Analisis Kripto Terkini: HYPE, ASTER, SOL, FIL, LINK Bikin Market Deg-degan

Pergerakan sejumlah aset digital utama kembali menjadi sorotan dalam analisis kripto terkini, setelah munculnya sinyal teknikal yang beragam, mulai dari pemulihan agresif hingga potensi tekanan lanjutan.

Data dan pengamatan dari sejumlah analis menunjukkan bahwa pasar saat ini berada dalam fase krusial yang dapat menentukan arah tren berikutnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, volatilitas meningkat seiring perubahan struktur harga di berbagai aset. Kondisi ini membuat pelaku pasar memantau level kunci serta pola teknikal yang terbentuk, terutama untuk mengidentifikasi potensi breakout maupun koreksi lanjutan.

Hyperliquid Pulih Tajam, Rebut Level Krusial

Dalam analisis kripto terkini, analis R3N mengungkapkan bahwa Hyperliquid (HYPE) mencatat pemulihan kuat setelah sebelumnya mengalami penurunan panjang. Harga yang sempat merosot dari atas US$45 hingga US$21 kini telah bangkit dan berada di kisaran US$41,40.

IKLAN
Chat via WhatsApp

analisis HYPE 20 MAR

Kenaikan ini terjadi setelah harga menemukan dasar kuat di US$26 pada akhir Februari. Sejak saat itu, HYPE mencetak kenaikan hampir 60 persen dalam waktu singkat. Menurut R3N, level US$41 menjadi titik penting karena sebelumnya berfungsi sebagai support yang sempat ditembus saat tren turun.

BACA JUGA:  Veteran Kripto Erik Voorhees Diduga Borong 25.000 ETH

Apabila harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan menuju kisaran US$46 hingga US$48 semakin terbuka. Namun, support terdekat berada di area US$38, sementara US$26 tetap menjadi fondasi utama yang menopang struktur pemulihan.

ASTER Tunjukkan Rebound Awal 

Sementara itu, dalam analisis kripto terkini, analis GainMuse menyoroti pergerakan token Aster (ASTER) pada time frame 5 menit yang menunjukkan sinyal rebound setelah tekanan jual agresif.

analisis ASTER 20 MAR

Struktur harga ASTER memperlihatkan pola liquidity sweep yang diikuti pantulan dari zona permintaan. Kondisi ini mengindikasikan adanya minat beli yang mulai kembali masuk ke pasar.

GainMuse menjelaskan bahwa selama harga mampu membentuk higher low, bias pasar cenderung bullish. Level penting yang menjadi perhatian berada di support sekitar US$0,68 dan resistance di kisaran US$0,72. Jika support tersebut ditembus, maka potensi pelemahan kembali terbuka.

Solana Gagal Breakout, Tekanan Bearish Kembali Menguat

Masih dalam analisis kripto terkini, GainMuse juga mengamati kondisi koin Solana (SOL) yang menunjukkan tekanan setelah gagal mempertahankan breakout dari resistance utama.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Terkini: BNB, BTC, BGB, TRX, TAO Siap Uji Arah di Zona Krusial

analisis SOL 20 MAR

Pada time frame 2  jam, harga SOL sempat naik hingga menyentuh garis tren menurun, namun tidak mampu bertahan dan langsung mengalami penolakan. Hal ini memicu terbentuknya lower high yang menjadi indikasi potensi pelemahan lanjutan.

Level resistance berada di sekitar US$92, sementara support terdekat berada di kisaran US$84. Jika harga tetap berada di bawah resistance tersebut, maka tekanan bearish diperkirakan masih akan berlanjut. Sebaliknya, jika mampu kembali menembus dan bertahan di atas US$92, momentum berpotensi berbalik ke arah bullish.

Filecoin Berpotensi Rebound 

Dalam analisis kripto terkini, analis Jonathan Carter melihat peluang pemulihan pada Filecoin (FIL) yang saat ini mencoba bangkit dari area support dalam pola descending channel pada time frame dua hari.

analisis FIL 20 MAR

Carter menyebut bahwa kekuatan support yang bertahan membuka peluang terjadinya rebound. Jika konfirmasi pembalikan arah terjadi, maka target kenaikan FIL diperkirakan berada di kisaran US$1,16 hingga US$3,00.

Lebih lanjut, dalam skenario yang lebih luas, harga berpotensi melanjutkan kenaikan hingga mencapai kisaran US$4,00 sampai US$7,85, seiring meningkatnya momentum beli di area tersebut.

BACA JUGA:  Harga XRP Hari Ini 29 Maret 2026, Rp22.689 per Koin

Chainlink Masuk Zona Akumulasi Kuat

Adapun Chainlink (LINK), dalam analisis kripto terkini menurut Master Ananda, saat ini berada dalam zona yang disebut sebagai peluang beli ekstrem.

analisis LINK 20 MAR

Harga LINK dinilai berada di area dasar yang kuat setelah mengalami koreksi sejak Agustus 2025. Support utama berasal dari batas atas area konsolidasi jangka panjang yang terbentuk selama periode sideways antara 2022 hingga 2023.

Zona ini telah diuji beberapa kali, termasuk pada Oktober 2025 dan Februari 2026, dan terus menunjukkan ketahanan terhadap tekanan jual.

Selama harga LINK tetap berada dalam rentang tersebut, kondisi ini dianggap sebagai fase akumulasi yang menarik bagi pelaku pasar dan memiliki peluang untuk membawa harga melesat melampaui level US$30.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait