Penulis Dikirim oleh Peter Dabu

Peter Dabu

Peter Dabu
172 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Pernah berkarir di harian ekonomi dan bisnis Kontan (Kelompok Kompas-Gramedia) sejak 2010. Sebelumnya bekerja sebagai jurnalis politik dan hukum.
Address Bitcoin yang bersaldo senilai US$1 juta, naik 38 persen dalam beberapa hari terakhir, bertepatan dengan melonjaknya harga Bitcoin dari US$9 ribuan menjadi lebih dari US$11 ribuan per BTC.
Mengandalkan keunggulan teknologi blockchain, IBM belum lama ini meluncurkan aplikasi mobile "Thank My Farmer" agar konsumen mendapatkan informasi kopi secara lebih akurat.
Adam Vettese, Analis eToro memastikan, bahwa pergerakan turunnya harga Bitcoin beberapa hari yang lalcu dipicu oleh perdagangan Bitcoin di pasar turunan (derivatif market).
Pidato Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 25 Oktober 2019 lalu, tak hanya berdampak pada kenaikan Bitcoin hingga 30 persen. Kami sebut ini sebagai "Xi Effect", secara kumulatif, harga NEO melejit hingga 98,2 persen dalam tempo 30 hari.
Paxos Trust Company, perusahaan penyedia teknologi keuangan di New York, Selasa (12/11/2019) memperkenalkan solusi baru yang dapat digunakan oleh beragam perusahaan untuk menjembatani antara uang fiat dan aset kripto. Bursa aset kripto Binance akan menjadi yang pertama untuk memadukan solusi Fiat Gateway baru itu di platform-nya.
Harga Bitcoin melonjak pada hari Jumat (25 Oktober 2019) dan terus berlanjut hingga detik ini, beberapa saat setelah Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan dukungan kuat terhadap teknologi blockchain (asas dari aset kripto/mata uang kripto/mata uang digital/cryptocurrency Bitcoin). Tapi bagaimana Tiongkok memakai teknologi blockchain saat ini dan apa rencana negara itu bagi masa depan blockchain dan cryptocurrency?
Aset kripto Bitcoin (BTC) terbang lagi hingga Rp35 juta dalam tempo 24 saja. Raja Kripto itu naik dari US$7500 menjadi US$10.000. Terpantau pagi ini, Sabtu (26/10/2019), Bitcoin menukik tipis di US$9.700.
Dalam ranah teknologi blockchain ada yang disebut sebagai "trilema", yakni tiga tantangan dalam hal meningkatkan derajat desentralistik, keamanan dan skalabilitas. Hingga saat ini dua tantangan pertama praktis telah terjawab, namun tidak untuk persoalan skalabilitas, yang utamanya mengacu pada peningkatan kecepatan transaksi per detik. Namun, selayaknya persoalan yang dilematis, skalabilitas yang tinggi tidak boleh mengorbankan karakter desentralistik blockchain.
Dalam 24 jam terakhir Basic Attention Token (BAT), yang merupakan token proyek browser Brave, sempat naik hingga 8 persen di US$0,248, mengalahkan aset kripto lain termasuk Bitcoin (BTC). Kenaikan ini memperkukuh tren naik selama 30 hari terakhir dan sudah melampaui puncak harga US$0,237 pada 15 Oktober 2019 lalu. Sedangkan Bitcoin turun hingga 2 persen ke kisaran US$8.000.
Anda sekarang bisa bertransaksi Bitcoin (BTC) dan Tron TRX) di peramban (browser) Opera, setelah produk asal Oslo itu mengumumkan telah menyematkan dompet dua aset kripto tersebut. Sebelumnya Opera baru mendukung Ether (ETH) saja, termasuk token-token di bawah blockhain Ethereum.