Linda menyoroti bahwa Dogecoin (DOGE) saat ini sedang berinteraksi dengan zona resistance penting di kisaran US$0,10338 hingga US$0,10245.

analisis DOGE 18 FB

Ia menyebut bahwa pergerakan harga di area ini menunjukkan indikasi manipulasi teknikal, di mana harga sempat menembus resistance namun belum mampu mempertahankan posisi di atas level tersebut.

Menurut Linda, kondisi false breakout yang diikuti konsolidasi di bawah resistance berpotensi menjadi sinyal pelemahan lanjutan.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: Skenario Terbaru SOL, BNB, ETH, ZEC dan TRX

Jika tekanan beli tidak cukup kuat untuk mempertahankan harga di atas zona tersebut, maka kemungkinan koreksi tambahan dapat terjadi.

Situasi ini menunjukkan bahwa Dogecoin berada dalam fase penentuan, di mana arah tren selanjutnya akan sangat bergantung pada respons harga terhadap level resistance utama tersebut.

XRP Tunjukkan Sinyal Pembalikan 

Sementara itu, analis Vlad Anderson melaporkan bahwa XRP telah berhasil menembus Ichimoku Cloud, sebuah indikator teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi perubahan tren.

Dalam analisis kripto terkini, penembusan ini dianggap sebagai sinyal awal pembalikan tren bullish setelah periode konsolidasi.

analisis XRP 18 FEB

Saat ini, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,48, mendekati resistance utama di US$1,67. Level tersebut dinilai sebagai titik psikologis sekaligus teknikal yang dapat menentukan kelanjutan tren.

Vlad Anderson juga mencatat bahwa aktivitas perdagangan XRP saat ini didorong oleh peningkatan volume, dengan bursa Upbit di Korea Selatan mencatat volume perdagangan spot XRP yang melampaui Binance dan Coinbase.

Selain faktor teknikal, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh perkembangan ekosistem, termasuk eksplorasi integrasi XRP ke dalam ekosistem DeFi Cardano.

Namun, Vlad menekankan bahwa fase konsolidasi sering kali menjadi pendahulu volatilitas, sehingga konfirmasi volume tetap menjadi faktor penting dalam menentukan validitas breakout.

Sui Network Dekati Support Utama Setelah Tekanan Jual Tajam

Analis DeGram menyatakan bahwa Sui Network (SUI) masih bergerak dalam pola descending channel pada time frame 16 jam.

BACA JUGA:  Singapura Jadi Pusat Digital Banking Lewat Terobosan Baru SGB

Dalam analisis kripto terkini, ia mengidentifikasi bahwa harga baru-baru ini mengalami penolakan di resistance sekitar US$2,00 sebelum akhirnya turun menuju zona support kritis di kisaran US$0,85 hingga US$0,95.

analisis SUI 18 FEB

Zona tersebut sebelumnya berfungsi sebagai area support kuat, sehingga reaksi harga SUI di level ini akan menjadi penentu arah selanjutnya.

Jika pembeli mampu mempertahankan area tersebut, maka potensi rebound korektif menuju kisaran US$1,40 hingga US$1,50 dapat terjadi. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support dapat memperpanjang tren turun yang sudah berlangsung sebelumnya.

Hyperliquid Masuki Fase Penentuan Setelah Konsolidasi Panjang

Hyperliquid juga menunjukkan kondisi teknikal yang sensitif. Analis DeGram menjelaskan bahwa aset ini saat ini bergerak dalam struktur konsolidasi setelah memantul dari support ascending jangka panjang di kisaran US$22 hingga US$24. Harga kini berada di sekitar US$30 hingga US$32, mencerminkan fase kompresi volatilitas.

analisis HYPE 18 FEB

Dalam analisis kripto terkini, resistance utama Hyperliquid berada di kisaran US$34 hingga US$36. Jika harga mampu menembus area tersebut, maka peluang kenaikan menuju US$38 hingga US$40 terbuka.

BACA JUGA:  Kerontokan Harga Bitcoin Berikutnya Dibahas Analis: Demand di US$58,9 Ribu

Namun, jika harga gagal menembus resistance, maka kemungkinan koreksi kembali ke support channel tetap ada. Struktur ini menunjukkan bahwa Hyperliquid sedang berada dalam fase transisi yang dapat menentukan arah tren berikutnya.

Flare Network Tunjukkan Sinyal Stabil, Rebound Mulai Diantisipasi

Sementara itu, analis King Hunter melaporkan bahwa Flare Network (FLARE) saat ini sedang menguji batas bawah descending channel pada time frame tiga hari. Berdasarkan analisis kripto terkini, kondisi ini membuka peluang pemulihan jika harga mampu bertahan di atas support tersebut.

analisis FLR 18 FB

King Hunter menyebut bahwa struktur teknikal Flare mulai menunjukkan tanda stabilisasi setelah periode tekanan jual.

Jika konfirmasi rebound terjadi, maka target kenaikan berada di kisaran US$0,012 hingga US$0,045 dalam beberapa minggu mendatang. Level ini mencerminkan potensi pemulihan bertahap, dengan syarat momentum beli terus meningkat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia