Muhammad Kurnia Bijaksana

25 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Pendiri komunitas trader "The Crypto Legend Indonesia" yang berfokus pada edukasi analisis teknikal dan psikologis trader aset kripto. Analisis teknikal Kurnia hadir setiap pekan pada hari Minggu petang.
Dalam waktu dekat ini, akan ada aset kripto yang berpotensi menyajikan keuntungan bagi para investor. Aset kripto itu adalah Ethereum Classic (ETC) dan Cardano (ADA). Apa alasannya?
Hari Raya Idul Fitri telah datang. Banyak orang menyambut hari raya ini dengan kebahagiaan. Namun, bagaimanakah dengan pergerakan harga Bitcoin? Mampukah Bitcoin juga membawa kebahagiaan?
Hash rate Bitcoin saat ini cenderung menurun. Apakah itu tanda tegas bahwa bearish segera tiba?
Setelah bullish selama 8 pekan berturut-turut, akhirnya Bitcoin menyentuh zona US$8 ribuan. Apakah ini pertanda berakhirnya bullish Raja Aset Kripto itu?
Harga Ethereum Classic (ETH) berpotensi menguat ke US$8,1-9,3. Ada sejumlah faktor mantap menuju pertumbuhan yang baik itu.
Ethereum ternyata diam-diam sudah berkinerja lebih baik daripada Bitcoin selama hampir dua bulan terakhir. Aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar ini, telah naik 129 persen sejak bottom-nya. Lebih besar daripada Bitcoin.
Pasar aset kripto berada di titik yang penting saat ini. Setelah hampir sebulan hampir semua harga aset kripto naik, namun dalam beberapa hari belakangan malah cenderung stagnan. Ke depan, seberapa besar peluang terjadinya altseason, ketika dominasi Bitcoin menjadi berkurang? 
Beraneka cara untuk mendulang cuan Bitcoin. Cara termudah lazimnya adalah trading di spot market biasa, hodl, berburu airdrop, jadi cryptocurrency influencer dan lain sebagainya. Tapi ada cara yang paling greget, yaitu margin trading.
Ada pelemahan momentum bullish, sehingga harga Bitcoin bisa turun lagi ke US$5 ribu sampai US$3 ribu. Waspadalah!
Kuartal pertama 2020 sudah berakhir dan di minggu pertama kuartal kedua 2020 ini pasar aset kripto mulai menunjukkan gairahnya. Namun, akankah momentum bullish ini bertahan lama?