Aset digital BAT (Basic Attention Token) menunjukkan lonjakan tajam yang menandai potensi pembalikan tren besar setelah bertahun-tahun berada dalam tekanan.
Berdasarkan analisis terbaru dari analis popular First1Bitcoin, token ini telah keluar dari pola falling wedge multi-tahun, formasi teknikal yang umumnya muncul di akhir fase penurunan panjang dan menandai awal fase pemulihan kuat.

Pada perdagangan terakhir, harga BAT tercatat sekitar US$0,2039, naik 17,10 persen dalam 24 jam terakhir dan 37,93 persen dalam 7 hari terakhir.
Kenaikan tajam ini disertai lonjakan aktivitas pasar, dengan volume perdagangan spot harian mencapai US$126,32 juta dan kapitalisasi pasar sebesar US$308,67 juta, menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap aset digital tersebut.
Pola Teknikal dan Kekuatan Volume
Menurut analisis teknikal First1Bitcoin, pergerakan harga BAT kini memperlihatkan sinyal akumulasi yang solid di kisaran US$0,18 hingga US$0,22. Setelah fase konsolidasi panjang, token ini mencatat breakout mingguan yang kuat dengan konfirmasi volume tinggi, indikasi bahwa tekanan beli mulai mendominasi kembali pasar.
Struktur pasar saat ini disebut menyerupai siklus sebelumnya, di mana altcoin tersebut sempat mencatat reli lebih dari 800 persen setelah menembus pola teknikal serupa.
“BAT menunjukkan formasi klasik pembalikan tren jangka panjang yang biasanya membuka peluang kenaikan besar,” ujar analis tersebut.
Berdasarkan analisis tersebut, zona resistance terdekat aset digital BAT berada pada kisaran US$0,30 hingga US$0,35, sementara target jangka menengah diproyeksikan mencapai US$1,00 hingga US$1,20 apabila momentum penguatan saat ini berlanjut.
Namun, sinyal bullish dapat dianggap gagal apabila harga mingguan ditutup di bawah US$0,18, yang menjadi level invalidation utama bagi struktur teknikalnya.
Aktivitas Derivatif Aset Digital BAT Menguat Drastis
Data derivatif dari CoinGlass memperkuat pandangan bullish terhadap aset digital BAT. Volume perdagangan derivatif dalam 24 jam terakhir melonjak 347,20 persen menjadi US$337,05 juta, sementara open interest naik 103,36 persen ke level US$27,57 juta.

Lonjakan dua indikator ini menunjukkan peningkatan signifikan pada partisipasi trader berpengaruh di pasar berjangka BAT, yang kerap menjadi sinyal awal bagi pergerakan harga lanjutan di pasar spot.
Kenaikan open interest tersebut mengindikasikan bahwa lebih banyak posisi baru sedang dibuka, bukan ditutup. Artinya, baik pelaku pasar jangka pendek maupun investor jangka menengah mulai mengambil posisi agresif dengan ekspektasi harga BAT akan terus naik.
Peningkatan volume yang disertai lonjakan open interest ini mencerminkan adanya kepercayaan baru terhadap aset digital yang sebelumnya tertinggal di antara proyek-proyek blockchain besar lainnya.
Analis juga menilai bahwa keberhasilan BAT mempertahankan posisi di atas zona support utama akan memperkuat struktur bullish di grafik mingguan.
Jika harga mampu melakukan retest sukses pada area breakout tanpa menembus kembali level support, peluang menuju target jangka menengah di atas US$1 akan semakin besar.
Secara keseluruhan, momentum positif ini menandakan perubahan fundamental dalam persepsi pasar terhadap BAT. Setelah periode panjang stagnasi, aset digital tersebut kini memasuki fase baru yang berpotensi mengubah arah tren jangka panjangnya.
Dengan kombinasi peningkatan volume spot, lonjakan aktivitas derivatif, dan struktur teknikal yang mendukung, BAT tampaknya sedang membangun pijakan kuat untuk reli besar berikutnya di pasar aset digital.
Namun, para analis tetap mengingatkan bahwa konfirmasi tren hanya akan valid jika harga mampu bertahan di atas zona akumulasi kunci dan menghindari penurunan mingguan di bawah US$0,18.
Jika kondisi itu terpenuhi, maka BAT dapat menjadi salah satu aset digital yang menarik perhatian investor menjelang kuartal terakhir tahun ini. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



