Grayscale memperluas skema penyimpanan aset untuk Avalanche ETF miliknya dengan menunjuk Anchorage Digital Bank sebagai kustodian tambahan bagi sebagian kepemilikan AVAX. Langkah ini menambah lapisan penyimpanan institusional untuk produk investasi Avalanche yang diperdagangkan di pasar saham AS.
Berdasarkan filing Form 8-K yang disampaikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), Grayscale Investments Sponsors menandatangani Sixth Amendment terhadap Master Custody Service Agreement dengan Anchorage Digital pada 29 September 2026. Dokumen tersebut kemudian diajukan pada Senin (5/10/2026).
Melalui perjanjian itu, Anchorage Digital akan menyediakan layanan kustodi dan penyimpanan aman terhadap sebagian AVAX yang dimiliki Grayscale Avalanche Staking ETF atau GAVA.
Namun, penunjukan Anchorage tidak menggantikan Coinbase Custody Trust Company. Coinbase tetap berstatus sebagai kustodian utama Avalanche ETF tersebut, sementara Grayscale memiliki kewenangan menentukan berapa banyak AVAX yang akan ditempatkan pada masing-masing kustodian.
Sampai filing tersebut diterbitkan, Grayscale juga belum menentukan jumlah AVAX yang akan dipindahkan ke Anchorage Digital.
Avalanche ETF Perluas Skema Penyimpanan AVAX
Grayscale menjelaskan penambahan Anchorage Digital sebagai bagian dari pendekatan manajemen risiko seiring bertambahnya ukuran produk tersebut.
Dengan demikian, perkembangan terbaru ini lebih tepat dilihat sebagai diversifikasi infrastruktur kustodi, bukan indikasi bahwa Grayscale sedang melakukan pembelian AVAX baru.
Detail perjanjian juga menunjukkan standar keamanan yang diterapkan terhadap aset tersebut. Anchorage Digital akan menghasilkan dan menyimpan private key untuk AVAX yang berada dalam kustodinya. Hardware security module yang digunakan untuk melindungi private key itu berlokasi di AS.
Anchorage Digital juga diwajibkan mempertahankan perlindungan asuransi tertentu, termasuk commercial crime insurance atau fidelity bond dengan batas agregat sedikitnya US$100 juta.
Perlindungan tersebut mencakup pencurian uang atau properti yang berada dalam penguasaan kustodian, termasuk aset digital yang disimpan menggunakan cold storage.
Meski demikian, Grayscale memperingatkan bahwa investor tidak memperoleh jaminan bahwa perlindungan asuransi tersebut akan selalu mencukupi atau menutup seluruh kerugian yang mungkin berkaitan dengan AVAX milik ETF.
Pengaturan khusus juga berlaku apabila blockchain Avalanche mengalami fork. Dalam kondisi tersebut, Anchorage Digital dapat menghentikan sementara layanan dan menentukan cabang jaringan mana yang akan didukung, meski perusahaan diwajibkan melakukan upaya komersial yang wajar agar tidak menghentikan dukungan terhadap kedua cabang sekaligus.
GAVA sendiri mulai diperdagangkan di Nasdaq pada 12 Maret 2026. Produk tersebut memberikan eksposur terhadap AVAX sekaligus memungkinkan partisipasi dalam mekanisme staking jaringan Avalanche.
Artinya, nilai produk tidak hanya berkaitan dengan pergerakan AVAX, tetapi juga berpotensi memperoleh reward dari aktivitas staking yang dilakukan melalui struktur ETF tersebut.
Harga AVAX Ikut Menguat
Perkembangan kustodi Avalanche ETF itu muncul ketika AVAX tengah bergerak menguat di pasar kripto.
Berdasarkan data CoinMarketCap, pada saat artikel ini disusun, harga AVAX berada di sekitar US$11,30, menguat hampir 3 persen dalam 24 jam.

Volume perdagangan hariannya mencapai sekitar US$461 juta dan meningkat sekitar 55 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kapitalisasi pasar Avalanche berada di kisaran US$5 miliar, menempatkannya di sekitar posisi ke-22 dalam daftar aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.
Harga AVAX juga bergerak mendekati bagian atas rentang perdagangan hariannya, setelah berada di kisaran sekitar US$10,84 hingga US$11,40.
Meski waktu kenaikan AVAX berdekatan dengan pengungkapan perubahan skema kustodi Grayscale, belum terdapat bukti yang menunjukkan bahwa perkembangan Avalanche ETF tersebut menjadi penyebab langsung penguatan harga.
Yang jelas, penambahan Anchorage Digital memperluas infrastruktur institusional di balik GAVA tanpa mengubah posisi Coinbase sebagai kustodian utama dan tanpa adanya pengumuman mengenai pembelian AVAX tambahan oleh Grayscale.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


