Monad adalah blockchain Layer 1 generasi baru yang dirancang untuk menghadirkan kecepatan tinggi, biaya transaksi rendah, dan kompatibilitas penuh dengan ekosistem Ethereum, sehingga ramah bagi pengguna maupun developer. Yuk, cari tahu lebih lanjut lewat penjelasan berikut ini!
BACA JUGA: Mengenal Aptos Blockchain Hasil Garapan Mantan Insinyur Meta
Apa Itu Monad?
Monad hadir sebagai Layer 1 blockchain berperforma tinggi yang tetap mempertahankan kompatibilitas EVM (Ethereum Virtual Machine). Artinya, aplikasi dan smart contract Ethereum bisa langsung berjalan di Monad tanpa perlu penyesuaian besar.
Pendekatan ini penting karena Monad tidak meminta kamu “pindah dunia”. Wallet seperti MetaMask, tools developer Ethereum, hingga bahasa Solidity tetap relevan. Bedanya, semuanya berjalan jauh lebih cepat.
Monad dikembangkan oleh tim dengan latar belakang sistem komputasi berperforma tinggi. Fokus utamanya adalah membangun Layer 1 yang mampu memproses ribuan transaksi per detik tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi.
Sebagai blockchain Layer 1, Monad tidak bergantung pada jaringan lain untuk validasi transaksi. Ia berdiri sendiri dengan mekanisme konsensus Proof-of-Stake dan infrastruktur yang dioptimalkan agar efisien di level perangkat keras umum. Pendekatan ini membuat Monad tidak hanya cepat, tetapi juga realistis untuk diadopsi secara luas.
BACA JUGA: Bikin Cuan Ratusan Persen! Apa Itu Plasma (XPL)? Ini Ulasannya!
Keunggulan Monad Dibanding Layer 1 Lain
Salah satu keunggulan utama Monad adalah performa. Jika Ethereum dikenal aman namun lambat, dan blockchain cepat lain sering kali mengorbankan kompatibilitas EVM, Monad mencoba mengambil sisi terbaik dari keduanya.
Monad menawarkan kecepatan transaksi sangat tinggi dengan waktu konfirmasi yang nyaris instan. Biaya gas juga jauh lebih rendah karena kapasitas jaringan yang besar mengurangi kemacetan. Dibanding Layer 1 lain yang menggunakan bahasa atau VM berbeda, Monad unggul karena tidak memaksa developer belajar ulang dari nol.
Selain itu, Monad tetap menggunakan satu ruang blockchain terpadu, bukan sistem shard yang terpisah-pisah. Ini membuat aplikasi DeFi, NFT, dan game on-chain bisa saling terhubung tanpa hambatan likuiditas.
Teknologi Kunci di Balik Monad

Untuk benar-benar memahami apa itu Monad, kamu perlu mengenal teknologi intinya, terutama eksekusi paralel dan pipelined consensus.
Pada blockchain tradisional berbasis EVM, transaksi diproses satu per satu. Monad memecah batasan ini dengan eksekusi paralel, di mana banyak transaksi dijalankan secara bersamaan menggunakan banyak inti CPU. Jika terjadi konflik data, sistem Monad akan menyesuaikan ulang tanpa mengganggu hasil akhir.
Selain itu, Monad menggunakan pendekatan pipelined, di mana proses konsensus dan eksekusi transaksi bisa berjalan tumpang tindih. Hasilnya, waktu tunggu antar blok menjadi sangat singkat, dan finalitas transaksi bisa tercapai dalam hitungan kurang dari satu detik. Semua ini dilakukan tanpa mengubah hasil akhir transaksi, sehingga keamanan tetap terjaga.
Monad Tokenomics
Tokenomics Monad dirancang untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekosistem, insentif jaringan, dan stabilitas suplai token dalam jangka panjang.
MON adalah native token yang digunakan untuk membayar biaya transaksi dan staking di jaringan Monad, dengan total suplai awal sebesar 100 miliar token saat Public Mainnet diluncurkan.

| Allocation Group | Status at Public Mainnet | # Tokens | Persentase |
|---|---|---|---|
| Ecosystem Development | Unlocked | 38.544.142.854 | 38,5 persen |
| Team | Locked | 26.989.187.887 | 27 persen |
| Investors | Locked | 19.683.237.451 | 19,7 persen |
| Public Sale | Unlocked | 7.500.000.000 | 7,5 persen |
| Category Labs Treasury | Locked | 3.952,848.412 | 4 persen |
| Airdrop | Unlocked | 3.330.583.396 | 3,3 persen |
| Total Initial Token Supply | 100.000.000.000 | 100 persen | |
Di hari pertama, sekitar 49,4 persen token sudah terbuka, yang berasal dari public sale, airdrop, dan alokasi pengembangan ekosistem, sementara 50,6 persen sisanya masih terkunci untuk tim, investor, dan Category Labs Treasury dengan skema vesting bertahap hingga 2029.
Keunggulan yang ditawarkan Monad
Bagi pengguna, Monad menawarkan pengalaman blockchain yang terasa instan. Transaksi cepat dan biaya rendah membuat aktivitas DeFi, NFT minting, hingga game on-chain jadi lebih masuk akal secara ekonomi.
Untuk investor pemula, Monad menarik karena posisinya sebagai infrastruktur. Jika ekosistem aplikasinya tumbuh, nilai jaringan dan utilitas token berpotensi ikut meningkat. Ditambah lagi, kompatibilitas EVM membuka peluang adopsi lebih cepat karena tidak perlu membangun komunitas dari nol.
Monad juga membuka ruang bagi use case yang sebelumnya sulit dijalankan di blockchain lambat, seperti aplikasi keuangan real-time atau platform sosial berbasis on-chain.
BACA JUGA: Polymarket vs Kalshi: Mana yang Cocok Buat Pasang Prediksi?
Ke Mana Arah Perkembangan Monad ke Depan?
Monad menawarkan kombinasi menarik antara kecepatan tinggi, biaya transaksi rendah, dan kompatibilitas penuh dengan Ethereum dalam satu blockchain Layer 1.
Dengan fondasi teknologi yang kuat dan dukungan tokenomics yang dirancang jangka panjang, Monad punya potensi menjadi rumah bagi berbagai aplikasi on-chain, meski perjalanan adopsi dan pembuktian di dunia nyata masih akan menjadi faktor penentunya.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



