Mengenal Apa Itu Funding Rate dan Funding Fee dalam Trading Kripto

Trading futures kripto memungkinkan trader mengambil peluang dari pergerakan harga, baik ketika pasar naik atau turun. Namun, ada mekanisme yang perlu dipahami sebelum membuka posisi, termasuk funding rate dan funding fee.

Kedua istilah ini terutama digunakan dalam kontrak perpetual futures. Berbeda dari biaya transaksi biasa, funding fee dapat membuat trader membayar atau justru menerima dana selama posisi masih terbuka.

Karena itu, memahami cara kerja funding rate penting bagi trader kripto pemula. Selain memengaruhi biaya mempertahankan posisi, indikator ini juga dapat membantu membaca kondisi pasar derivatif.

Mengenal Trading Futures dan Perpetual Futures

Sebelum membahas funding rate, penting untuk memahami alasan mekanisme ini diperlukan. Hal tersebut berkaitan dengan perbedaan antara kontrak futures biasa dan kontrak perpetual futures.

Apa Itu Kontrak Futures?

Kontrak futures merupakan instrumen derivatif yang memungkinkan trader mengambil posisi berdasarkan pergerakan harga suatu aset tanpa harus membeli aset tersebut secara langsung di pasar spot.

Pada kontrak futures tradisional, terdapat tanggal kedaluwarsa. Ketika waktu tersebut tiba, kontrak akan diselesaikan berdasarkan ketentuan yang telah ditentukan.

Sebagai contoh, seorang trader membeli kontrak futures Bitcoin yang memiliki waktu kedaluwarsa tiga bulan. Setelah tiga bulan, kontrak tersebut akan memasuki proses penyelesaian atau settlement.

Keberadaan tanggal kedaluwarsa membantu menjaga harga kontrak futures tetap memiliki hubungan dengan harga aset yang menjadi acuannya.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Apa Itu Perpetual Futures?

Berbeda dari futures tradisional, perpetual futures kripto tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.

Artinya, trader secara teori dapat mempertahankan posisi selama yang diinginkan, selama margin mencukupi dan posisi tersebut tidak terkena likuidasi.

Namun, karena tidak memiliki tanggal penyelesaian, harga kontrak perpetual dapat bergerak menjauh dari harga aset di pasar spot.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, bursa kripto biasanya menggunakan mekanisme funding agar harga kontrak perpetual tetap relatif dekat dengan harga aset acuannya.

Apa Itu Perpetual Trading Kripto? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya!

Apa Itu Funding Rate?

Funding rate adalah tingkat atau persentase yang digunakan untuk menentukan pembayaran berkala antara trader yang memegang posisi long dan short pada kontrak perpetual futures.

BACA JUGA:  AAVE Siap Keluar dari 6 Jaringan Blockchain, Amankan Asetmu Sekarang!

Mekanisme ini membantu menjaga harga kontrak perpetual tetap mendekati harga aset di pasar spot, sehingga perbedaan harga antara keduanya tidak bergerak terlalu jauh.

Secara sederhana, funding bekerja dengan memberikan insentif kepada salah satu sisi pasar. Misalnya, ketika banyak trader membuka posisi long, harga perpetual bisa bergerak lebih tinggi dibandingkan harga spot.

Dalam kondisi tersebut, funding rate dapat berubah menjadi positif. Trader long kemudian harus membayar trader short, sehingga mempertahankan posisi long menjadi sedikit lebih mahal.

Sebaliknya, jika harga perpetual berada di bawah harga spot, funding rate dapat menjadi negatif. Dalam kondisi ini, trader short yang harus membayar trader long.

Funding Rate Positif dan Negatif

Secara umum, mekanismenya dapat dipahami seperti berikut.

Funding rate positif: trader long membayar trader dengan posisi short.

Funding rate negatif: trader short membayar trader posisi long.

Meski demikian, funding positif tidak otomatis berarti harga akan terus naik. Funding negatif juga tidak selalu berarti harga akan terus turun.

Apa Itu Funding Fee?

Jika funding rate adalah persentasenya, maka funding fee merupakan jumlah dana yang benar-benar dibayarkan atau diterima trader.

Dengan kata lain, funding rate menentukan tingkat pendanaan, sedangkan funding fee menunjukkan nominal pembayarannya.

Rumus sederhananya dapat ditulis sebagai berikut:

Funding Fee = Nilai Posisi × Funding Rate

Besarnya funding fee sangat bergantung pada ukuran posisi dan tingkat funding yang berlaku pada saat itu.

Contoh Perhitungan Funding Fee

Misalnya, seorang trader mempunyai posisi long Bitcoin perpetual senilai Rp5 juta.

Pada waktu pembayaran berikutnya, funding rate tercatat positif sebesar 0,01 persen.

Perhitungannya menjadi:

Rp5.000.000 × 0,01 persen = Rp500

Karena funding rate positif, trader long harus membayar funding fee sebesar Rp500.

BACA JUGA:  12 Perusahaan Kripto Ini Baru PHK Karyawan, Jumlahnya Mengejutkan!

Sementara itu, trader yang berada di sisi short akan menerima pembayaran funding sesuai mekanisme platform.

Nominal Rp500 memang kecil. Namun, jumlah tersebut dapat terakumulasi apabila posisi tetap terbuka selama beberapa periode funding.

Cara Long dan Short Trading dalam Trading Bitcoin

Bagaimana Funding Fee Memengaruhi Posisi Trading?

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah hanya memperhatikan keuntungan atau kerugian dari perubahan harga.

Padahal, biaya untuk mempertahankan posisi juga dapat memengaruhi hasil akhir trading.

Simulasi Posisi Long

Bayangkan seorang trader kripto membuka posisi long Bitcoin perpetual senilai Rp10 juta.

Pada periode berikutnya, funding rate berada di positif 0,02 persen.

Perhitungannya menjadi:

Rp10.000.000 × 0,02 persen = Rp2.000

Artinya, trader harus membayar funding sebesar Rp2.000 pada periode tersebut.

Jika posisi tetap terbuka selama tiga periode funding dan tingkat pendanaannya tidak berubah, total biaya menjadi:

Rp2.000 × 3 = Rp6.000

Sekilas nilainya memang tidak besar. Namun, biaya tersebut tetap mengurangi keuntungan bersih trader.

Simulasi Posisi Short

Situasinya berbeda ketika funding rate berada di wilayah negatif.

Misalnya, seorang trader memiliki posisi short kripto senilai Rp5 juta dan funding rate tercatat negatif sebesar 0,02 persen.

Perhitungannya menjadi:

Rp5.000.000 × 0,02 persen = Rp1.000

Karena funding negatif, trader short berada di sisi yang membayar sekitar Rp1.000.

Sementara itu, trader long berada di sisi yang menerima pembayaran funding.

Karena itu, tanda positif atau negatif pada funding rate penting diperhatikan sebelum trader mempertahankan posisi dalam waktu lama.

Apa Itu Perpetual DEX yang Lagi Booming? Ini Pengertian dan Cara Cuan-nya!

Kapan Funding Fee Dibayarkan?

Waktu pembayaran funding fee dapat berbeda pada setiap kontrak, crypto exchange ataupun perpetual DEX.

Sebagian platform menggunakan interval beberapa jam, sementara lainnya menggunakan jadwal yang berbeda tergantung jenis kontraknya.

Trader biasanya hanya membayar atau menerima funding jika masih memiliki posisi terbuka ketika waktu pendanaan tiba.

BACA JUGA:  Cathie Wood Jual Perusahaan Kripto, Ini Daftar Belanjaan Terbarunya!

Karena itu, penting untuk memperhatikan jadwal funding berikutnya sebelum membuka atau mempertahankan posisi.

Funding Rate sebagai Indikator Sentimen Pasar

Selain menjadi mekanisme penyeimbang harga, funding rate juga sering digunakan untuk membaca sentimen pasar.

Funding positif biasanya menunjukkan bahwa posisi long lebih dominan atau trader lebih agresif mengambil eksposur naik.

Sebaliknya, funding negatif dapat menunjukkan posisi short lebih dominan atau tekanan bearish sedang lebih kuat.

Funding Positif Tinggi

Funding positif yang sangat tinggi dapat menunjukkan banyak trader sedang berada di sisi long.

Kondisi ini sering terlihat ketika pasar sedang optimistis dan trader mengejar kenaikan harga.

Namun, funding tinggi juga dapat menunjukkan posisi long mulai terlalu padat.

Jika harga bergerak berlawanan, risiko likuidasi berantai dapat meningkat karena banyak trader berada di sisi yang sama.

Funding Negatif Tinggi

Funding negatif yang dalam dapat menunjukkan posisi short sedang lebih dominan.

Kondisi tersebut dapat mencerminkan sentimen bearish yang kuat.

Namun, jika terlalu banyak trader membuka posisi short, pasar juga dapat menjadi lebih rentan terhadap short squeeze ketika harga tiba-tiba naik.

Karena itu, funding sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar mengambil keputusan.

Memahami Perbedaan Trading Spot dan Trading Futures Crypto

Pentingnya Memahami Funding Rate dan Fee Bagi Pemula

Memahami funding rate dan funding fee membantu trader crypto memperkirakan biaya sekaligus membaca kondisi pasar derivatif sebelum membuka atau mempertahankan posisi.

Meski terlihat kecil, funding dapat memengaruhi hasil trading jika posisi dibiarkan terbuka cukup lama. Karena itu, tetap pertimbangkan ukuran posisi, leverage, biaya, dan manajemen risiko secara menyeluruh.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait