Aster Resmi Luncurkan OTC Trading, Token ASTER Ikut Menguat

Aster memperluas layanan perdagangannya dengan meluncurkan fitur OTC Trading, memungkinkan dua pihak mengeksekusi transaksi pada harga yang telah disepakati tanpa harus memasukkan pesanan ke order book reguler.

Dalam pengumuman resminya pada Selasa (29/9/2026), Aster menyatakan bahwa “OTC Trading is live on Aster.” Fitur tersebut ditujukan bagi pengguna yang sudah memiliki counterparty sekaligus harga transaksi yang ingin digunakan.

Mekanismenya relatif sederhana. Setelah kedua pihak menyepakati ketentuan transaksi, salah satu pihak dapat membuat Deal Code dan membagikannya kepada counterparty. Setelah disetujui kedua pihak, posisi akan dibuka menggunakan harga yang telah mereka sepakati.

Artinya, transaksi dapat dieksekusi tanpa harus mengambil likuiditas langsung dari order book publik. Aster juga membuka jalur khusus bagi pengguna yang memiliki kebutuhan OTC berulang untuk menghubungi timnya terkait pengaturan lebih lanjut.

Peluncuran ini menambah pilihan eksekusi perdagangan pada Aster di tengah skala platform yang terus membesar. Data dari situs resmi Aster saat artikel ini disusun menampilkan sekitar 48 juta pengguna, 483 aset, TVL sekitar US$1,46 miliar, open interest sekitar US$2,84 miliar, serta total volume perdagangan kumulatif US$5,02 triliun.

BACA JUGA:  Pengguna Kripto Indonesia Kian Ramai, Kok Transaksinya Malah Sepi?

Token ASTER Punya Peran Lebih Luas di Ekosistem Aster

Meski pengumuman OTC tidak menyebut adanya perubahan tokenomik, token ASTER sudah memiliki sejumlah fungsi di dalam platform.

Dokumentasi resmi Aster menunjukkan pengguna dapat menggunakan token ASTER untuk membayar trading fee dan memperoleh diskon 5 persen. Fitur tersebut menjadi salah satu insentif penggunaan token di luar sekadar kepemilikan aset.

Dokumentasi Aster Harvest juga mencantumkan ASTER sebagai aset yang dapat digunakan dalam ekosistem perdagangan Aster.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Selain itu, kepemilikan token ASTER menjadi salah satu komponen dalam program VIP. Menurut dokumentasi VIP resmi Aster, status pengguna dievaluasi berdasarkan volume perdagangan bergulir 14 hari serta rata-rata saldo ASTER pada akun spot, perpetual dan staking.

Aster juga menyatakan sebagian pendapatan protokol dialokasikan untuk pembelian kembali token ASTER, meski dokumentasi resminya tidak menetapkan persentase tetap untuk mekanisme tersebut. Dokumen tokenomik ASTER menyebut hasil buyback dapat digunakan dalam struktur insentif ekosistem.

BACA JUGA:  Robinhood Chain Makin Gacor, Volume DEX Tembus US$875 Juta

Di pasar, token ASTER ikut menunjukkan penguatan. Data CoinMarketCap saat penulisan menempatkan ASTER sekitar US$0,727, naik sekitar 3,9 persen dalam 24 jam. Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran US$1,97 miliar dengan sekitar 2,70 miliar ASTER beredar.

Harga ASTER Coba Tembus Trendline September

Dari sisi teknikal, token ASTER sedang mencoba menembus descending trendline pada time frame 4 jam yang membatasi pergerakan harga sepanjang September.

ASTER analisis 30 sep

Pada grafik yang diamati, ASTER berada sekitar US$0,7414 dan mulai menembus garis tren di area US$0,72–US$0,73. Data Binance pada snapshot berbeda menempatkan ASTER sekitar US$0,7257 dengan kenaikan sekitar 3,7 persen dalam 24 jam.

Breakout belum sepenuhnya terkonfirmasi sebelum token ASTER mampu bertahan di atas US$0,74–US$0,75. Jika area tersebut berhasil dipertahankan, resistance berikutnya berada sekitar US$0,78–US$0,80, disusul level horizontal penting di US$0,8536.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 23 September 2026: PEPE, PENGU, HBAR, DOGE, SHIB Tinggal Selangkah dari Skenario Liar

Penembusan US$0,8536 berpotensi menandai perubahan struktur yang lebih besar dan membuka jalur menuju US$0,90. Skenarionya adalah mempertahankan US$0,72–US$0,73, menembus US$0,75, lalu menguji US$0,78–US$0,80 dan US$0,8536.

Sebaliknya, jika ASTER kembali jatuh di bawah US$0,70, breakout trendline berisiko berubah menjadi false breakout. Kehilangan area US$0,67–US$0,68 dapat membawa token tersebut kembali ke range bawah yang terbentuk sepanjang September.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait