Arkham: Bhutan Diam-diam Pindahkan 184 Bitcoin

Pemerintah Bhutan terpantau memindahkan aset Bitcoin dalam jumlah besar dalam sepekan terakhir. Lembaga analitik blockchain Arkham Intelligence melaporkan bahwa Bhutan belum lama ini telah mentransfer 184 BTC senilai US$14,09 juta, dari dompet resminya ke alamat eksternal, yang diduga berkaitan dengan aktivitas penjualan.

Juga, Akrham mencatat bahwa sekitar lima hari lalu dan dompet itu mengirim 100,81 BTC senilai US$8,31 juta ke alamat yang terafiliasi dengan market maker kripto QCP Capital. Namun, hingga artikel ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Bhutan terkait tujuan pemindahan dana tersebut.

Pola transaksi yang terekam mengindikasikan bahwa aktivitas ini merupakan bagian dari strategi distribusi aset digital yang telah dilakukan secara rutin dalam beberapa tahun terakhir.

Informasi tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena muncul di tengah meningkatnya minat investor terhadap transparansi kepemilikan aset kripto oleh negara.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Wintermute: Pasar Bitcoin Merosot, Likuidasi Rp42 Triliun Jadi Alarm

akrham bitcoin bhutan

Pola Penjualan dan Transfer ke QCP Capital

Berdasarkan pemantauan Arkham, Bhutan diketahui secara berkala menjual Bitcoin dalam bentuk batch atau “klip” dengan nilai rata-rata sekitar US$50 juta. Aktivitas penjualan paling intens tercatat terjadi pada pertengahan hingga akhir September 2025, ketika sejumlah besar BTC keluar dari dompet yang terhubung dengan pemerintah.

Dalam sepekan terakhir, sebagian dana hasil transfer dikirim langsung ke alamat yang telah diberi label milik QCP Capital. Pengiriman langsung ke market maker tersebut memperkuat dugaan bahwa dana itu digunakan untuk kebutuhan perdagangan institusional atau likuidasi di pasar terbuka maupun over-the-counter (OTC).

Arkham mencatat bahwa pola ini menunjukkan pendekatan yang relatif terukur. Bhutan tidak terlihat melepas seluruh kepemilikan Bitcoin dalam waktu singkat, melainkan mendistribusikannya secara bertahap sesuai kondisi pasar. Strategi ini dinilai dapat meminimalkan dampak terhadap harga dan likuiditas.

BACA JUGA:  Bitcoin Masuk Fase Redistribusi, Investor Lama Mulai Jual

Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti bahwa transfer tersebut memicu tekanan jual besar dalam jangka pendek. Namun, pergerakan dana tetap menjadi indikator penting bagi investor yang memantau aktivitas dompet besar atau entitas negara.

Riwayat Penambangan dan Kepemilikan Bitcoin Bhutan

Bhutan diketahui telah menambang Bitcoin sejak 2019 dengan memanfaatkan sumber energi hidroelektrik sebagai pasokan listrik utama. Menurut estimasi Arkham, negara tersebut telah menghasilkan lebih dari US$765 juta dari aktivitas penambangan Bitcoin, dengan total biaya energi sekitar US$120 juta.

Sebagian besar Bitcoin Bhutan ditambang sebelum peristiwa halving pada 2024. Setelah itu, aktivitas penambangan menurun karena biaya produksi per BTC meningkat signifikan. Kondisi tersebut membuat penambangan menjadi kurang efisien dibandingkan periode sebelumnya.

Tahun paling produktif bagi Bhutan tercatat pada 2023, ketika negara ini menghasilkan sekitar 8.200 BTC. Pada masa puncak kepemilikan, total simpanan Bitcoin Bhutan diperkirakan melebihi 13.000 BTC.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Mulai Borong, Titik Bottom Sudah Dekat?

Adapun estimasi produksi tahunan menunjukkan sekitar 2.500 BTC pada 2021, 1.800 BTC pada 2022, 8.200 BTC pada 2023 dan 3.000 BTC pada 2024.

Dengan latar belakang tersebut, pemindahan Bitcoin dalam sepekan terakhir dinilai sebagai bagian dari pengelolaan portofolio aset digital yang telah berjalan lama. Melalui kombinasi aktivitas penambangan dan penjualan bertahap, Bhutan tampak berupaya menjaga keseimbangan antara realisasi keuntungan dan pengelolaan cadangan aset kripto.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia