Aset Digital Franklin Templeton Melejit, Sinyal Era Baru Kripto

Franklin Resources Inc., perusahaan induk dari Franklin Templeton, mencatat pertumbuhan signifikan dalam portofolio aset digitalnya pada tahun fiskal 2025.

Dalam laporan resmi kuartal keempat, perusahaan tersebut melaporkan bahwa aset digital dan tokenisasi mereka meningkat 75 persen secara year-to-date (YTD), mencapai total US$1,7 miliar.

Kenaikan ini menandai langkah nyata Franklin Templeton dalam memperluas eksposur di sektor keuangan berbasis blockchain, menjadikannya salah satu manajer aset global pertama yang menunjukkan komitmen kuat di ruang kripto dan tokenisasi.

Menurut laporan yang diterbitkan di situs resmi perusahaan, total aset kelolaan (AUM) Franklin Templeton mencapai US$1,66 triliun pada akhir kuartal tersebut, tumbuh sekitar 3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dari total tersebut, segmen aset digital menjadi penyumbang pertumbuhan paling pesat. Kategori ini meliputi dana berbasis tokenisasi senilai sekitar US$800 juta dan produk exchange-traded fund (ETF) kripto dengan nilai serupa.

Data ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai menganggap teknologi blockchain dan aset digital sebagai bagian penting dari strategi bisnis jangka panjangnya.

BACA JUGA:  Tether Bantu Bekukan Dana Judi Kripto Rp8,9 Triliun di Turki

Pertumbuhan Aset Digital Didukung Inovasi Produk

Franklin Templeton menegaskan bahwa peningkatan aset digital tersebut bukan sekadar hasil dari tren pasar, melainkan hasil strategi yang terarah.

Pada tahun fiskal 2025, perusahaan meluncurkan beberapa inovasi di bidang keuangan terdesentralisasi, termasuk fitur intraday yield dan sistem pembayaran harian pada produk tokenized money market fund.

Fitur tersebut memungkinkan investor memperoleh hasil investasi secara lebih cepat dan transparan, sekaligus memperkuat posisi Franklin Templeton sebagai pionir dalam integrasi antara keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas basis investor.

Dengan menawarkan produk yang dapat diakses secara digital melalui jaringan blockchain, Franklin Templeton membuka peluang baru bagi investor institusional dan ritel untuk berpartisipasi dalam aset yang sebelumnya sulit diakses.

BACA JUGA:  Meta Dikabarkan Siap Integrasikan Stablecoin pada 2026 Ini

Selain itu, perusahaan juga memperluas kemitraan strategis dengan beberapa entitas global di sektor kripto, termasuk bursa besar seperti Binance Holdings Ltd., guna memperkuat infrastruktur tokenisasi dan memperluas jangkauan pasar.

Strategi Diversifikasi Menuju Transformasi Digital

Meski nilai aset digitalnya masih tergolong kecil dibandingkan total AUM perusahaan, pertumbuhan sebesar 75 persen menunjukkan arah transformasi yang jelas.

Manajemen Franklin Templeton menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi dan adaptasi terhadap perubahan lanskap keuangan global yang semakin terdigitalisasi.

Integrasi antara manajemen aset tradisional dan teknologi blockchain kini menjadi fokus utama dalam roadmap perusahaan untuk tahun-tahun mendatang.

Dengan total aset kelolaan mencapai lebih dari US$1,6 triliun, Franklin Templeton melihat sektor digital sebagai peluang pertumbuhan baru di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

Peningkatan minat investor terhadap instrumen digital, termasuk tokenisasi RWA dan ETF berbasis kripto, menjadi faktor pendorong utama di balik kenaikan tajam tersebut.

BACA JUGA:  Arkham: Bhutan Diam-diam Pindahkan 184 Bitcoin

Di sisi lain, langkah Franklin Templeton juga mencerminkan tren lebih luas di industri manajemen aset global. Sejumlah lembaga keuangan besar kini mulai mengalokasikan sebagian portofolio mereka ke produk berbasis blockchain untuk mengimbangi perubahan perilaku investor yang semakin terbuka terhadap teknologi baru.

Bagi Franklin Templeton, hasil kuartal keempat 2025 ini menjadi sinyal bahwa adopsi aset digital bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan bagian dari strategi bisnis utama yang berpotensi mengubah wajah industri investasi global.

Dengan capaian ini, Franklin Templeton memperkuat reputasinya sebagai institusi keuangan tradisional yang berhasil beradaptasi di era digital.

Pertumbuhan pesat aset digital mereka menjadi bukti konkret bahwa dunia kripto kini tidak lagi berada di pinggiran sistem keuangan, melainkan telah menjadi bagian dari arus utama dalam evolusi pasar global. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia