Argentina tengah mempertimbangkan langkah besar dalam kebijakan ekonominya dengan menjajaki konsep tetherization sebagai alternatif dari rencana dollarization pada tahun 2026.
Berdasarkan laporan media lokal iPro Up, gagasan ini mendorong penggunaan stablecoin berbasis dolar AS, khususnya Tether (USDT), sebagai instrumen “dolar digital” yang dapat digunakan secara luas dalam aktivitas ekonomi nasional.
Ide tersebut digagas salah satunya oleh Wakil Kongres Argentina, Martin Yeza, yang menilai konsep ini dapat menawarkan stabilitas nilai, kecepatan transaksi, serta efisiensi biaya, di tengah tekanan inflasi yang terus membayangi negara tersebut.
Menurut Martin Yeza, arah kebijakan ini muncul sebagai respons atas realitas ekonomi Argentina yang selama beberapa tahun terakhir diwarnai pelemahan mata uang, tingginya tingkat inflasi, serta keterbatasan akses masyarakat terhadap alternatif penyimpanan nilai yang stabil.
Stablecoin dinilai memberikan opsi yang lebih praktis karena sudah banyak digunakan masyarakat Argentina dalam aktivitas finansial sehari-hari.
“Jika serangkaian reformasi diterapkan, kita akan menghadapi perlawanan yang signifikan, dan sesi-sesi semacam itu tentu tidak akan diterima dengan baik di Kongres,” ujar Wakil Martin Yeza.
Pernyataan tersebut mencerminkan bahwa meski ide tetherization berkembang kuat, proses pembahasannya tidak akan lepas dari dinamika politik dan perdebatan di tingkat parlemen.
Stablecoin Dipandang Sebagai Jalan Tengah dari Tekanan Ekonomi
Dalam rencana yang sedang dikaji, tetherization memungkinkan Argentina untuk memasuki era dolar digital tanpa harus menjalankan skema dollarization penuh yang membutuhkan persetujuan eksternal dari AS.
Dengan mengandalkan stablecoin yang dipatok pada dolar AS, transaksi diharapkan lebih transparan, terpantau, dan memiliki biaya yang lebih rendah dibanding instrumen keuangan tradisional.
Selain itu, mekanisme ini dinilai mampu mendukung sistem pembayaran digital yang lebih modern dan inklusif.
Penggunaan stablecoin tidak hanya dipandang sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai instrumen penunjang stabilitas ekonomi. Di tengah ketidakpastian nilai peso, banyak masyarakat Argentina telah lebih dulu memilih stablecoin sebagai sarana lindung nilai terhadap inflasi.
Karena itu, tetherization dianggap sejalan dengan praktik finansial yang sudah berkembang di tingkat pengguna. Dengan kata lain, kebijakan ini bukan sekadar eksperimen, melainkan bentuk penyesuaian terhadap perubahan perilaku ekonomi masyarakat yang semakin digital.
Perbankan Nasional Mulai Bersiap Masuki Ekosistem Kripto
Selain wacana mengenai stablecoin sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional, sektor perbankan Argentina juga mulai mempersiapkan diri menghadapi integrasi lebih luas dengan ekosistem aset digital.
Sejumlah bank dilaporkan tengah menyusun langkah-langkah untuk membuka layanan terkait kripto, termasuk potensi penyimpanan dan penyediaan akses bagi nasabah.
Beberapa pihak bahkan mendorong kemungkinan eksposur institusi keuangan negara terhadap aset digital, serta mendorong perusahaan milik negara untuk mengeksplorasi sektor terkait kripto seperti penambangan.
Perkembangan ini menggambarkan upaya Argentina dalam menjajaki penerapan tetherization sebagai bagian dari arah kebijakan ekonomi yang ditargetkan berlangsung pada 2026.
Langkah tersebut berkaitan dengan kebutuhan menghadirkan stabilitas sekaligus efisiensi transaksi di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung. Prosesnya berjalan melalui pembahasan tingkat kebijakan, kesiapan sektor perbankan, serta kemungkinan pengembangan infrastruktur aset digital yang lebih luas di dalam negeri.
Dengan berbagai inisiatif tersebut, Argentina berada pada titik penting dalam perjalanan transformasi ekonominya. Jika diterapkan, tetherization berpotensi menandai era baru digitalisasi keuangan nasional serta memperkuat peran aset digital dalam strategi ekonomi negara.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



