Senin, 24 Juni 2019
Penulis Dikirim oleh Redaksi BMI

Redaksi BMI

Redaksi BMI
51 KIRIMAN 0 KOMENTAR
PT Blockchain Media Indonesia sebagai perusahaan media yang menaungi media siber Blockchainmedia.id sebagai produk utama. Selain jasa pemberitaan, perusahaan juga memiliki divisi event organizer, sebagai produk yang sangat dibutuhkan oleh pelaku bisnis blockchain di Indonesia.
Terhitung sejak awal tahun 2019 saja, Bitcoin sudah memberikan imbal hasil lebih dari 200 persen! Untuk mengedukasi pasar Indonesia, bursa aset kripto Triv.co.id dan Tpro.co.id, Jakarta merasa perlu menggelar seminar di Banda Aceh pada Sabtu, 13 Juli 2019.
Hanya dalam tempo 3 jam, Bitcoin (BTC) mampu melejit sebesar Rp12 juta dari US$10.000 (Rp141,2 juta) menjadi US$10.900 (Rp153,9 juta).
CEO Indodax, Oscar Darmawan menilai keberhasilan Bitcoin (BTC) di US$10 ribu (Rp141 juta) pagi hari ini, dipicu oleh sentimen positif pasar dari mata uang kripto Libra besutan Facebook-Libra Association. Mata uang kripto baru yang bisa berskala luas itu, secara tidak langsung mempopularkan Bitcoin kepada masyarakat luas sebagai salah satu produk dari teknologi blockchain pertama yang ada di market.
Rey melihat kenaikan Bitcoin ini lebih cepat dari prediksi awal. Jika Bitcoin terus menjaga momentumnya seperti ini, kata Rey, maka akhir tahun kita bisa melihat all time high lagi, Namun, jika terjadi koreksi, tebakan paling aman BTC bisa mencapai US$15.000 pada akhir tahun ini.
Bitcoin (BTC) akhirnya tiba di level psikologisnya, yakni US$10 ribu (Rp141,2 juta) pada hari ini, Sabtu, 22 Juni 2019, pukul WIB. Dibandingkan petang kemarin, 21 Juni 2019, Bitcoin berotot di Rp137 juta (US$9.700). Dengan demikian, terhitung sejak awal tahun 2019, Bitcoin melejit hingga 166,7 persen! dengan kapitalisasi pasar menjadi US$177,8 miliar.
Harga Bitcoin memang bikin baper. Pasalnya baru ditinggal sebentar saja, harga raja kripto itu sudah berotot di Rp137 juta (US$9.700). Kalau terhitung sejak 17 Juni 2019, maka kenaikannya lebih dari 4 juta rupiah.
Saya sebagai pelaku pasar aset digital dan dalam kapasitas saya sebagai CEO Indodax menyambut positif teknologi blockchain dan mata uang kripto Libra itu. Saya pikir Libra akan memiliki kontribusi positif terhadap dunia blockchain.
Programer asal Indonesia, Agro Rachmatullah, sukses membuat wallet (dompet digital) untuk mata uang kripto Libra, yang diumumkan oleh Facebook-Libra Association pada Selasa, 18 Juni 2019 lalu. Rachmatullah mengklaim bahwa wallet buatannya itu adalah yang pertama di dunia untuk mata uang kripto Libra, kendati sistem blockchain Libra itu masih dalam tahap ujicoba alias testnet.
Banyak kisah di whitepaper mata uang kripto Libra itu, tapi tak salahnya menyimak "intinya inti" mata uang kripto Libra, yang dilansir dari Theblockcrypto.com ini.
Beberapa jam setelah Libra Association, yang dikomandoi oleh Facebook mengumumkan proyek mata uang kripto Libra, Maxine Waters Anggota DPR dari Partai Demokrat meminta proyek itu ditunda.