Arthur Hayes Jagokan Altcoin Ini Jika Krisis AI Terjadi

Arthur Hayes kembali mengguncang pasar kripto. Pendiri BitMEX itu menilai Hyperliquid (HYPE) berpotensi melonjak tajam jika dunia menghadapi krisis finansial akibat percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI).

Dalam esai Substack terbarunya berjudul “This is Fine” yang dipublikasikan Rabu (18/02/2026), Hayes memaparkan skenario ekstrem: gelombang PHK pekerja karena AI dapat memicu krisis kredit di AS dan memaksa bank sentral kembali mencetak uang dalam skala besar.

Tesis “AI Carnage” dan Alarm Likuiditas Bitcoin

Arthur Hayes melihat AI bukan hanya sebagai lompatan teknologi, tetapi juga potensi pemicu guncangan sistemik. Ia memperkirakan 20 persen dari 72 juta pekerja white-collar di AS bisa kehilangan pekerjaan dalam beberapa tahun ke depan akibat otomatisasi berbasis AI.

Jika gelombang PHK itu terjadi, dampaknya berpotensi menjalar ke sektor keuangan. Hayes memperkirakan potensi gagal bayar kredit konsumsi dan hipotek dapat mencapai ratusan miliar dolar, yang pada akhirnya menggerus ekuitas bank komersial AS.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Mengapa Pasar Crypto Rontok?

“Jika dibandingkan dengan total kapitalisasi ekuitas bank komersial di Amerika Serikat saat ini, peristiwa tersebut berpotensi menyebabkan penurunan nilai (write-down) sebesar 13 persen,” tulisnya.

Prediksi Arthur Hayes soal Gagal Bayar Kredit di AS
Prediksi Arthur Hayes soal Gagal Bayar Kredit di AS

Dalam konteks itu, Hayes menyebut Bitcoin sebagai “fiat liquidity fire alarm.” Ia menilai pergerakan BTC yang mulai menyimpang dari indeks saham teknologi seperti Nasdaq 100 menjadi sinyal awal bahwa pasar tengah mengantisipasi tekanan deflasi berbasis kredit.

Menurutnya, jika krisis benar-benar pecah, Federal Reserve hampir pasti kembali membuka keran likuiditas. Pelonggaran moneter besar-besaran berpotensi menjadi katalis reli baru di pasar kripto.

“Semakin dalam kejatuhannya, semakin keras para bankir bank sentral itu menekan tombol ‘Brr’. Krisis finansial akibat AI ini akan benar-benar menghidupkan kembali mesin pencetak uang. Namun jangan salah paham,” tegasnya.

Perbandingan Nasdaq 100 dan Bitcoin
Perbandingan Nasdaq 100 dan Bitcoin

Hayes pun memetakan dua skenario: penurunan BTC dari US$126.000 ke US$60.000 sudah menjadi fase koreksi akhir dan saham akan menyusul, atau harga Bitcoin masih akan tertekan lebih dalam sebelum pasar menemukan titik baliknya.

BACA JUGA:  3 Unlock Token Penting yang Wajib Dipantau

Alasan Hayes Jagokan HYPE di Tengah Ancaman AI

Berbeda dengan pendekatan spekulatif jangka pendek, Arthur Hayes menegaskan bahwa pilihannya terhadap Hyperliquid (HYPE) bertumpu pada fundamental kuat. Ia melihat proyek ini sebagai infrastruktur, bukan sekadar token naratif.

Hyperliquid merupakan platform perp DEX dengan throughput tinggi. Dalam satu bulan terakhir, volumenya menembus lebih dari US$250 miliar, mencerminkan likuiditas dan juga aktivitas perdagangan yang solid.

Menurut Hayes, jika gelombang pelonggaran moneter kembali terjadi, modal baru akan mencari ekosistem DeFi yang efisien dan cepat. Dalam skenario itu, platform berperforma tinggi seperti Hyperliquid berpotensi menjadi tujuan utama arus dana.

Pendiri crypto exchange BitMEX itu bahkan memproyeksikan bahwa altcoin HYPE bisa melonjak hingga lebih dari lima kali lipat pada pertengahan 2026. 

“Dalam esai saya berikutnya, saya akan memaparkan model yang menjelaskan mengapa HYPE akan diperdagangkan di level US$150 pada Juli mendatang, atau sekitar lima kali lebih tinggi dari harga saat ini,” tegasnya.

Hyperliquid Policy Center Hadir di Washington, Didukung 1 Juta HYPE

Ia menegaskan bahwa pandangannya merupakan opini pribadi, bukan rekomendasi investasi. Namun, jika tesis “AI Carnage” benar-benar terjadi, altcoin HYPE berpotensi menjadi salah satu taruhan paling agresif Hayes pada siklus berikutnya.

BACA JUGA:  Jadi Sorotan Baru, Token Monad Meroket Lebih dari 12 Persen

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia