Apes! 35 Miliar Rupiah Raib Gegara Keliru Address Kripto

Mengirim aset kripto memang hanya membutuhkan beberapa klik. Namun, satu kesalahan saat menyalin address bisa berujung fatal, seperti kasus terbaru yang membuat dana sekitar Rp35 miliar terkirim ke alamat yang salah.

Salah Copas Address, Rp35 Miliar Langsung Melayang

Berdasarkan data yang dibagikan Lookonchain pada Sabtu (22/08/2026), sebuah wallet berlabel Bofur Capital kehilangan 2 juta USDC setelah mengirim dana ke address keliru yang muncul dalam riwayat transaksi.

Jejak transaksi Arkham memperlihatkan pola yang jelas. Sebelumnya, Bofur Capital beberapa kali menerima 2 juta USDC dari Compound, lalu mengirim jumlah serupa menuju Coinbase Deposit sebagai tujuan akhirnya.

Namun, pada transaksi terbaru, alurnya berubah. Setelah menerima 2 juta USDC dari Compound, dana tersebut justru dikirim menuju address lain yang berbeda dari Coinbase Deposit yang sebelumnya digunakan.

Investor Kripto Salah Copas Address dan Kehilangan Rp35 Miliar - Lookonchain
Investor Kripto Salah Copas Address dan Kehilangan Rp35 Miliar – Lookonchain

Lookonchain menyebut pengguna tersebut menyalin address crypto yang salah langsung dari riwayat transaksi. Kesalahan sederhana itu membuat 2 juta USDC, setara sekitar Rp35 miliar, berpindah ke tujuan yang keliru.

BACA JUGA:  Viral! Trader Ini Ubah Rp15 Juta Jadi Rp14 Miliar Lewat Satu Meme Coin

Investigasi PeckShieldAlert kemudian memberikan konteks lebih jelas terkait insiden tersebut. Mereka menduga Bofur Capital menjadi korban address poisoning setelah pelaku lebih dulu melancarkan dusting attack menggunakan transaksi bernilai sangat kecil.

“Bofur Capital menjadi korban address poisoning dan kehilangan US$2 juta setelah menarik dana dari Compound. Pelaku phishing lebih dulu mengirim transaksi debu sebesar 0,0002 USDC untuk memalsukan address,” tutur mereka di X, Sabtu (22/08/2026).

Setelah address palsu masuk ke riwayat transaksi, korban diduga menyalin tujuan tersebut tanpa menyadari perbedaannya. Dana 2 juta USDC kemudian terkirim, sementara aset dilaporkan telah ditukar menjadi sekitar 2 juta DAI.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Bukan Kasus Pertama, Salah Address Pernah Bikin Rp834 Miliar Raib

Kasus seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, seorang whale crypto kehilangan hampir US$50 juta USDT pada Desember 2025 setelah menyalin address palsu dari riwayat transaksi.

BACA JUGA:  Muhammadiyah: Blockchain Punya Potensi Besar untuk Kemaslahatan Umat

Dalam insiden ini, pelaku juga menggunakan metode address poisoning dengan membuat alamat yang menyerupai tujuan asli. Korban akhirnya mengirim 49.999.950 USDT ke wallet penipu hanya karena salah menyalin address.

Pola kedua kasus itu membawa pelajaran yang sama. Riwayat transaksi memang praktis, tetapi bukan tempat paling aman untuk mengambil address crypto tujuan, terutama ketika nilai transfer sudah mencapai jutaan dolar.

Miris! Rp834 Miliar Hilang Gara-Gara Salah Copas Address Kripto

Pengguna sebaiknya mengambil address langsung dari sumber terpercaya, mencocokkan seluruh karakter penting, serta melakukan transaksi uji coba dalam nominal kecil sebelum mengirim jumlah besar ke tujuan yang sama.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait