Rabu, 26 Juni 2019
Penulis Dikirim oleh Endy Daniyanto

Endy Daniyanto

Endy Daniyanto
420 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Gemar menulis sejak remaja. Rajin nge-blog terkait teknologi blockchain dan mata uang kripto sejak tahun 2015. Selain menulis, di waktu luang kerap membuat lagu dan diterbitkan di SoundCloud.
OKLink, situs informasi blockchain pertama yang dibuat oleh OKLink Fintech Limited, perusahaan big data blockchain, dan Prime Trust, perusahaan trust asal Amerika Serikat (AS) yang fokus di industri blockchain, meluncurkan stablecoin USDK.
OKEx, bursa kripto pesaing Binance, menghimbau para pengguna Binance untuk berhati-hati. OKEx mengatakan, pihaknya belum pernah mengalami kasus peretasan seperti yang dialami Binance.
Warren Buffett lagi-lagi mengeluarkan pernyataan kontroversial yang memperkuat pandangan negatifnya soal Bitcoin. Kali ini, ia menggambarkan kripto nomor wahid tersebut sebagai alat judi yang didominasi oleh para penipu.
Bursa Bitfinex, yang sedang bergelut dengan kasus dana US$850 juta, dikabarkan akan melakukan initial exchange offering (IEO) demi menggalang US$1 miliar. Melalui akun Twitter pada Sabtu (05/04), Zhao Dong, pemegang saham bursa kripto Bitfinex, mengunggah dokumen resmi yang merinci IEO tersebut.
Salah satu sosok mencolok yang hadir di acara BlockJakarta adalah Maria Harfanti, Miss World Indonesia 2015, yang kini bekerja di JAPFA Foundation dan sedang menjajaki penerapan blockchain. Apa pendapatnya tentang blockchain di Indonesia?
Soal regulasi selalu menjadi isu yang panas bagi pelaku industri kripto. Khususnya di dalam negeri, regulasi blockchain dan kripto masih terus digodok oleh badan pemerintah terkait untuk mencapai transparansi dan pertumbuhan industri yang sama-sama menguntungkan.
Setelah acara BlockJakarta 2019 rampung, para peserta diundang menghadiri BlockParty yang digelar di Onyx bar, Ibis Hotel Slipi, Jakarta, pada Kamis (05/02) malam hari. Acara pesta dan networking ini bertujuan mempertemukan para pengusaha, profesional, investor dan pelaku di industri blockchain serta kripto.
Pihak regulator dari Pemerintah Indonesia mengakui menghadapi dilema ketika berbicara soal blockchain dan kripto.
Kolonel Dr. Ir. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari dari TNI AU menyoroti beragam manfaat blockchain bagi sistem pertahanan militer Indonesia.
Asia Tenggara merupakan wilayah yang ideal bagi teknologi blockchain untuk bertumbuh. Sebab, negara-negara di kawasan ini secara demografis, populasi warga mudanya sangat banyak dan dengan akses internet yang memadai.