Arkham Rilis Fitur Analisis Pasar Prediksi, Trader Makin Untung?

Di tengah melonjaknya volume perdagangan pasar prediksi, Arkham meluncurkan fitur analisis prediction market yang memungkinkan pengguna melacak trader paling profit, memantau posisi real-time, hingga menganalisis aktivitas wallet crypto secara on-chain.

Langkah ini menunjukkan bahwa pasar prediksi mulai berkembang menjadi ekosistem trading berbasis data. Dengan transparansi on-chain yang semakin lengkap, trader kini dapat memantau pergerakan pemain besar secara langsung.

Arkham Masuk Lebih Dalam ke Pasar Prediksi

Arkham meluncurkan fitur analisis pasar prediksi yang terintegrasi dengan sistem intelijen miliknya pada Kamis (07/05/2026). Fitur ini memungkinkan pengguna melacak trader paling profit, melihat posisi aktif dan riwayat trading, hingga memantau performa melalui leaderboard.

“Kami membangun feed berisi trader prediction market terbaik berdasarkan PnL, sehingga pengguna dapat melihat semua posisi aktif dan riwayat posisi mereka, menganalisis performa trading, win rate, hingga melacak aktivitas transaksi dan pergerakan on-chain,” tegas mereka.

Fitur Analisis Pasar Prediksi Arkham
Fitur Analisis Pasar Prediksi Arkham

Salah satu trader yang disorot Arkham adalah “Theo4”, akun yang disebut berhasil mencetak keuntungan fantastis hingga US$22 juta di prediction market. Dari jumlah ini, sekitar US$14,4 juta berasal dari prediksi kemenangan Donald Trump pada pemilu Amerika Serikat 2024.

BACA JUGA:  JPMorgan: RUU Kripto AS Hampir Rampung, Tinggal 2–3 Isu Penentu Nasib

Arkham juga menghadirkan fitur live trade monitoring yang memungkinkan pengguna memantau transaksi pasar prediksi secara real-time, termasuk aktivitas di sektor politik, olahraga, dan kripto beserta posisi Yes dan No pada setiap pasar aktif.

Menariknya lagi, pengguna bisa memasang alert untuk wallet crypto tertentu. Artinya, setiap pergerakan trader besar dapat dipantau secara otomatis, termasuk aktivitas mereka di luar pasar prediksi.

Gabungkan Data Wallet dan Aktivitas Trading

Peluncuran ini bukan sekadar penambahan fitur biasa. Arkham menggabungkan data pasar prediksi dengan sistem wallet intelligence miliknya yang selama ini menjadi kekuatan utama platform tersebut.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Sejak 2022, kami membangun katalog terbesar trader on-chain yang berhasil diidentifikasi di dunia, dengan lebih dari 3,5 miliar label alamat dan 800.000 entitas terverifikasi di Arkham,” jelas mereka.

Pendekatan ini membuatnya berbeda dibanding platform lainnya. Jika sebelumnya trader hanya bisa melihat posisi di pasar tertentu, kini mereka dapat menganalisis bagaimana pergerakan “smart money” di berbagai ekosistem.

BACA JUGA:  Pool USDC di Aave Nyaris Terkunci Usai Peretasan KelpDAO, Circle Usulkan Langkah Ekstrem Ini

Arkham menilai transparansi menjadi faktor penting dalam perkembangan sektor prediction market. Dengan data yang lebih terbuka, trader ritel berpotensi mengambil keputusan yang lebih terukur dibanding hanya mengikuti sentimen pasar.

Di sisi lain, fitur ini juga menunjukkan bahwa pasar prediksi mulai berkembang menjadi arena data-driven trading, mirip dengan tren analisis on-chain yang kini semakin populer di industri kripto.

Prediction Market Jadi Tren Baru Kripto

Peluncuran fitur baru Arkham datang di momen yang tepat. Sejak akhir 2025, sektor prediction market memang mengalami pertumbuhan yang sangat agresif dan menjadi salah satu segmen dengan perkembangan tercepat.

Dikutip dari data pada platform DefiLlama, volume perdagangan pasar yang sebelumnya berada di kisaran US$6 miliar per bulan pada akhir 2025 melonjak hampir dua kali lipat menjadi sekitar US$11 miliar pada April lalu.

BACA JUGA:  178 Perusahaan Singgung Stablecoin, Tapi Kenyataannya Bikin Kaget

Saat ini, pasar masih didominasi oleh dua platform pasar prediksi. Kalshi tercatat memimpin dengan volume sekitar US$5,5 miliar dalam 30 hari terakhir, disusul Polymarket yang membukukan US$4,1 miliar dalam periode yang sama.

Peningkatan Pasar Prediksi - DefiLlama
Peningkatan Pasar Prediksi – DefiLlama

Lonjakan volume ini menunjukkan bahwa prediction market mulai menarik perhatian institusi dan trader profesional. Pasar tersebut kini tidak hanya berfokus pada politik, tetapi juga meluas ke olahraga, ekonomi makro, dan tren kripto.

Masuknya Arkham membuat persaingan sektor ini semakin ketat. Dengan kombinasi data on-chain dan analytics, prediction market berpotensi menjadi salah satu tren besar berikutnya di industri blockchain.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait